Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Himne-himne Hurri

Lagu-lagu Hurri adalah koleksi musik yang ditulis dengan huruf paku di atas lauh tanah liat peninggalan kota kuno Ugarit, sebuah semenanjung di wilayah utara Suriah, yang diperkirakan berasal dari tahun 1400 SM. Salah satu lauh tersebut, yang kondisinya hampir utuh, memuat Himne Hurri untuk Nikkal, menjadikannya sebagai karya musik bernotasi tertua di dunia yang sebagian besar wujudnya masih bertahan utuh. Meskipun nama-nama penggubah dari beberapa kepingan komposisi lainnya telah diketahui, h.6 merupakan sebuah karya anonim.

Wikipedia article
Diperbarui 7 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Himne-himne Hurri
Gambar salah satu sisi lauh tempat Himne untuk Nikkal ditorehkan[1]
Ugarit
A duck container made from hippopotamus tusk, 13th century BC.
Situs
  • Salhi
  • Mina al-Baida
  • Ras Ibn Hani
  • Istana Ugarit
Raja-Raja
  • Ammittamru I
  • Niqmaddu II
  • Arhalba
  • Niqmepa
  • Ammittamru II
  • Ibiranu
  • Niqmaddu III
  • Ammurapi
Kultur
  • Alfabet
  • Bahasa
  • Dewa-Dewa
  • Himne Hurri
  • Baal Pembawa Petir
Prasasti
  • Siklus Baal
  • Epos Kirta
  • Kisah Aqhat
  • l
  • b
  • s

Lagu-lagu Hurri (atau Himne Hurri)[2] adalah koleksi musik yang ditulis dengan huruf paku di atas lauh tanah liat peninggalan kota kuno Ugarit, sebuah semenanjung di wilayah utara Suriah, yang diperkirakan berasal dari tahun 1400 SM.[3][4] Salah satu lauh tersebut, yang kondisinya hampir utuh, memuat Himne Hurri untuk Nikkal (juga dikenal sebagai himne pemujaan Hurri atau "doa-zaluzi kepada para dewa," atau disingkat "h.6"), menjadikannya sebagai karya musik bernotasi tertua di dunia yang sebagian besar wujudnya masih bertahan utuh. Meskipun nama-nama penggubah dari beberapa kepingan komposisi lainnya telah diketahui, h.6 merupakan sebuah karya anonim.

Sejarah

Ugarit, tempat lagu-lagu Hurri ditemukan

Lagu yang utuh tersebut merupakan salah satu dari sekitar 36 himne sejenis dalam tulisan huruf paku, yang ditemukan pada serpihan lauh tanah liat yang digali pada dekade 1950-an dari Istana Kerajaan di Ugarit (kini Ras Shamra, Suriah),[5] dalam sebuah lapisan tanah yang berasal dari abad keempat belas SM,[6] tetapi merupakan satu-satunya yang bertahan dalam wujud yang sebagian besar utuh.[7]

Laporan mengenai kelompok serpihan tersebut pertama kali diterbitkan pada tahun 1955 dan 1968 oleh Emmanuel Laroche, yang mengenali tiga serpihan yang dikatalogkan oleh para arkeolog lapangan sebagai RS 15.30, 15.49, dan 17.387 sebagai bagian dari satu lauh tanah liat yang sama. Dalam katalog Laroche, himne-himne tersebut diberi kode h. (kependekan dari "Hurri") 2–17, 19–23, 25–6, 28, 30, beserta serpihan-serpihan yang lebih kecil yaitu RS. 19.164 g, j, n, o, p, r, t, w, x, y, aa, dan gg. Himne yang utuh tersebut adalah h.6 di dalam daftar ini.[8] Naskah revisi dari h.6 diterbitkan pada tahun 1975.[9]

Melanjutkan karya Laroche, seorang Pakar Asiriologi bernama Anne Draffkorn Kilmer dan pakar musikologi bernama Marcelle Duchesne-Guillemin[10] bekerja sama pada dekade 1970-an untuk memahami makna dari lauh-lauh tersebut, dan menyimpulkan bahwa salah satu lauh menyajikan metode penalaan untuk lira Babilonia, sementara lauh yang lain merujuk pada interval musik.[11][12]

