Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKankoro mochi
Artikel Wikipedia

Kankoro mochi

Kankoro mochi (かんころもち) adalah sejenis moci yang biasa dimakan di Kyushu dan Okinawa, Jepang. Makanan ini dibuat dengan mencampurkan ubi jalar yang direbus sebagian ke dalam moci.

Wikipedia article
Diperbarui 19 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kankoro mochi
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025)
Kankoro mochi
JenisMakanan ringan
Tempat asalJepang
DaerahOkinawa dan Kyushu
Suhu penyajianSuhu kamar
Bahan utamaUbi jalar
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Kankoro mochi (かんころもち) adalah sejenis moci yang biasa dimakan di Kyushu dan Okinawa, Jepang. Makanan ini dibuat dengan mencampurkan ubi jalar yang direbus sebagian ke dalam moci.

Asal-usul

Dalam bahasa Jepang dialek Gotō, istilah kankoro merujuk pada irisan ubi jalar yang dikeringkan.[1] Awalnya, kankoro dibuat sebagai makanan tahan lama untuk persediaan musim dingin di Kepulauan Gotō, tetapi seiring waktu hidangan ini berkembang menjadi salah satu makanan khas (tokusanhin) dari Prefektur Nagasaki dan kini diproduksi serta dijual di berbagai daerah. Meskipun topografi Kepulauan Gotō didominasi lereng curam dan tanah yang miskin unsur hara, ubi jalar dapat tumbuh dengan baik di sana. Tanaman ini juga memiliki ketahanan tinggi terhadap cuaca ekstrem, termasuk topan, dan hasil panennya relatif stabil, menjadikannya komoditas penting yang menopang perekonomian lokal.[2] Catatan sejarah menunjukkan bahwa ubi jalar telah dibudidayakan oleh masyarakat Gotō sejak era Kanbun (1661–1672), dan pada tahun 1833, Domain Fukue secara resmi mendorong penanamannya, menandai pergeseran besar dalam kebijakan pertanian daerah tersebut.[3] Pada awal era Meiji (akhir 1860-an), ubi jalar telah tersebar luas di seluruh kepulauan, dan pada masa Taishō (1912–1926), menjadi hasil pertanian paling melimpah di wilayah itu.[4]

Namun, produksi ubi jalar di Gotō perlahan menurun seiring merosotnya permintaan untuk bahan baku shōchū dan pati.[5] Meskipun demikian, tradisi membuat kankoro mochi tetap dilestarikan. Hingga kini, banyak keluarga di Gotō yang masih menyiapkannya untuk perayaan Tahun Baru, mengirimkan kue tersebut kepada anak-anak dan kerabat yang telah pindah dari pulau sebagai bentuk kenangan dan ikatan dengan kampung halaman mereka.[6]

Cara membuat

Proses pembuatan kankoro mochi dimulai dengan pengeringan ubi jalar di bawah sinar matahari selama sekitar dua minggu untuk mengurangi kadar airnya. Setelah itu, kulit ubi dikupas, lalu dipotong menjadi irisan tipis berbentuk bulat dan direbus sebelum kembali dijemur hingga kering. Hasil keringannya, yang disebut kankoro, kemudian disimpan hingga siap digunakan. Sementara itu, beras ketan dicuci, direndam selama dua minggu, dan kemudian dikukus hingga matang. Sebelum diolah lebih lanjut, kankoro direndam dalam air panas dan dikukus kembali untuk melembutkannya. Setelah dikukus, kankoro ditumbuk dalam lesung menggunakan alu, lalu dicampur dengan beras ketan kukus dan dihaluskan hingga menjadi adonan yang lengket dan menyatu. Dalam produksi modern, proses penumbukan ini sering digantikan oleh mesin pemukul moci. Adonan yang telah terbentuk kemudian dipindahkan ke permukaan kerja dan dibentuk menjadi balok setengah silinder sebagai bentuk khas kankoro mochi tradisional.[7]

Referensi

  1. ↑ "長崎かんころ餅". Nagasaki Prefectural Government. Diakses tanggal 2 August 2023.
  2. ↑ Matsuda 1986, hlm. 72-73.
  3. ↑ Fukue-shi Henshu Iinkai 1995, hlm. 626-627.
  4. ↑ Fukue-shi Henshu Iinkai 1995, hlm. 627-628.
  5. ↑ Matsuda 1986, hlm. 73.
  6. ↑ Matsuda 1986, hlm. 72.
  7. ↑ Yokoyama 1985, hlm. 40.

Daftar pustaka

  • Fukue-shi Henshu Iinkai, ed. (March 31, 1995). 福江市史 下巻 (dalam bahasa Jepang).
  • Matsuda, Koji, ed. (May 1, 1986), 五島列島〜自然と文化〜, 日本の島々シリーズ8 (dalam bahasa Jepang), Nangoku Shuppan, hlm. 109
  • Yokoyama, Sumie (1985), Nagasaki Women's Junior College (ed.), 県民の書いた長崎(じげ)の味 (dalam bahasa Jepang), Kyoto: San-ei Shobo Publishing, ISBN 4-915592-11-1
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Asal-usul
  2. Cara membuat
  3. Referensi
  4. Daftar pustaka
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026