Federasi Kalimantan Tenggara adalah satuan kenegaraan yang tegak berdiri sebagai daerah bagian dari RIS. Pada mulanya Belanda berencana menggabungkan daerah-daerah bagian di Kalimantan ini menjadi negara bagian sendiri yang dinamakan negara Borneo sebagaimana halnya negara Timur Besar . Daerah bagian Kalimantan Tenggara merupakan penggabungan 3 neo-landschap :Dewan Pulau Laut, terdiri Distrik Pulau Laut Utara dan Distrik Pulau Laut Selatan Dewan Pagatan, terdiri Distrik Pagatan, Distrik Batulicin, Distrik Kusan Dewan Cantung Sampanahan
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Federasi Kalimantan Tenggara | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Daerah otonom setingkat negara di Indonesia | |||||||||
| 1947–1950 | |||||||||
Peta Kalimantan Tenggara dalam Republik Indonesia Serikat | |||||||||
| Ibu kota | Kotabaru | ||||||||
| Populasi | |||||||||
• 1950 | 114.000 | ||||||||
| Sejarah | |||||||||
| Era sejarah | Revolusi Nasional Indonesia | ||||||||
• Didirikan | 8 Januari 1947 | ||||||||
• Bergabung dengan Indonesia | 4 April 1950 | ||||||||
| |||||||||
Federasi Kalimantan Tenggara[1] adalah satuan kenegaraan yang tegak berdiri sebagai daerah bagian (bukan negara bagian, tetapi berdiri sejajar dengan Republik Indonesia dan negara-negara bagian DIS lainnya) dari RIS. Pada mulanya Belanda berencana menggabungkan daerah-daerah bagian di Kalimantan ini menjadi negara bagian sendiri yang dinamakan negara Borneo (bekas provinsi Borneo-Belanda) sebagaimana halnya negara Timur Besar (Negara Indonesia Timur). Daerah bagian Kalimantan Tenggara merupakan penggabungan 3 neo-landschap (Swapraja Baru) (Stb. 1947 Nomor 3):
Pada tanggal 18 April 1950: Federasi Kalimantan Tenggara bersama dengan Dewan Dayak Besar dan Dewan Banjar dibubarkan dan selanjutnya menjadi bagian dari Provinsi Kalimantan yang dibentuk pada tanggal 14 Agustus 1950 dengan gubernur dr. Moerjani.
| Suku Bangsa | 1930 | Persentase |
|---|---|---|
| Total | 391,927 | 100% |
| Dayak | 33,821 | 8,63% |
| Banjar | 254,399 | 64,91% |
| Bugis | 43,340 | 11,06% |
| Jawa | 36,451 | 9,30% |
| Suku lainnya (Mandar, Bajau, dll) | 23,916 | 6,10% |

| Didahului oleh: Provinsi Borneo |
Diteruskan oleh: Provinsi Kalimantan |