Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSyekh Jumadil Qubro
Artikel Wikipedia

Syekh Jumadil Qubro

Sayyid Jamaluddin Akbar Ibnu Husein nama gelaran : Syekh Jumadil Qubro atau Jamaluddin Al-Akbar Al-Husaini atau Maulana Husein Jumadil Kubro atau Sayyid Jamaluddin Al-Hussein atau As-Syekh Sayyid Jamaluddin Akbar atau Sayyid Jumadil Kabir Mojokerto. Menurut peneliti belanda martin bruinessen bahwa, vivek dan Jennifer W. Nourse Jumadil kubra ada hubungannya dengan terakat sufi kubrawi, bahwa kubra dikaitkan dengan namanya. Syeikh jamidul -kubra murid sayidi Ali Hamadani shafi -al kubrawi, Peter Dziedzic, peneliti menjelaskan Sunan Gresik juga belajar dari Ali Hamadani

Wikipedia article
Diperbarui 17 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Syekh Jumadil Qubro
As-Syekh Sayyid Jamaluddin Akbar Ibnu husein
Makam Syekh Jumadil Kubro Mojokerto
GelarSyekh Jumadil Qubro
LahirAhmad
Dimakamkan diSentonorejo, Trowulan, Mojokerto
Wilayah aktifJawa Timur
DenominasiSufi
Murid dariDan Guru-guru lainnya
Mempengaruhi
  • Dan Murid-murid Lainnya
Istri
  • - Amirah Khanzad Binti Muhammad Taraqay
Keturunan
  • - Sayyidah Zainab
  • - Syamsuddin Muhammad Tabriz
  • - Raden Ahmad Rahmatullah
  • - Maulana Ishaq
  • - Ali Murtadho

Sayyid Jamaluddin Akbar Ibnu Husein nama gelaran : Syekh Jumadil Qubro atau Jamaluddin Al-Akbar Al-Husaini atau Maulana Husein Jumadil Kubro atau Sayyid Jamaluddin Al-Hussein atau As-Syekh Sayyid Jamaluddin Akbar atau Sayyid Jumadil Kabir Mojokerto. Menurut peneliti belanda martin bruinessen bahwa, vivek dan Jennifer W. Nourse Jumadil kubra ada hubungannya dengan terakat sufi kubrawi, bahwa kubra dikaitkan dengan namanya.[1][2][3] Syeikh jamidul -kubra murid sayidi Ali Hamadani shafi -al kubrawi,[4] Peter Dziedzic, peneliti menjelaskan Sunan Gresik juga belajar dari Ali Hamadani [5][6]

Menurut wain bahwa kubrawi-hamadani adalah pendiri islam di java, Semua walisongo berdakwah di bawah bimbingan sayyidi Ali Hamadani -al kubrawi dari asia tengah ke indonesia dalam waktu yang berbeda, berbeda garis dan tahapan yang berjenar.[7][8]

Keluarga

Berdasarkan Catatan Serat Panengen, diketahui daftar Putra Putri Syekh Jumadil kubro yaitu :

Dari Istri Fathimah binti Abdul Hamid keturunan Rasulullah Saw dari Sayyidah Ruqoiyah berputra :

  1. Maulana Tajuddin Ahmad Al Kubro
  2. Maulana Muhyiddin Muhammad Al Kubro
  3. Siti Rakimah
  4. Syekh Abu Ahmad Ishaq Imamul Pasai
  5. Syekh Abu Ali Ibrahim Asmoro

Dari Istri Fathimah Kawi binti Syekh Jakfar Siddiq Mekkah berputra :

  1. Syekh Syamsuddin
  2. Syekh Syamsu Taberis
  3. Syekh Arif
  4. Syekh Rosyid
  5. Syekh Hasan Ali
  6. Syekh Hasan Besari
  7. Syekh Ibrahim As'ari
  8. Syekh Abdullah Anshori
  9. Siti Zainab, menikah dengan Maulana Ishaq bin Junaid Al Hasani
  10. Syekh Abdullah Asy'ari (Sunan Bejagung)
  11. Syekh Mustahal
  12. Syekh Kalkum
  13. Syekh Subli
  14. Syekh Alwi
  15. Syekh Hatim
  16. Siti Khatimah

