Immanuel Ebenezer Gerungan, biasa dikenal sebagai Noel, adalah seorang politikus Partai Gerakan Indonesia Raya dan aktivis Indonesia kelahiran Riau. Ia meraih sarjana bidang sosial di Universitas Satya Negara Indonesia yang terletak di Jakarta Selatan pada tahun 2004.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Immanuel Ebenezer | |
|---|---|
| Wakil Menteri Ketenagakerjaan Indonesia ke-3 | |
| Masa jabatan 21 Oktober 2024 – 22 Agustus 2025 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Menteri | Yassierli |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 22 Juli 1975 Riau, Indonesia[1] |
| Partai politik | Gerindra (hingga 2025) |
| Suami/istri | Silvia Rinita Harefa |
| Almamater | Universitas Satya Negara Indonesia |
| Pekerjaan | Politikus |
Immanuel Ebenezer Gerungan (lahir 22 Juli 1975), biasa dikenal sebagai Noel, adalah seorang politikus Partai Gerakan Indonesia Raya dan aktivis Indonesia kelahiran Riau. Ia meraih sarjana bidang sosial di Universitas Satya Negara Indonesia yang terletak di Jakarta Selatan pada tahun 2004.[1]
Ia menjadi ketua kelompok relawan presiden Joko Widodo yang bernama kelompok Jokowi Mania (JoMan) saat pemilihan umum Presiden Indonesia 2019. Ia menjabat sebagai Komisiaris Utama PT Mega Eltra dari Juni 2021 sampai 23 Maret 2022. Pada 23 Februari 2022, ia menjadi saksi yang meringankan Munarman dalam sidang kasus tindak pidana terorisme di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.[2]
Ia juga menjabat sebagai Ketua Relawan Prabowo Subianto Mania.[3]
Pada 17 Februari 2025, saat ditemui di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Jakarta Pusat, Immanuel Ebenezer yang menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, ia mengatakan:
"Mau kabur, kabur aja lah. Kalau perlu jangan balik lagi."
Pernyataan ini memicu berbagai reaksi negatif dari warganet di media sosial. Banyak pihak yang menyayangkan tanggapan dari seorang Wakil Menteri yang dianggap tidak empati dan tidak memahami inti dari keresahan masyarakat yang memicu munculnya tagar #KaburAjaDulu.[4][5][6]
Pada 21 Agustus 2025, ia ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus pemerasan terhadap perusahaan, dalam pengurusan sertifikasi Kesehatan dan keselamatan kerja (K3).[7][8][9] Dalam operasi tangkap tangan tersebut; KPK menyita uang, puluhan mobil, dan sepeda motor Ducati.[10][11]
Pada 22 Agustus 2025, KPK menetapkan Noel dan 10 orang lainnya sebagai tersangka.[12][13] Setelah penetapan oleh KPK, presiden Prabowo Subianto memberhentikan Immanuel Ebenezer dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.[14][15]
| Pemilu | Lembaga legislatif | Daerah Pemilihan | Partai Politik | Perolehan Suara | Hasil | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 2024 | Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | Kalimantan Utara | Partai Gerindra | 29.786 | ||