José Rojas Rojas Jr. adalah seorang uskup Gereja Katolik Roma Filipina yang menjabat sebagai uskup diosesan pertama Libmanan sejak 2009. Ia sebelumnya menjabat sebagai prelatus teritorial Prelatur Libmanan saat itu dari 2008 sampai pengangkatannya menjadi keuskupan pada 2009.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

José Rojas Rojas Jr. | |
|---|---|
| Uskup Libmanan | |
| Gereja | Gereja Katolik Roma |
Provinsi gerejawi | Caceres |
| Keuskupan | Libmanan |
| Penunjukan | 25 Maret 2009 |
Awal masa jabatan | 19 Juni 2009 |
| Pendahulu | Jabatan dibentuk[a] |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 29 Maret 1981 oleh Teopisto Valderrama Alberto |
Tahbisan uskup | 15 September 2005 oleh Antonio Franco |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 18 Agustus 1956 Cebu City, Filipina |
| Kewarganegaraan | Filipina |
| Denominasi | Katolik Roma |
| Orang tua | José Rojas Sr. dan Emiliana Rojas |
Jabatan sebelumnya |
|
| Almamater | Katholieke Universiteit Leuven Universitas Santo Tomas |
| Semboyan | Ipsi Gloria in Saecula "Untuk-Nya kejayaan selamanya" |
| Lambang | |
José Rojas Rojas Jr. (lahir 18 Agustus 1956) adalah seorang uskup Gereja Katolik Roma Filipina yang menjabat sebagai uskup diosesan pertama Libmanan sejak 2009. Ia sebelumnya menjabat sebagai prelatus teritorial Prelatur Libmanan saat itu dari 2008 sampai pengangkatannya menjadi keuskupan pada 2009.[1][2][3][4]
José Jr. lahir pada 18 Agustus 1956, di Kota Cebu, Filipina, dari pasangan José Rojas Sr. dan Emiliana Rojas.[4][5] Pendidikan awalnya dijalani di Sekolah Parokial Naga dari 1962 sampai 1968. Ia meneruskan pembelajarannya di Seminari Minor Rosario kudus di Kota Naga, Camarines Sur tempat ia merampungkan pendidikan menangah pada 1973.[1][6]
Ia menjalani pendidikan filsafat dan teologi di Seminari Mayor Rosario Kudus di Kota Naga dari 1973 sampai 1980. Setelah merampungkan pendidikan seminari, ia menerima Sarjana Teologi Suci dari Universitas Santo Tomas pada 1980, disusul dengan lisensiat dalam Teologi Suci pada 1982 dari institusi yang sama.[1]
Meneruskan pendidikan akademiknya, ia meraih gelar Magister dalam Pendidikan Agama dari Universitas Santo Tomas pada 1982. Ia kemudian datang ke Belgia, tempat ia menerima gelar Magister dalam Kajian Agama pada 1985, Doktor dalam Kajian Agama pada 1987, dan Doktor dalam Teologi Suci pada tahun yang sama dari Katholieke Universiteit Leuven.[1][6]
Rojas ditahbiskan menjadi imam pada 29 Maret 1981, di Katedral Metropolitan di Kota Naga oleh Uskup Agung Teopisto Valderrama Alberto.[4][5][6] Pada musim panas tahun tersebut, ia menjabat sebagai vikaris parokial di Paroki Bunda dari Peñafrancia di Kota Naga. Pada tahun berikutnya, ia diangkat menjadi Imam GRS di Ragay, Camarines Sur.[1]
Bermula pada 1982, ia mengajar di Seminari Mayor Rosario kudus, kemudian menjadi wakil rektor dan profesor dari 1987 sampai 1989. Ia kemudian menjabat sebagai rektor seminari dari 1989 sampai 1998, menaungi pembinaan para imam masa depan. Pada masa tersebut, ia juga menjadi ketua Komisi Pembinaan Imamat dan hakim di Pengadilan Pernikahan Gerejawi dari 1991 sampai 1994.[1]
Di luar jabatan akademiknya, ia mengetuai banyak komisi penting, yang meliputi Komite Konservasi Seminari Minor Rosario Kudus sebagai Markah Tanah Sejarah Nasional pada 1989 dan Komite Konsolidasi Resolusi di bawah Dewan Pastoral Diosesan Agung Caceres pada 1991. Kontribusinya diperluas ke media dan komunikasi sosial, menjabat sebagai anggota auksilier Komisi Komunikasi Caceres pada 1992 dan wakil hakim di Pengadilam Gerejawi Caceres pada 1998.[1]
Dari 1998 sampai 2008, ia menjabat sebagai imam paroki Paroki Bunda Perawan Tak Bernoda di Kota Naga sesambil menjabat sebagai vikaris jenderal Keuskupan Agung Caceres. Ia memegang jabatan kepemimpinan dalam Komite Eksekutif Yubelium Emas Caceres dari 1999 sampai 2001 dan kemudian mengetahuai Dewan Pastoral Diosesan Agung Kedua pada 2000. Penugasan pastoralnya diperluas saat ia menjadi direktur Pelayanan Keluarga Caceres pada 2001 dan anggota Komisi Bioetika Internasional pada 2004.[1]
Pada 25 Juli 2005, Paus Benediktus XVI mengangkat Rojas menjadi Uskup Auksilier Keuskupan Agung Caceres dan Uskup Tituler Idassa. Ia adalah orang pertama yang diangkat oleh Paus Benediktus XVI.[5] Penahbisan episkopalnya diadakan pada 15 September 2005, dengan Uskup Agung Antonio Franco memimpin upacara tersebut.[4]
Tiga tahun kemudian, pada 19 Mei 2008, ia diangkt menjadi Uskup-Prelatus Prelatur Teritorial Libmanan saat itu.[4][2] Ia resmi dilantik pada 2 Juli 2008. Setelah penangkatan Libmanan menjadi keuskupan pada 25 Maret 2009, ia menjadi uskup diosesan pertamanya.[4][3][7]
Dalam Konferensi Waligereja Filipina, ia menjadi wakil ketua Komite Episkopal Bioetika dari 2005 sampai 2013.[1][8][9] Ia juga menjabat sebagai Ketua Komisi Episkopal untuk Doktrin Iman dari 2019 sampai 2025.[10][11][12]
| Jabatan Gereja Katolik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Bogdan Bejze |
— TITULER — Uskup Tituler Idassa 15 September 2005 – 19 Mei 2008 |
Diteruskan oleh: Vincent Jordy |
| Didahului oleh: Prospero N. Arellano |
Prelatus Libmanan 2 Juli 2008 – 25 Maret 2009 |
Diteruskan oleh: Diri sendiri sebagai Uskup Libmanan |
| Jabatan baru | Uskup Libmanan 19 Juni 2009 – kini |
Petahana |