Lauh h.6 memuat lirik untuk himne kepada Nikkal, seorang dewi kebun buah di Timur Dekat Kuno, beserta petunjuk untuk penyanyi yang diiringi oleh sammûm berdawai sembilan, sejenis harpa atau, yang jauh lebih mungkin, sebuah lira.[13] Himne ini dipentaskan secara modern untuk pertama kalinya pada tahun 1974, sebuah pertunjukan yang diulas oleh New York Times dengan tulisan: "Karya ini telah merevolusi seluruh konsep mengenai asal-usul musik barat."[11]

Himne Hurri ini mendahului beberapa karya musik awal lain yang masih bertahan (misalnya, Epitaf Seikilos dan Himne-himne Delfi) hingga satu milenium lamanya, dan rekonstruksi musik tersebut telah mengalami penyempurnaan seiring berjalannya waktu. Rekonstruksi-rekonstruksi awal menafsirkan tangga nadanya secara terbalik, dengan nada-nada tertinggi secara keliru diartikan sebagai nada-nada terendah. Pada saat yang sama, upaya-upaya untuk memetakan lirik ke dalam musiknya mendorong para sejarawan untuk mencoba memperpanjang musik tersebut. Rekonstruksi Duchesne-Guillemin dapat didengarkan di halaman web Urkesh,[1] meskipun ini hanyalah salah satu dari setidaknya lima "penguraian notasi yang saling bersaing, yang masing-masing menghasilkan simpulan yang sama sekali berbeda".[14] Rekonstruksi-rekonstruksi ini (bukan penguraian dalam artian yang sebenarnya, karena aksaranya sudah sangat dipahami dan sebagian besar tidak ambigu) menggambarkan sejarah penelitian berikut penyempurnaan maupun kegagalan yang terjadi dari masa ke masa.

Lauh tersebut kini menjadi bagian dari koleksi Museum Nasional Damaskus.

Notasi

Sebuah pintu masuk ke istana kerajaan di Ugarit, tempat lagu-lagu Hurri ditemukan

Susunan lauh h.6 menempatkan kata-kata himne dalam bahasa Hurri di bagian atas, yang di bawahnya terdapat garis pembatas ganda. Teks himne ditulis dalam bentuk spiral yang berkesinambungan, berselang-seling antara sisi rekto dan verso lauh tersebut—sebuah tata letak yang tidak lazim ditemukan dalam naskah-naskah Babilonia.[15] Di bawahnya terdapat petunjuk musik dalam bahasa Akkadia, yang terdiri atas nama-nama interval yang diikuti oleh tanda angka.[7] Perbedaan dalam transkripsi sangat bergantung pada penafsiran makna tanda-tanda berpasangan ini, beserta hubungannya dengan teks himne. Di bawah petunjuk musik terdapat garis pembatas lain—kali ini berupa garis tunggal—yang di bawahnya terdapat sebuah kolofon dalam bahasa Akkadia yang berbunyi "Ini [adalah] sebuah lagu [dalam] nitkibli [yakni, penalaan nid qabli], sebuah zaluzi … ditulis oleh Ammurabi".[16] Nama ini dan nama juru tulis lain yang ditemukan pada salah satu lauh lainnya, Ipsali, keduanya merupakan nama Semit. Tidak ada nama penggubah yang dicantumkan untuk himne yang utuh tersebut, tetapi empat nama penggubah ditemukan untuk lima kepingan komposisi lainnya: Tapšiẖuni, Puẖiya(na), Urẖiya (dua himne: h.8 dan h.12), dan Ammiya. Semuanya adalah nama-nama Hurri.[17]

