KRI Teluk Kupang (519) adalah landing ship tank kelas Teluk Bintuni kedua milik TNI Angkatan Laut.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Sejarah | |
|---|---|
| Nama | Teluk Kupang |
| Asal nama | Teluk Kupang |
| Dipesan | 2012 |
| Pembangun | PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero), Jakarta |
| Nomor galangan | AT-2 |
| Pasang lunas | 31 Juli 2012 |
| Diluncurkan | 17 Januari 2017 |
| Mulai berlayar | 7 Desember 2020 |
| Berlayar kembali | 23 Januari 2026 |
| Pelabuhan daftar | Koarmada II, Surabaya |
| Identifikasi | Nomor lambung: 519 |
| Motto | Bhimasena Bhirawa Jaya Samudra |
| Julukan | KRI TKP-519 |
| Status | Aktif |
| Ciri-ciri umum | |
| Kelas dan jenis | Landing Ship Tank kelas Teluk Bintuni |
| Berat benaman | 2,300 ton |
| Panjang | 117 m (383 ft 10 in) |
| Lebar | 16 m (52 ft 6 in) |
| Tinggi | 78 m (255 ft 11 in) |
| Sarat air | 3,6 m (11 ft 10 in) |
| Pendorong | |
| Kecepatan |
|
| Kapal dan pesawat yang diangkut |
|
| Kapasitas |
|
| Tentara | 359 |
| Awak kapal | 109 kru and 6 kru helikopter |
| Senjata |
|
| Pesawat yang diangkut | 1 x Helikopter Bell 412 or 1 x Heli Panther |
| Motto | TANGGUH - TANGGAP - MUMPUNI |
KRI Teluk Kupang (519) adalah landing ship tank kelas Teluk Bintuni kedua milik TNI Angkatan Laut.
KRI Teluk Kupang-519 memiliki panjang 117 meter (383.85 ft), lebar 16 meter (53 ft) dan tinggi 78 meter (255.9 ft) dengan kecepatan 16 knot (30 km/jam; 18 mph).[1][2] Kapal ini mempunyai kapasitas 474 penumpang, termasuk 109 awak dan 6 awak helikopter, ditambah lima tank tempur utama Leopard atau empat belas kendaraan tempur infanteri BMP-3F dan satu tank amfibi PT-76.[3][1] KRI Teluk Kupang-519 juga memiliki helipad dengan hanggar dan mampu membawa helikopter Bell 412.[1]
KRI Teluk Kupang-519 dibangun oleh perusahaan pembuat kapal milik negara Indonesia PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) (juga disebut DKB), Jakarta. Kapal tersebut dipesan pada tahun 2012, berdasarkan desain AT-117M yang akan menjadi kapal kelas Teluk Bintuni.[4] Proses pembangunannya secara seremonial dimulai dengan pemotongan baja pertama pada tanggal 31 Juli 2012,[2] dan dia diberi nomor galangan AT-2.[5]
KRI Teluk Kupang-519 diluncurkan pada 17 Januari 2017 dalam sebuah upacara di galangan kapal DKB di Jakarta Utara.[6] Dia dipindahkan ke Angkatan Laut dan ditugaskan pada 7 Desember 2020, dengan Letnan Kolonel Laut Suryai sebagai komandan pertamanya.[1][7] KRI Teluk Kupang-519 menjalani perawatan berkala oleh PT. TESCO Indomaritim dan Kementrian Pertahanan menyerahkan kembali ke TNI AL pada tanggal 23 Januari 2026.[8] Acara penyerahan di pimpin oleh Sesbaloghan Kemhan, Laksda TNI M Taufik Hidayat, yang mewakili Kabaloghan Kemhan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari. Pada acara tersebut juga dilaksanakan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada Letkol Laut (P) Aan Harminanto, Komandan KRI Teluk Kupang-519.