Kaki parit adalah cedera pada kaki akibat kelembapan berkepanjangan. Gejala awal seringkali berupa kesemutan atau gatal yang kemudian dapat berkembang menjadi mati rasa. Warna kaki dapat berubah menjadi merah atau kebiruan. Pada kondisi yang lebih berat, kaki dapat membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap. Komplikasi yang mungkin terjadi meliputi kerusakan kulit dan infeksi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Kaki parit | |
|---|---|
| Nama lain | Immersion foot |
| Poster pendidikan dari Kantor Informasi Perang- WW2 | |
| Spesialisasi | Emergency medicine |
| Gejala | Kesemutan, mati rasa, pembengkakan, nyeri pada kaki[1] |
| Awitan umum | Paling awal pukul 10 pagi[1] |
| Penyebab | Paparan kaki terhadap kondisi dingin dan lembap[1] |
| Faktor risiko | Sepatu bot ketat, tidak bergerak[2] |
| Metode diagnostik | Berdasarkan gejala dan pemeriksaan[1] |
| Diagnosis banding | Frostbite, chilblains, cellulitis[1][3] |
| Pencegahan | Menjaga kaki tetap hangat, kering, dan bersih[1] |
| Pengobatan | Obat pereda nyeri bersamaan dengan penghangatan kembali, pembedahan[1] |
Kaki parit (trench foot) adalah cedera pada kaki akibat kelembapan berkepanjangan.[1] Gejala awal seringkali berupa kesemutan atau gatal yang kemudian dapat berkembang menjadi mati rasa.[1] Warna kaki dapat berubah menjadi merah atau kebiruan.[1] Pada kondisi yang lebih berat, kaki dapat membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap.[1] Komplikasi yang mungkin terjadi meliputi kerusakan kulit dan infeksi.[1]
Kondisi ini muncul ketika kaki terpapar lingkungan dingin dan lembap dalam waktu lama, sering kali dalam situasi yang kurang higienis.[1] Suhunya biasanya di atas titik beku, jika di bawah titik beku, kondisi yang terjadi adalah radang dingin (frostbite).[1] Gejala dapat mulai muncul dalam waktu sekitar 10 jam.[1] Faktor risiko meliputi penggunaan sepatu bot yang terlalu ketat dan kurangnya pergerakan.[2] Mekanisme yang diduga berperan yaitu penyempitan pembuluh darah sehingga aliran darah ke kaki berkurang.[1] Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan pemeriksaan fisik.[1]
Pencegahan dilakukan dengan menjaga kaki tetap hangat, kering, dan bersih.[1] Jika kaki parit sudah terjadi, dapat diberikan pbat pereda nyeri, dan kaki dihangatkan kembali secara bertahap.[1] Nyeri dapat menetap selama berbulan-bulan setelah pengobatan.[2] Pada kasus berat, jaringan yang rusak mungkin perlu diangkat melalui pembedahan, dan dalam situasi ekstrem dapat diperlukan amputasi.[1]
Kondisi ini paling sering dilaporkan pada personal militer, tetapi juga dapat terjadi pada tunawisma atau individu yang hidup dalam kondisi lembap dan dingin berkepanjangan.[1] Kasus kaki parit sudah dideskripsikan sejak masa mundurnya Napoleon dari Rusia pada musim dingin 1812.[1] Istilah trench merujuk pada peperangan parit, terutama yang dikenal pada masa Perang Dunia I.[1]