Notasi musik huruf paku Akkadia ini merujuk pada tangga nada diatonik pada sebuah lira berdawai sembilan , dalam sebuah sistem penalaan yang digambarkan pada tiga lauh Akkadia, dua dari periode Babilonia Akhir dan satu dari periode Babilonia Lama (sekitar abad ke-18 SM).[18] Teori Babilonia menguraikan interval-interval terts, kuart, kuint, dan sekst, tetapi hanya dengan istilah-istilah khusus untuk berbagai kelompok dawai yang dapat dijangkau oleh tangan pada jarak tersebut, dalam rentang yang murni teoretis untuk lira berdawai tujuh (meskipun instrumen sebenarnya yang digambarkan memiliki sembilan dawai). Teori Babilonia tidak memiliki istilah untuk jarak abstrak dari sebuah kuint atau kuart—hanya ada untuk kuint dan kuart di antara pasangan dawai tertentu. Akibatnya, terdapat empat belas istilah secara keseluruhan, yang menguraikan dua pasangan yang merentangi enam dawai, tiga pasangan merentangi lima dawai, empat pasangan merentangi empat dawai, dan lima pasangan berbeda yang merentangi tiga dawai.[19][22] Nama-nama dari keempat belas pasangan dawai ini menjadi landasan bagi sistem teoretis tersebut dan disusun berduaan dalam sumber-sumber kuno (pasangan nomor dawai terlebih dahulu, kemudian nama-nama Babilonia Lama yang telah dibakukan beserta terjemahannya):[23]

1–5 nīš tuḫrim (pengangkatan tumit),[24] sebelumnya dibaca nīš gab(a)rîm (pengangkatan pasangan)
7–5 šērum (nada/suara/lagu)
2–6 išartum (lurus/dalam kondisi baik)
1–6 šalšatum (terts)
3–7 embūbum (pipa buluh)
2–7 rebûttum (kuart)
4–1 nīd qablim (pelemparan bagian tengah ke bawah)
1–3 isqum (undian/bagian)
5–2 qablītum (tengah)
2–4 titur qablītim (titian bagian tengah)
6–3 kitmum (penutup/penutupan)
3–5 titur išartim (titian išartum)
7–4 pītum (pembukaan)
4–6 ṣ/zerdum (pelonggaran/pencengkeraman)

Nama dari unsur pertama pada tiap pasangan juga digunakan sebagai nama penalaan. Semua ini merupakan kuint (nīš gab(a)rîm, išartum, embūbum) atau kuart (nīd qablim, qablītum, kitmum, dan pītum), dan telah disebut oleh salah seorang cendekiawan modern sebagai interval "primer"—sedangkan ketujuh interval lainnya (yang tidak digunakan sebagai nama penalaan) merupakan interval "sekunder": terts dan sekst.[25]

Transkripsi dari dua baris pertama notasi pada h.6 berbunyi:

qáb-li-te 3 ir-bu-te 1 qáb-li-te 3 ša-aḫ-ri 1 i-šar-te 10 uš-ta-ma-a-ri
ti-ti-mi-šar-te 2 zi-ir-te 1 ša-[a]ḫ-ri 2 ša-aš-ša-te 2 ir-bu-te 2.[26]

Urutan nama-nama interval yang tidak sistematis, posisinya yang berada di bawah teks yang tampaknya berupa lirik, serta penyisipan angka-angka secara berkala, bermuara pada kesimpulan bahwa lauh-lauh ini merupakan komposisi musik bernotasi. Beberapa istilah tersebut memiliki ragam perbedaan jika dibandingkan dengan bentuk bahasa Akkadia yang ditemukan dalam teks teoretis yang lebih tua, hal ini tidak mengherankan karena kata-kata tersebut merupakan istilah serapan. Sebagai contoh, irbute dalam notasi himne tersebut sepadan dengan rebûttum dalam teks teori, šaḫri = šērum, zirte = ṣ/zerdum, šaššate = šalšatum, dan titim išarte = titur išartim. Terdapat pula beberapa kata tambahan yang lebih langka, beberapa di antaranya tampak lebih menyerupai bahasa Hurri alih-alih bahasa Akkadia. Karena kata-kata ini memutus pola interval-angka, kata-kata tersebut kemungkinan berfungsi sebagai pemodifikasi untuk nama interval yang mendahului atau mengikutinya. Baris pertama h.6, misalnya, diakhiri dengan ušta mari, dan pasangan kata ini juga ditemukan pada beberapa lauh himne kepingan lainnya, biasanya mengikuti suatu angka tetapi tidak mendahuluinya.[27]

