Balenciaga merupakan rumah mode Prancis yang didirikan oleh Cristóbal Balenciaga, seorang perancang busana keturunan Spanyol, yang lahir di Basque Country, Spain. Balenciaga memiliki reputasi sebagai penjahit pakaian yang tak kenal kompromi dalam penetapan standar dan dikaitkan sebagai "the master of us all" oleh Christian Dior. Ciri khas dari produk Balenciaga ialah bubble skirts and odd, feminine, tetapi masih berbentuk ultra-modern.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Toko mal HK CWB Causeway Bay Times Square 2020 | |
Jenis perusahaan | Anak perusahaan |
|---|---|
| Industri | Mode |
| Didirikan | 1917 (1917) |
| Pendiri | Cristóbal Balenciaga |
| Kantor pusat | , Paris |
Tokoh kunci | Demna Gvasalia, pengarah kreatif |
| Pemilik | Kering |
| Situs web | www |
Balenciaga (pengucapan bahasa Spanyol: [balenˈθjaɣa]) merupakan rumah mode Prancis yang didirikan oleh Cristóbal Balenciaga, seorang perancang busana keturunan Spanyol, yang lahir di Basque Country, Spain.[1] Balenciaga memiliki reputasi sebagai penjahit pakaian yang tak kenal kompromi dalam penetapan standar dan dikaitkan sebagai "the master of us all" oleh Christian Dior.[2] Ciri khas dari produk Balenciaga ialah bubble skirts and odd, feminine, tetapi masih berbentuk ultra-modern.[1]
Brand Balenciaga kini dimiliki oleh perusahaan multinasional asal Prancis yakni K. Saat ini Direktur Kreatif Balenciaga ialah Alexander Wang.[3]

Cristóbal Balenciaga membuka butik pertamanya di San Sebastián, Spanyol pada 1918, yang mana berekspansi, termasuk cabang di Madrid dan Barcelona.[4] Keluarga kerajaan Spanyol dan aristokrasi menggunakan rancangannya, tetapi ketika terjadi Perang Sipil Spanyol memaksanya untuk menutup tokonya dan Balenciaga pindah ke Paris.[4][5]
Balenciaga membuka rumah jahit Paris-nya di Avenue George V in August 1937, dan pertunjukkan runway pertamanya mengutamakan rancangan yang dipengaruhi oleh Spanish Renaissance.[4] Kesuksesan Balenciaga di Paris segera mendekat, dalam dua tahun, media Prancis memuji Balenciaga sebagai revolusioner, dan rancangannya banyak dicari.[4] Carmel Snow, editor Harper's Bazaar merupakan pembela dari rancangannya.[6]