Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kapal perusak kelas Gwanggaeto the Great

Kelas Gwanggaeto the Great, sering disebut KDX-I, adalah kelas kapal perusak yang dioperasikan oleh Angkatan Laut Republik Korea. Kapal ini merupakan tahap pertama dari Program KDX yang bertujuan mengubah Angkatan Laut Korea dari kekuatan pertahanan pesisir menjadi angkatan laut samudra.

Wikipedia article
Diperbarui 29 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kapal perusak kelas Gwanggaeto the Great
Kelas Gwanggaeto the Great
(KDX-I)

Kapal perusak kelas Gwanggaeto the Great dalam latihan
Jenis Kapal perusak / Fregat
Negara asal  Korea Selatan
Sejarah pemakaian
Masa penggunaan 1998–sekarang
Digunakan oleh Angkatan Laut Republik Korea
Sejarah produksi
Tahun 1981–1994
Produsen Daewoo Heavy Industries
Diproduksi 1994–2000
Jumlah produksi 3
Varian Kelas Bhumibol Adulyadej (Thailand)
Spesifikasi
Berat 3.885–3.900 ton (muatan penuh)
Panjang 135,5 m (444 ft 7 in)
Lebar 14,2 m (46 ft 7 in)
Awak 286 orang

Senjata
utama
* 1 × OTO Melara 127 mm/54 kaliber
  • 8 × RGM-84 Harpoon (2×4)
  • 1 × Mk 48 Mod 2 VLS dengan 16 RIM-7 Sea Sparrow
Senjata
pelengkap
* 2 × Goalkeeper 30 mm CIWS
  • 2 × 3 tabung torpedo untuk Mark 46
Jenis Mesin * 2 × General Electric LM2500-30 turbin gas
  • 2 × SsangYong 20V 956 TB 82 mesin diesel
  • 2 poros
Daya jelajah 4.500 mil laut (8.300 km) pada 18 knot (33 km/jam)
Kecepatan 30 knot (56 km/jam)

Kelas Gwanggaeto the Great (bahasa Korea: 광개토대왕급 구축함code: ko is deprecated , translit. Gwanggaetodaewang-geup Guchukham), sering disebut KDX-I, adalah kelas kapal perusak (diklasifikasikan oleh sebagian pihak sebagai fregat) yang dioperasikan oleh Angkatan Laut Republik Korea. Kapal ini merupakan tahap pertama dari Program KDX (Korean Destroyer Experimental) yang bertujuan mengubah Angkatan Laut Korea dari kekuatan pertahanan pesisir menjadi angkatan laut samudra.[1][2]

Sejarah pengembangan

Pada tahun 1981, Angkatan Laut Republik Korea memulai studi dasar untuk Program KDX (Korean Destroyer Experimental) guna menggantikan kapal perusak tua peninggalan Angkatan Laut Amerika Serikat dari era 1950-an dan 1960-an.[3] Program ini merupakan tonggak penting karena menandai pertama kalinya Korea Selatan merancang dan membangun kapal perusak secara mandiri.

Pada tahun 1989, Daewoo Heavy Industries (sekarang Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering/DSME) mulai mengerjakan kapal perusak 4.000 ton ini. Kapal ini merupakan hasil rekayasa desain 100% pertama oleh galangan kapal Korea.[4] Pembangunan kapal pertama dimulai dengan pemotongan baja pertama pada April 1994 di galangan Daewoo di Okpo, Geoje.[5]

Desain

Dimensi dan propulsi

Kelas Gwanggaeto the Great memiliki panjang 135,5 meter, lebar 14,2 meter, dan sarat air 4,2 meter. Bobot muatan penuhnya mencapai 3.885–3.900 ton.[6]

Sistem propulsi menggunakan kombinasi CODOG (combined diesel or gas) yang terdiri dari:

  • 2 × turbin gas General Electric LM2500-30
  • 2 × mesin diesel SsangYong 20V 956 TB 82
  • 2 poros baling-baling

Konfigurasi ini memungkinkan kapal mencapai kecepatan maksimum 30 knot (56 km/jam) dan jangkauan 4.500 mil laut (8.300 km) pada kecepatan jelajah 18 knot (33 km/jam).[3]

Persenjataan

Senjata permukaan

  • 1 × meriam OTO Melara 127 mm/54 kaliber di haluan, mampu menembak hingga 40 butir per menit dengan jangkauan 30.000 meter.[3]
  • 8 × RGM-84 Harpoon dalam dua buah peluncur kuadrupel, dengan jangkauan maksimum 124 km dan hulu ledak 224 kg.[3]

Pertahanan udara

  • 16 × RIM-7 Sea Sparrow dalam sistem peluncur vertikal (VLS) Mk 48 Mod 2.
  • 2 × Goalkeeper CIWS kaliber 30 mm sebagai sistem pertahanan titik jarak dekat.[6]

Senjata anti-kapal selam

  • 6 × tabung torpedo 324 mm Mk 32 (2×3) untuk Mark 46 dengan jangkauan 11 km.[3]
  • 2 × helikopter Super Lynx yang dilengkapi sonar celup dan torpedo.