Teks

Teks h.6 sulit dipahami, sebagian karena Bahasa Hurri itu sendiri belum dipahami secara sempurna, dan sebagian karena adanya lakuna kecil akibat serpihan yang hilang dari lauh tanah liat tersebut. Selain itu, tampaknya bahasa tersebut merupakan dialek lokal Ugarit, yang berbeda secara signifikan dari dialek-dialek yang dikenal dari sumber-sumber lain. Ada kemungkinan pula bahwa pelafalan beberapa kata telah diubah dari ucapan normalnya demi menyesuaikan dengan musiknya.[28] Terlepas dari berbagai kesulitan yang ada, jelas bahwa ini adalah teks keagamaan mengenai persembahan kepada dewi Nikkal, istri dewa bulan. Teks ini disajikan dalam empat baris, dengan keunikan bahwa tujuh suku kata terakhir dari masing-masing tiga baris pertama di sisi verso lauh diulang pada awal baris berikutnya di sisi rekto. Walaupun Laroche melihat hal ini sebagai prosedur yang serupa dengan yang digunakan oleh para juru tulis Babilonia dalam teks-teks yang lebih panjang untuk menjaga kesinambungan saat beralih dari satu lauh ke lauh lainnya, Güterbock dan Kilmer berpandangan bahwa metode semacam ini tidak pernah ditemukan di dalam teks pada satu lauh tunggal, sehingga suku-suku kata yang diulang ini pastilah merupakan refrein yang membagi teks tersebut ke dalam bagian-bagian yang teratur. Menanggapi hal ini, Duchesne-Guillemin membantah bahwa alur teks spiral rekto-verso-rekto—sebuah susunan yang tidak dikenal di Babilonia—merupakan alasan yang cukup untuk menggunakan panduan semacam itu.[29]

Upaya pertama yang diterbitkan untuk menafsirkan teks h.6 dilakukan pada tahun 1977 oleh Hans-Jochen Thiel,[30] dan karyanya menjadi landasan bagi upaya baru yang masih sangat tentatif 24 tahun kemudian oleh Theo J. H. Krispijn, setelah studi Hurriologi mengalami kemajuan pesat berkat penemuan-penemuan arkeologis pada masa itu di sebuah situs di dekat Boğazkale.[28]

Diskografi

  • Music of the Ancient Sumerians, Egyptians & Greeks, edisi baru yang diperluas. Ensemble De Organographia (Gayle Stuwe Neuman dan Philip Neuman). Rekaman CD. Pandourion PRDC 1005. Oregon City: Pandourion Records, 2006. [Mencakup h.6 yang hampir utuh (sebagai "Sebuah Zaluzi kepada para Dewa"), serta kepingan-kepingan dari 14 komposisi lainnya, mengikuti transkripsi dari M. L. West.]

Lihat pula

  • Seikilos epitaph
  • Hittite music
  • Raoul Gregory Vitale
  • Malek Jandali
  • Music of Mesopotamia

