Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiHuang Zongxi
Artikel Wikipedia

Huang Zongxi

Huang Zongxi, nama kehormatan Taichong, adalah seorang naturalis, teoretikus politik, filsuf, dan prajurit Tiongkok pada paruh akhir zaman dinasti Ming sampai paruh awal zaman dinasti Qing.

Wikipedia article
Diperbarui 24 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Huang Zongxi
Dalam nama Tionghoa ini, nama keluarganya adalah Huang.

Huang Zongxi
Huang Zongxi.
Nama asal黃宗羲
Lahir(1610-09-24)24 September 1610
Yuyao, Zhejiang, Tiongkok
Meninggal12 Agustus 1695(1695-08-12) (umur 84)
Yuyao, Zhejiang, Tiongkok
PekerjaanNaturalis, teoretikus politik, filsuf, prajurit
Karya terkenalWaiting for the Dawn
Record of the Ming Scholars
AnakHuang Baiyao
Huang Zhengyi
Huang Baijia
Orang tuaHuang Zongsu (ayah)
KerabatHuang Zongyan (saudara)
Huang Zonghui (saudara)
Huang Zongxi
Hanzi tradisional: 黃宗羲code: zh is deprecated
Hanzi sederhana: 黄宗羲code: zh is deprecated
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Huáng Zōngxī
- Wade-Giles: Huang2 Tsung1-hsi1
Taichong
Hanzi: 太冲code: zh is deprecated
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Taìchōng

Huang Zongxi (Hanzi: 黃宗羲; 24 September 1610 – 12 Agustus 1695), nama kehormatan Taichong (太冲code: zh is deprecated ), adalah seorang naturalis, teoretikus politik, filsuf, dan prajurit Tiongkok pada paruh akhir zaman dinasti Ming sampai paruh awal zaman dinasti Qing.[1]

Ia adalah putra dari pengikuti Gerakan Donglin yang meninggal di penjara. Pada 1626, Huang remaja menjadi murid dari filsuf Liu Zongzhou. Pada 1631, ia mulai belajar sejarah Tiongkok. huang aktif berpoltik sebagai loyalis Ming sampai pensiun pada 1649, menjalani sisa masa hidupnya untuk belajar. Serangkaian penangkapannya dikeluarkan setelah kebangkitan Ruan Dacheng, namun ia menghindari penangkapan melalui cara-cara yang tidak pasti. Ia kabur dari Tiongkok untuk meminta suaka politik di Jepang.

Teks politik Huang Waiting for the Dawn mengecam kekuasaan otokrat diri, dan mendeklarasikan bahwa dunia harus melibatkan masyarakat. Ia berpendapat bahwa hukum dan badan pengatur harus menjadi perkembangan kebutuhan lokal, bukan diberlakukan oleh pemimpin dengan agenda politik. Ia juga menyebut kebutuhan untuk reformasi fiskal di negara tersebut, dan kebutuhan untuk distribusi lahan setara.

Terjemahan

  • Bary, Wm. Theodore de (1994). Waiting for the Dawn A Plan for the Prince. New York: Columbia University Press. ISBN 0231080972.

Referensi

  1. ↑ Hummel, Arthur W. Sr., ed. (1943). "Huang Tsung-hsi" . Eminent Chinese of the Ch'ing Period. United States Government Printing Office. hlm. 351–54.

Pranala luar

  • Karya Zongxi Huang di Project Gutenberg
Flag of TiongkokBiography icon

Artikel bertopik biografi Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Jepang
  • Italia
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Belanda
  • Norwegia
  • Korea
  • Swedia
  • Israel
Akademik
  • CiNii
Orang
  • Trove
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Terjemahan
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Yuyao

kota di Tiongkok

Gu Yanwu

klasik dan karya-karya Zhu Xi dibandingkan mazhab "timur" dalam tradisi Huang Zongxi, yang ia gambarkan lebih menekankan pada studi sejarah dan karya filsuf

Zi Wei Dou Shu

jenis ramalan yang berasal dari Tiongkok

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026