Sendai merupakan kapal dari kapal penjelajah kelas-Sendaimilik Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Dia dinamai dari Sungai Sendai. Sendai merupakan kapal pemimpin dari kelasnya. Seperti saudarinya, dia awalnya ditujukan untuk menjadi kapal bendera untuk armada kapal perusak kecil.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sendai sedang berlayar. | |
| Sejarah | |
|---|---|
| Nama | Sendai |
| Asal nama | Sungai Sendai |
| Dipesan | 1920 (Tahun Fiskal) |
| Pasang lunas | 16 Februari 1922 |
| Diluncurkan | 30 Oktober 1923 |
| Mulai berlayar | 29 April 1924[1] |
| Dicoret | 5 Januari 1944 |
| Nasib | Tenggelam 3 November 1943 saat Pertempuran Teluk Empress Augusta, Laut Solomon 06°10′S 154°20′E / 6.167°S 154.333°E / -6.167; 154.333 |
| Ciri-ciri umum | |
| Kelas dan jenis | kapal penjelajah kelas-Sendai |
| Berat benaman | 5.195 ton panjang (5.278 t) (standar) |
| Panjang | 152,4 m (500 ft 0 in) |
| Lebar | 14,2 m (46 ft 7 in) |
| Sarat air | 4,9 m (16 ft 1 in) |
| Tenaga | 90.000 shp (67.000 kW) |
| Pendorong |
|
| Kecepatan | 353 kn (653,8 km/h; 406,2 mph) |
| Jangkauan | 5.000 nmi (9.000 km; 6.000 mi) pada 14 kn (26 km/h; 16 mph) |
| Awak kapal | 452 |
| Senjata |
|
| Pelindung | |
| Pesawat yang diangkut | 1 × Pesawat apung |
| Fasilitas penerbangan | 1 × Ketapel pesawat terbang |
Sendai (川内code: ja is deprecated , Sendai) merupakan kapal dari kapal penjelajah kelas-Sendaimilik Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Dia dinamai dari Sungai Sendai (di selatan Kyūshū). Sendai merupakan kapal pemimpin dari kelasnya. Seperti saudarinya, dia awalnya ditujukan untuk menjadi kapal bendera untuk armada kapal perusak kecil.
Sendai dibangun oleh Mitsubishi di galangan kapal Nagasaki pada 29 April 1924. Segera setelah selesai dibangun, dia langsung ditugaskan untuk berpatroli di Sungai Yangtze, China. Dia memainkan peranan penting dalam Pertempuran Shanghai, Perang Tiongkok-Jepang Kedua, dan membantu mengamankan pendaratan pasukan Jepang di bagian selatan China. Sendai dicoret dari daftar angkatan laut pada 5 Januari 1944.[2]