Referensi

  1. 1 2 Giorgio Buccellati, "Musik Hurri" Diarsipkan 2016-10-09 di Wayback Machine., editor madya dan pengurus web Federico A. Buccellati di situs web Urkesh (t.t.: IIMAS, 2003).
  2. ↑ Smith, John Arthur (2020). Music in Religious Cults of the Ancient Near East (dalam bahasa Inggris). Routledge. ISBN 978-1-000-21032-3.
  3. ↑ Marguerite Yon, The City of Ugarit at Tell Ras Shamra (Winona Lake, IN: Eisenbrauns, 2006): 24. ISBN 978-1575060293 (179 halaman)
  4. ↑ Dumbrill, Richard J. (2005). The Archaeomusicology of the Ancient Near East (Edisi 2. ed., rev. and corr. with additional notes and appendices). Victoria, BC: Trafford Publ. hlm. 117. ISBN 978-1-4120-5538-3.
  5. ↑ K. Marie Stolba, The Development of Western Music: A History, brief second edition (Madison: Brown & Benchmark Publishers, 1995), p. 2.; M[artin] L[itchfield] West, "The Babylonian Musical Notation and the Hurrian Melodic Texts", Music and Letters 75, no. 2 (May 1994): 161–79, citation on 171.
  6. ↑ Marcelle Duchesne-Guillemin, "Sur la restitution de la musique hourrite", Revue de Musicologie 66, no. 1 (1980): 5–26, citation on p. 10.
  7. 1 2 Anne Kilmer, "Mesopotamia §8(ii)", The New Grove Dictionary of Music and Musicians, second edition, edited by Stanley Sadie and John Tyrrell (London: Macmillan Publishers, 2001).
  8. ↑ Emmanuel Laroche, Le palais royal d' Ugarit 3: Textes accadiens et hourrites des archives Est, Ouest et centrales, 2 vols., edited by Jean Nougayrol, Georges Boyer, Emmanuel Laroche, and Claude-Frédéric-Armand Schaeffer, 1:327–35 and 2: plates cviii–cix (Paris: C. Klincksieck, 1955):; "Documents en langue houritte provenent de Ras Shamra", in Ugaritica 5: Nouveaux textes accadiens, hourrites et ugaritiques des archives et bibliothèques privées d'Ugarit, edited by Claude-Frédéric-Armand Schaeffer and Jean Nougayrol, 462–96. Bibliothèque archéologique et historique / Institut français d'archéologie de Beyrouth 80; Mission de Ras Shamra 16 (Paris: Imprimerie nationale P. Geuthner; Leiden: E. J. Brill, 1968). In the latter, the transcribed text of h.6 is on p. 463, with the cuneiform text reproduced on p. 487.
  9. ↑ Manfried Dietrich and Oswald Loretz, "Kollationen zum Musiktext aus Ugarit", Ugarit-Forschungen 7 (1975): 521–22.
  10. ↑ Foundation, Encyclopaedia Iranica. "Welcome to Encyclopaedia Iranica". iranicaonline.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-11-19.
  11. 1 2 "Origin Myths • VAN Magazine". VAN Magazine (dalam bahasa Inggris). 2019-04-04. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-10-05. Diakses tanggal 2020-09-20.
  12. ↑ Anon., "The Oldest Song in the World Diarsipkan 2019-09-08 di Wayback Machine." (Amaranth Publishing, 2006). (Accessed 12 January 2011).
  13. ↑ M[artin] L[itchfield] West, "The Babylonian Musical Notation and the Hurrian Melodic Texts", Music and Letters 75, no. 2 (May 1994): 161–79, citation on 166.
  14. ↑ M[artin] L[itchfield] West, "The Babylonian Musical Notation and the Hurrian Melodic Texts", Music and Letters 75, no. 2 (May 1994): 161–79, citation on 161. In addition to West and Duchesne-Guillemin ("Les problèmes de la notation hourrite", Revue d'assyriologie et d'archéologie orientale 69, no. 2 (1975): 159–73; "Sur la restitution de la musique hourrite", Revue de Musicologie 66, no. 1 (1980): 5–26; A Hurrian Musical Score from Ugarit: The Discovery of Mesopotamian Music, Sources from the ancient near east, vol. 2, fasc. 2. Malibu, CA: Undena Publications, 1984. ISBN 0-89003-158-4), competitors include Hans Gütterbock, "Musical Notation in Ugarit", Revue d'assyriologie et d'archéologie orientale 64, no. 1 (1970): 45–52; Anne Draffkorn Kilmer, "The Discovery of an Ancient Mesopotamian Theory of Music", Proceedings of the American Philosophical Association 115, no. 2 (April 1971): 131–49; Kilmer, "The Cult Song with Music from Ancient