Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kaftan

Kaftan adalah busana muslim seperti gamis yang biasanya memiliki kerutan di bagian tengah serta lengan yang lebar. Istilah "kaftan" berasal dari bahasa Persia dan diyakini berasal dari peradaban Mesopotamia Kuno. Gaya berpakaian ini mulai populer pada tahun 1950-an ketika diadaptasi oleh Christian Dior, Balenciaga, dan Yves Saint Laurent. Saat ini, kaftan banyak diminati oleh para muslimah dan menjadi salah satu busana khas saat Lebaran.

Wikipedia article
Diperbarui 30 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kaftan
Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Maret 2025)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|Kaftan}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.
Untuk sebuah kaftan khusus abad ke-8, lihat Kaftan (Museum Seni Metropolitan).
Pria Kurdi mengenakan kaftan. Ilustrasi oleh Max Karl Tilke yang diterbitkan dalam Oriental Costumes: Their Designs and Colors (1922), Museum Nasional Georgia, Tbilisi.

Kaftan adalah busana muslim seperti gamis yang biasanya memiliki kerutan di bagian tengah serta lengan yang lebar. Istilah "kaftan" berasal dari bahasa Persia dan diyakini berasal dari peradaban Mesopotamia Kuno. Gaya berpakaian ini mulai populer pada tahun 1950-an ketika diadaptasi oleh Christian Dior, Balenciaga, dan Yves Saint Laurent. Saat ini, kaftan banyak diminati oleh para muslimah dan menjadi salah satu busana khas saat Lebaran.[1]

Kaftan istilah umum dalam dunia mode yang merujuk pada berbagai jenis jubah atau tunik longgar, sering dikaitkan dengan pakaian khas dari Timur Tengah dan Afrika Utara. Bentuknya bervariasi, mulai dari jubah panjang dengan potongan sempit dan lengan penuh hingga model yang terbuka di bagian atas atau sepanjang tubuh, serta ada yang dilengkapi kancing dan berbahan tebal seperti abaya. Kata "kaftan" merujuk pada jenis garmen yang diyakini berasal dari peradaban Mesopotamia Kuno. Pada awalnya kaftan dikenakan oleh para Sultan Ottoman antara abad ke-14 hingga ke-18 dan dihias dengan mewah. Selain sebagai pakaian kebesaran, kaftan juga dijadikan hadiah bagi pejabat tinggi seperti jenderal. Kaftan pada masa itu dibuat dari sutra, wol, atau kapas dan sering dipadukan dengan selempang.[2]

Asal-usul

Kaftan merupakan busana yang berasal dari peradaban Mesopotamia Kuno, yang saat ini mencakup wilayah Turki, Suriah, dan Irak. Pada awal kemunculannya, kaftan dibuat dari bahan katun, sutra, atau kombinasi keduanya serta sering kali dilengkapi dengan selempang. Pada masa Kekhalifahan Abbasiyah, para khalifah mengenakan kaftan mewah yang dihiasi brokat perak atau emas sebagai simbol kemewahan dan status sosial. Seiring perkembangannya, kaftan menyebar ke berbagai wilayah, termasuk China daratan, di mana penggunaannya telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di Guangzhou pada era Dinasti Tang.[3]

Dalam perkembangannya, kaftan menjadi busana yang banyak digunakan oleh para penguasa Dinasti Seljuk dan Kesultanan Utsmaniyah. Pada abad ke-12 hingga awal abad ke-20, para sultan serta pejabat di Turki mengenakan kaftan berwarna cerah dengan tambahan hiasan pita dan kancing sebagai tanda status serta kekuasaan. Selain berfungsi sebagai pakaian resmi istana, kaftan juga dimanfaatkan sebagai simbol diplomasi dengan diberikan kepada duta besar serta tamu penting di Istana Topkapi.[3]

Perkembangan

Kaftan awalnya digunakan oleh para wisatawan atau individu dengan selera busana unik di Benua Eropa dan Amerika Utara, yang membawa pakaian ini sebagai hadiah dari perjalanan mereka ke Timur. Kaftan diperkenalkan ke Maroko oleh Kekaisaran Ottoman dan awalnya hanya dikenakan oleh pejabat serta perempuan di lingkungan istana. Namun, menjelang akhir abad ke-17, pakaian ini mulai digunakan oleh perempuan dari kelas menengah. Penyebarannya tidak terbatas di kawasan Timur Tengah, tetapi juga meluas ke Rusia, beberapa wilayah Eropa, dan Afrika. Di Rusia, istilah kaftan mengacu pada jas panjang pria dengan lengan ketat, yang memiliki perbedaan signifikan dari model aslinya. Seiring perkembangan mode, kaftan yang semula berpotongan panjang hingga menutupi mata kaki mengalami berbagai modifikasi dalam bentuk dan desain.

Di dunia Barat, kaftan mulai dikenal secara luas ketika rumah mode ternama seperti Christian Dior, Balenciaga, dan Yves Saint Laurent, memperkenalkannya dalam koleksi mode mereka pada pertengahan abad ke-20. Pada dekade 1950-an hingga awal 1960-an, kaftan semakin populer dan diadaptasi dalam berbagai gaya busana. Selain itu, kelompok musik The Beatles turut berkontribusi dalam meningkatkan popularitas kaftan, terutama di kalangan pengikut budaya hippie pada saat itu. Memasuki abad ke-21, kaftan telah mengalami transformasi menjadi busana yang dapat dikenakan oleh berbagai lapisan masyarakat tanpa terbatas pada status sosial atau latar belakang budaya tertentu. [3] Popularitasnya berkembang dalam dunia mode couture pada tahun 1950-an hingga awal 1960-an. Seiring waktu, kaftan semakin mudah ditemukan dan menjadi bagian dari busana sehari-hari yang digunakan oleh berbagai kalangan. Penggunaan material yang lebih terjangkau membuatnya tidak lagi terbatas pada kelas atas.[2]

Referensi

  1. ↑ Karima, Wifda Mufti (2022-04-11). "Asal-Usul Kaftan dan Abaya yang Menjadi Khas Baju Lebaran". deCODE (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-01.
  2. 1 2 "Mengenal Kaftan, Dresscode Wajib Kala Lebaran Tiba". interest. Diakses tanggal 2025-03-01.
  3. 1 2 3 Media, Kompas Cyber (2021-09-01). "Sejarah dan Perkembangan Kaftan Halaman all - Kompas.com". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-03-01.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • İslâm Ansiklopedisi

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Asal-usul
  2. Perkembangan
  3. Referensi

Artikel Terkait

Busana tradisional

ekspresi identitas melalui busana

Umat Beriman Lama

Orang-orang Kristen Ortodoks Timur yang menentang usaha pembenahan yang diprakarsai oleh Batrik Nikon antara tahun1652 hingga 1666, gerakan keagamaan di Kekaisaran Rusia

Ritassya Wellgreat

model dan pemenang kontes kecantikan Miss Mega Bintang Indonesia 2023

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026