Sensor dan elektronik

Sistem sensor terdiri dari:

  • AN/SPS-49(V) radar pencari udara 2D jarak jauh
  • Signaal MW 08 radar pencari permukaan 3D
  • Daewoo SPS-95k radar navigasi
  • 2 × Signaal STIR 180 radar kendali tembak
  • ATLAS DSQS-21BZ sonar lambung

Sistem peperangan elektronik mencakup:

  • ARGOSystems AR 700 dan APECS II untuk dukungan dan penanggulangan elektronik
  • 4 × CSEE DAGAIE MK 2 peluncur umpan
  • SLQ-25 Nixie penarik umpan torpedo

Modernisasi

Pada September 2016, Angkatan Laut Korea Selatan memulai Program Peningkatan Kinerja (PIP) untuk ketiga kapal KDX-I. Program ini menelan biaya 67,41 miliar won dan mencakup:

  • Penggantian sistem manajemen tempur (CMS) asing dengan sistem buatan Hanwha Systems (Naval Shield ICMS) yang mampu memproses data tiga kali lebih banyak dan 100 kali lebih cepat.[5]
  • Pemasangan sonar Towed Array Sonar System (TASS) domestik untuk meningkatkan kemampuan anti-kapal selam.[7]
  • Pemasangan Link 16 dan sistem identifikasi teman-atau-lawan (IFF) yang lebih canggih.[5]

Jadwal penyelesaian modernisasi:

  • ROKS Yang Man-chun – selesai September 2020
  • ROKS Gwanggaeto the Great – selesai November 2021
  • ROKS Eulji Mundeok – selesai Desember 2021

Kapal dalam kelas

NamaNomor lambungPembangunDiluncurkanDitugaskanStatus
ROKS Gwanggaeto the GreatDDH-971Daewoo Heavy Industries28 Oktober 199624 Juli 1998Aktif
ROKS Eulji MundeokDDH-972Daewoo Heavy Industries16 Oktober 199730 Agustus 1999Aktif
ROKS Yang Man-chunDDH-973Daewoo Heavy Industries30 September 199829 Juni 2000Aktif

Varian

Kelas Bhumibol Adulyadej (Thailand)

Pada April 2013, Pemerintah Thailand memesan satu unit fregat varian dari kelas Gwanggaeto the Great dengan penambahan fitur stealth. Kapal tersebut diberi nama HTMS Bhumibol Adulyadej dan mulai bertugas pada tahun 2019.[2][8] Kapal kedua, HTMS Prasae, rencananya akan dibangun tetapi ditunda.

Kegiatan

Pada November 2023, ROKS Gwanggaeto the Great (DDH-971) melakukan kunjungan ke Jakarta, Indonesia, dalam rangka memperkuat kerja sama militer antara Angkatan Laut Korea Selatan dan TNI Angkatan Laut. Kedatangan kapal ini disambut oleh Panglima Komando Armada III dan merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan navy brotherhood antara kedua negara.[6]

Lihat pula

  • Kelas Chungmugong Yi Sun-sin – penerus KDX-I
  • Kelas Sejong the Great – KDX-III, kapal perusak AEGIS Korea Selatan
  • KDX (program)

Referensi

  1. ↑ "Korea's KDX-III AEGIS Destroyers". Defense Industry Daily. 2008-12-02. Diakses tanggal 2008-12-03.
  2. 1 2 Nanuamy, Wassana (December 19, 2018). "Navy prepares to receive new ship". Bangkok Post. Diakses tanggal 18 December 2019.
  3. 1 2 3 4 5 "Gwanggaeto the Great Class / KDX-I Class Destroyer". Naval Technology. Diakses tanggal 2026-03-29.
  4. ↑ "Gwanggaeto the Great-class destroyer". Wikipedia bahasa Inggris. Diakses tanggal 2026-03-29.
  5. 1 2 3 "South Korean navy receives second upgraded KDX-I-class destroyer". Janes. 2021-10-22. Diakses tanggal 2026-03-29.
  6. 1 2 3 "Kapal Perang Korsel Kelas Destroyer Merapat ke Jakarta". Kompas.com. 2023-11-06. Diakses tanggal 2026-03-29.
  7. ↑ Lee, Daehan (2021-11-02). "Second KDX-I Destroyer Delivered To ROK Navy Following PIP". Naval News. Diakses tanggal 2026-03-29.
  8. ↑ Voytenko, Mikhail (October 26, 2019). "Thai Navy News – new frigate, another one postponed, submarine keel laying ceremony". FleetMon (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 18 December 2019.

Daftar pustaka

  • Saunders, Stephan, ed. (2009). Jane's Fighting Ships 2009-2010. Jane's Information Group. ISBN 978-0-7106-2888-6.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah pengembangan
  2. Desain
  3. Dimensi dan propulsi
  4. Persenjataan
  5. Sensor dan elektronik
  6. Modernisasi
  7. Kapal dalam kelas
  8. Varian
  9. Kelas Bhumibol Adulyadej (Thailand)
  10. Kegiatan
  11. Lihat pula
  12. Referensi
  13. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Kapal perusak kelas Sejong the Great

Kapal perusak kelas Sejong the Great (Sejongdaewang-Geup Guchukam atau Hangul: 세종대왕급 구축함, Hanja: 世宗大王級驅逐艦), juga dikenal sebagai KD-III, adalah tiga kapal

Kapal perusak kelas Chungmugong Yi Sun-sin

Kapal perusak kelas Chungmugong Yi Sun-sin (Hangul: 충무공 이순신급 구축함, Hanja: 忠武公李舜臣級驅逐艦) adalah kapal perusak multiguna dari Angkatan Laut Republik Korea

Kapal perusak kelas KDDX

Kelas KDDX (Korean Next-Generation Destroyer, KDX-IV) adalah kelas kapal perusak siluman generasi terbaru yang sedang dikembangkan untuk Angkatan Laut

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026