Ugarit: Another Interpretation", Revue d'Assyriologie 68 (1974): 69–82); Kilmer, with Richard L. Crocker and Robert R. Brown, Sounds from Silence: Recent Discoveries in Ancient Near Eastern Music (Berkeley: Bit Enki Publications, 1976; includes LP record, Bit Enki Records BTNK 101, reissued [s.d.] as CD); Kilmer, "Musik, A: philologisch", Reallexikon der Assyriologie und vorderasiatischen Archäologie 8, edited by Dietz Otto Edzard (Berlin: De Gruyter, 1997), 463–82, ISBN 3-11-014809-9; David Wulstan, "The Tuning of the Babylonian Harp", Iraq 30 (1968): 215–28; Wulstan, "The Earliest Musical Notation", Music and Letters 52 (1971): 365–82; and Raoul Gregory Vitale, "La Musique suméro-accadienne: gamme et notation musicale", Ugarit-Forschungen 14 (1982): 241–63.
  15. ↑ Marcelle Duchesne-Guillemin, "Sur la restitution de la musique hourrite", Revue de Musicologie 66, no. 1 (1980): 5–26, citation on pp. 10, 15–16.
  16. ↑ David Wulstan, "The Earliest Musical Notation", Music and Letters 52 (1971): 365–82. Citation on 372. (perlu berlangganan) Diarsipkan 2018-07-25 di Wayback Machine.
  17. ↑ M[artin] L[itchfield] West, "The Babylonian Musical Notation and the Hurrian Melodic Texts", Music and Letters 75, no. 2 (May 1994): 161–79, citation on 171.
  18. ↑ O. R. Gurney, "An Old Babylonian Treatise on the Tuning of the Harp", Iraq 30 (1968): 229–33. Citations on pp. 229 and 233. Marcelle Duchesne-Guillemin, ""Sur la restitution de la musique hourrite", Revue de Musicologie 66, no. 1 (1980): 5–26, citation on pp. 6.
  19. ↑ Marcelle Duchesne-Guillemin, ""Sur la restitution de la musique hourrite", Revue de Musicologie 66, no. 1 (1980): 5–26, citation on pp. 6–8. M[artin] L[itchfield] West, "The Babylonian Musical Notation and the Hurrian Melodic Texts", Music and Letters 75, no. 2 (May 1994): 161–79, citation on 163.
  20. ↑ Jerome Colburn, "A New Interpretation of the Nippur Music-Instruction Fragments" Diarsipkan 2020-02-16 di Wayback Machine., Journal of Cuneiform Studies 61 (2009): 97–109.
  21. ↑ Jerome Colburn, "Siḫpū in Music: Primarily Sevenths", Nouvelles Assyriologiques Brèves et Utilitaires (2018), no. 4:174–175.
  22. ↑ Satu nada dapat dilambangkan secara sederhana dengan nama dawai tersebut;[20] istilah untuk interval septim telah dikenali dalam naskah-naskah Babilonia[21] tetapi tidak muncul di Ugarit.
  23. ↑ M[artin] L[itchfield] West, "The Babylonian Musical Notation and the Hurrian Melodic Texts", Music and Letters 75, no. 2 (May 1994): 161–79, citation on 163.
  24. ↑ Samuel Mirelman and Theo J.H. Krispijn, "The Old Babylonian Tuning Text UET VI/3 899" Diarsipkan 2020-02-16 di Wayback Machine., Iraq 71 (2009): 43–52.
  25. ↑ David Wulstan, "The Tuning of the Babylonian Harp", Iraq 30 (1968): 215–28. Citation on pp. 216 n. 3 and 224.
  26. ↑ Manfried Dietrich and Oswald Loretz, "Kollationen zum Musiktext aus Ugarit", Ugarit-Forschungen 7 (1975): 521–22. Citation on p. 522.
  27. ↑ David Wulstan, "The Earliest Musical Notation", Music and Letters 52 (1971): 365–82. Citations on pp. 371 and 373–74.
  28. 1 2 Theo J. H. Krispijn, "Musik in Keilschrift: Beiträge zur altorientalischen Musikforschung 2", dalam Archäologie früher Klangerzeugung und Tonordnung: Musikarchäologie in der Ägäis und Anatolien/The Archaeology of Sound Origin and Organization: Music Archaeology in the Aegean and Anatolia, disunting oleh Ellen Hickmann, Anne Draffkorn Kilmer, dan Ricardo Eichmann, 465–79 (Orient-Archäologie 10; Studien zur Musikarchäologie 3) (Rahden: Leidorf, 2001) ISBN 3-89646-640-2. Kutipan pada hlm. 474.
  29. ↑ Marcelle Duchesne-Guillemin, "Sur la restitution de la musique hourrite", Revue de Musicologie 66, no. 1 (1980): 5–26, kutipan pada hlm. 13, 15–16.
  30. ↑ "Der Text und die Notenfolgen des Musiktextes aus Ugarit", Studi Micenei ed Egeo-Anatolici 18 (=Incunabula Graeca 67) (1977): 109–36.

