Hubungan Afganistan dengan Denmark mengacu pada hubungan diplomatik antara Afganistan dan Denmark. Afganistan diwakili di Denmark melalui kedutaannya di Oslo, Norwegia. Denmark pernah memiliki kedutaan di Kabul hingga ditutup pada tahun 2021 karena pengambilalihan Afganistan oleh Taliban, yang tidak diakui oleh negara mana pun di dunia. Pada tahun 2010 Denmark memiliki 760 tentara di Afganistan. Hingga tahun 2024, Denmark tidak memiliki tentara yang ditempatkan di Afganistan. Pasukan Denmark terakhir ditarik pada Juni 2021. Hingga kuartal ketiga tahun 2024, 21.822 warga Afganistan tinggal di Denmark.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Afganistan |
Denmark |
|---|---|
Hubungan Afganistan dengan Denmark mengacu pada hubungan diplomatik antara Afganistan dan Denmark. Afganistan diwakili di Denmark melalui kedutaannya di Oslo, Norwegia.[1][2] Denmark pernah memiliki kedutaan di Kabul hingga ditutup pada tahun 2021 karena pengambilalihan Afganistan oleh Taliban, yang tidak diakui oleh negara mana pun di dunia.[3] Pada tahun 2010 Denmark memiliki 760 tentara di Afganistan.[4] Hingga tahun 2024, Denmark tidak memiliki tentara yang ditempatkan di Afganistan. Pasukan Denmark terakhir ditarik pada Juni 2021.[5] Hingga kuartal ketiga tahun 2024, 21.822 warga Afganistan tinggal di Denmark.[6]
Hubungan diplomatik terjalin pada tahun 1947.[7] Pada tanggal 24 Mei 1967, perjanjian layanan udara ditandatangani di Kabul.[8] Pada tanggal 2 Maret 1979, perjanjian pinjaman Denmark kepada Afganistan ditandatangani.[9]

2001-2021 Angkatan Darat Kerajaan Denmark terlibat dalam Perang di Afganistan sebagai bagian dari Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF). Angkatan Darat Kerajaan Denmark bersama Angkatan Darat Britania Raya terlibat dalam bentrokan dengan Taliban di Provinsi Helmand. Denmark memiliki dua pesawat tempur F-16 mereka di Pangkalan Udara Manas, Kirgizstan untuk mendukung pasukan mereka di Afganistan.[10][11]
Komite Denmark untuk Bantuan bagi Pengungsi Afganistan adalah sebuah organisasi yang bekerja di Afganistan. Organisasi ini dibentuk untuk mendukung warga Afganistan yang telah mengungsi ke Pakistan dan Iran.[12] Bantuan Denmark untuk Afganistan berjumlah $80 juta setiap tahunnya.[13] Sejak jatuhnya Taliban pada tahun 2001, Denmark telah mendukung Afganistan dengan pendidikan dan demokratisasi.[14] Pada tahun 2005, Folketinget menyetujui 670 juta DKK untuk pembangunan kembali Afganistan.[15]
Selama kunjungan ke Afganistan pada bulan November 2012, Menteri Kerja Sama Pembangunan Denmark Christian Friis Bach menyatakan bahwa pemerintahnya menjanjikan bantuan sebesar US$100 juta selama 5 tahun ke depan.[16]
Pada tanggal 28 Januari 2006, Presiden Afganistan Hamid Karzai mengunjungi Anders Fogh Rasmussen di Marienborg, kediaman musim panas Perdana Menteri Denmark.[17] Pada bulan September 2009, Perdana Menteri Denmark Anders Fogh Rasmussen mengunjungi Kamp Bastion.[18] Pada tanggal 23 Juni 2010, Perdana Menteri Denmark Lars Løkke Rasmussen mengunjungi Afganistan, di mana ia bertemu dengan Hamid Karzai.[19] Pada tanggal 10 Januari 2011, Menteri Luar Negeri Afganistan Zalmai Rassoul mengunjungi Denmark, untuk membahas hubungan bilateral.[20]
Artikel ini berisi bahan berstatus domain umum dari situs web atau dokumen Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (U.S. Bilateral Relations Fact Sheets).