Wafat

Menurut cerita, petilasan makam Syekh Jumadil Kubro ada di beberapa tempat. Yaitu Wajo Sulawesi Selatan, Gunung Jali Bojonegoro, Terboyo Semarang, Turi Yogyakarta Namun Makam Asli terletak diMakam Syech Jumadil Kubro Sentonorejo Mojokerto (terdokumentasi berupa foto Di website Museum KITLV belanda). Banyaknya petilasan dan peninggalan Syekh Jumadil Kubro, menjadi bukti penting besarnya khazanah keilmuan Islam yang ada di Pulau Jawa. Karena itu, keberadaannya harus dihargai.

Salah satu bukti literatur keberadaan Syekh Jumadil Kubro terdapat pada The History of Java (hal:127) karya Thomas Stamford Raffles. Buku itu menyebut, Syekh Jumadil Kubro berdakwah di Gunung Jali, sebuah bukit pinggir Bengawan yang kini terletak di perbatasan antara Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Blora.

Selain dalam The History of Java, sumber-sumber literatur ilmiah (bukan dongeng) yang menyinggung, membahas, dan mencantumkan informasi tentang keberadaan Syekh Jumadil Kubro, terdapat pada analisis Abdurrahman Wahid dalam The Passing Over (1998) dan ulasan Agus Sunyoto dalam Atlas Wali Songo (2012).

Syekh Jumadil Kubro yang disebut dalam buku The Passing Over (1998), Atlas Wali Songo (2012), dan History of Java (1817), merupakan ayah dari Syekh Maulana Ibrohim Asmoroqondi yang dimakamkan di Tuban. Maulana Ibrohim Asmoroqondi diyakini berasal dari kata Samarkand.

Kutipan

  1. ↑ Bruinessen, Martin (1994). "Najmuddin al-Kubra, Jumadil Kubra and Jamaluddin al-Akbar; Traces of Kubrawiyya influence in early Indonesian islam". Bijdragen tot de taal-, land- en volkenkunde / Journal of the Humanities and Social Sciences of Southeast Asia. 150 (2): 305–329. doi:10.1163/22134379-90003084. ISSN 0006-2294.
  2. ↑ Nourse, Jennifer W. (2013-10). "The meaning ofdukunand allure of Sufi healers: How Persian cosmopolitans transformed Malay–Indonesian history". Journal of Southeast Asian Studies. 44 (3): 400–422. doi:10.1017/s0022463413000325. ISSN 0022-4634.
  3. ↑ Neelakantan, Vivek (2022). "Tomb of Sunan Gresik also known as "Tomb of Syekh Maulana Malik Ibrahim, Gresik"" (dalam bahasa Inggris). doi:10.14288/1.0416061.
  4. ↑ Administrator (2022-02-21). "Kumpulan Hikmah Pancalaku (1266)". Pancalaku Pearls of Wisdom (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-10-17.
  5. ↑ Dziedzic, Peter (2024-08-10). "Visiting the Wali Songo: The Nine Saints of Java". Sacred Footsteps (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-08-15.
  6. ↑ "May | 2018". Pancalaku Pearls of Wisdom (dalam bahasa American English). 2018-05-21. Diakses tanggal 2025-10-17.
  7. ↑ Wain, Alexander (2017-04-01). China and the Rise of Islam on Java. Edinburgh University Press. hlm. 419–443. ISBN 978-1-4744-1712-9.
  8. ↑ Wain, Alexander (2021-01-02). "The Kubrawī and early Javanese Islam". Indonesia and the Malay World. 49 (143): 42–62. doi:10.1080/13639811.2021.1875658. ISSN 1363-9811.

Referensi

  • Sajarah Dalem Pangiwa lan Panengen, Karya Ki Padmasusastra. Penerbit : Yayasan Sastra Lestari. Semarang-Surabaya: G.C.T van Dorep & Co 1902.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Keluarga
  2. Wafat
  3. Kutipan
  4. Referensi

Artikel Terkait

Maulana Ishaq

Ulama asal Indonesia

Wali Sanga

Pendakwah Islam di Nusantara pada Abad 15 dan 16

Trowulan, Mojokerto

kecamatan di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026