Bacaan lanjutan

  • Bielitz, Mathias. 2002. Über die babylonischen theoretischen Texte zur Musik: Zu den Grenzen der Anwendung des antiken Tonsystems, second, expanded edition. Neckargemünd, DE: Männeles Verlag.
  • Braun, Joachim. 2001. "Jewish music, §II: Ancient Israel/Palestine, 2: The Canaanite Inheritance". The New Grove Dictionary of Music and Musicians, 2nd edition, edited by Stanley Sadie and John Tyrrell. London, UK: Macmillan Publishers.
  • Černý, Miroslav Karel. 1987. "Das altmesopotamische Tonsystem, seine Organisation und Entwicklung im Lichte der neuerschlossenen Texte". Archiv Orientální 55:41–57.
  • Duchesne-Guillemin, Marcelle. 1963. "Découverte d'une gamme babylonienne". Revue de Musicologie 49:3–17.
  • Duchesne-Guillemin, Marcelle. 1966. "A l'aube de la théorie musicale: concordance de trois tablettes babyloniennes". Revue de Musicologie 52:147–162.
  • Duchesne-Guillemin, Marcelle. 1969. "La théorie babylonienne des métaboles musicales". Revue de Musicologie 55:3–11.
  • Duchesne-Guillemin, Marcelle (1984). A Hurrian Musical Score from Ugarit: The discovery of Mesopotamian music (PDF). Malibu, CA: Undena Publications. ISBN 0-8900-3158-4. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 5 Maret 2025. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.
  • Gurney, O. R. 1968. "An Old Babylonian treatise on the tuning of the harp". Iraq 30:229–233.
  • Halperin, David. 1992. "Towards deciphering the Ugaritic musical notation". Musikometrika 4:101–116.
  • Kilmer, Anne Draffkorn. 1965. "The strings of musical instruments: Their names, numbers, and significance". Assyriological Studies 16 ("Studies in Honor of Benno Landsberger"): 261–268.
  • Kilmer, Anne Draffkorn. 1971. "The discovery of an ancient Mesopotamian theory of music". Proceedings of the American Philosophical Association 115:131–149.
  • Kilmer, Anne Draffkorn. 1984. "A music tablet from Sippar(?): BM 65217 + 66616". Iraq 46:69–80.
  • Kilmer, Anne Draffkorn, and Miguel Civil. 1986. "Old Babylonian musical enstructions relating to hymnody". Journal of Cuneiform Studies 38:94–98.
  • Kümmel, Hans Martin. 1970. "Zur Stimmung der babylonischen Harfe". Orientalia 39:252–63.
  • Schmidt, Karin Stella. 2006. "Zur Musik Mesopotamiens: Musiktheorie, Notenschriften, Rekonstruktionen und Einspielungen überlieferter Musik, Instrumentenkunde, Gesang und Aufführungspraxis in Sumer, Akkad, Babylonien, Assyrien und den benachbarten Kulturräumen Ugarit, Syrien, Elam/Altpersien: Eine Zusammenstellung wissenschaftlicher Literatur mit einführender Literatur zur Musik Altägyptens, Anatoliens (Hethitische Musik), Altgriechenlands und Altisraels/Palästinas". Seminar-Arbeit. Freiburg i. Br.: Orientalisches Seminar, Albert-Ludwigs-Universität Freiburg.
  • Thiel, Hans-Jochen. 1978. "Zur Gliederung des 'Musik-Textes' aus Ugarit". Revue Hittite et Asiatique 36 (Les Hourrites: Actes de la XXIVe Rencontre Assyriologique Internationale Paris 1977): 189–198.

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Himne-himne Hurri.
  • An interview with Anne Kilmer:
    • "},"archive-url":{"wt":"https://web.archive.org/web/20110707223044/http://www.bellaromamusic.com/kilmersmith/kilmerint.html"},"archive-date":{"wt":"2011-07-07"},"title":{"wt":"Interview with Anne Kilmer: Part 1"},"publisher":{"wt":"Bella Roma music (bellaromamusic.com)"}},"i":0}}]}' id="mwAic"/>Interview with Anne Kilmer: Part 1 (video). Bella Roma music (bellaromamusic.com). Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-07 – via YouTube.
    • "},"archive-url":{"wt":"https://web.archive.org/web/20110707223047/http://www.bellaromamusic.com/kilmersmith/kilmerint2.html"},"archive-date":{"wt":"2011-07-07"},"title":{"wt":"Interview with Anne Kilmer: Part 2"},"publisher":{"wt":"Bella Roma music (bellaromamusic.com)"}},"i":0}}]}' id="mwAio"/>Interview with Anne Kilmer: Part 2 (video). Bella Roma music (bellaromamusic.com). Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-07 – via YouTube.
    • "},"archive-url":{"wt":"https://web.archive.org/web/20110707223058/http://www.bellaromamusic.com/kilmersmith/kilmerint3.html"},"archive-date":{"wt":"2011-07-07"},"title":{"wt":"Interview with Anne Kilmer: Part 3"},"publisher":{"wt":"Bella Roma music (bellaromamusic.com)"}},"i":0}}]}' id="mwAi0"/>Interview with Anne Kilmer: Part 3 (video). Bella Roma music (bellaromamusic.com). Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-07 – via YouTube.
    • "},"archive-url":{"wt":"https://web.archive.org/web/20110707223102/http://www.bellaromamusic.com/kilmersmith/kilmerint4.html"},"archive-date":{"wt":"2011-07-07"},"title":{"wt":"Interview with Anne Kilmer: Part 4"},"publisher":{"wt":"Bella Roma music (bellaromamusic.com)"}},"i":0}}]}' id="mwAjA"/>Interview with Anne Kilmer: Part 4 (video). Bella Roma music (bellaromamusic.com). Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-07 – via YouTube.
  • Goranson, Casey (c. 2011). "Website article on Hurrian Hymn No. 6". individual.utoronto.ca (student website). Toronto, ON: University of Toronto. Diarsipkan dari asli tanggal 3 Maret 2025. Diakses tanggal 16 Oktober 2025. — Has midi and score examples of many different interpretations.
  • A performance of the Hymn to Nikkal (video) – via YouTube.
  • ‘The Oldest Song in the World’ performed by Peter Pringle (video) – via YouTube. — based on the interpretation of musicologist Richard Dumbrill
  • Oldest known music notation in history (video) – via YouTube. — Raoul Vitale’s interpretation

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Notasi
  3. Teks
  4. Diskografi
  5. Lihat pula
  6. Referensi
  7. Bacaan lanjutan
  8. Pranala luar

Artikel Terkait

Epitaf Seikilos

Meskipun terdapat musik bernotasi yang lebih tua (misalnya Himne-himne Hurri atau Himne-himne Delfi), semuanya hanya berupa kepingan; epitaf Seikilos memiliki

Anunnaki

dewa tua ini tidak memiliki pemujaan yang khas dalam agama Hurri–Het; sebaliknya, bangsa Hurri dan Het berupaya berkomunikasi dengan para dewa purba itu

Tablet Ugaritik

lokasi yang sama, tetapi ditulis dalam bahasa lain seperti bahasa Sumeria, Hurrian, dan Akkadia, dan ada juga yang berupa hieroglif Mesir dan Luwian serta

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026