Masakan Istana Dinasti Joseon atau Joseon Wangjo Gungjung Yori adalah kuliner tradisional yang dikonsumsi oleh keluarga istana Dinasti Joseon, kerajaan yang memimpin Korea dari tahun 1392 – 1910. Popularitas kuliner ini mengalami kebangkitan lagi pada awal abad ini. Terdapat 12 jenis hidangan yang disajikan bersama nasi dan sup. Sebagian besar masakan ini dihidangkan dalam set perangkat khusus yang terbuat dari metal perunggu (bangjja). Set masakan, nasi, dan sup disebut sura dan lauk pauknya biasanya dikategorikan sebagai berikut:
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Hidangan istana Dinasti Joseon | |
| Nama Korea | |
|---|---|
| Hangul | 조선왕조 궁중요리code: ko is deprecated |
| Hanja | 朝鮮王朝 宮中料理code: ko is deprecated |
| Alih Aksara | Joseon Wangjo Gungjung yori |
| McCune–Reischauer | Chosŏn Wangcho Gungchung yori |
Masakan Istana Dinasti Joseon atau Joseon Wangjo Gungjung Yori adalah kuliner tradisional yang dikonsumsi oleh keluarga istana Dinasti Joseon, kerajaan yang memimpin Korea dari tahun 1392 – 1910. Popularitas kuliner ini mengalami kebangkitan lagi pada awal abad ini. Terdapat 12 jenis hidangan yang disajikan bersama nasi dan sup. Sebagian besar masakan ini dihidangkan dalam set perangkat khusus yang terbuat dari metal perunggu (bangjja). Set masakan, nasi, dan sup disebut sura dan lauk pauknya biasanya dikategorikan sebagai berikut:

Sura (수라) adalah semangkuk nasi dan biji-bijian. Dua jenis sura harus selalu tersedia, yaitu sura putih dan sura merah.
Juk (죽), mi-eum (미음), dan eun-gi (응이), sedikit menyerupai bubur dan biasa disajikan pagi hari.
Guksu(국수)atau myeon(면) adalah jenis mie yang terbuat dari tepung gandum atau buckwheat.
Mandu adalah jiaozi yang direbus atau dikukus. Bahan kulit mandu dibuat dari tepung gandum atau buckwheat, lalu disajikan dengan berbagai isi lain. Tteokguk adalah sup kue beras (ddeok).
Tang atau guk adalah jenis sup yang terbuat dari rebusan tulang kering, usus, dan tulang kaki sapi.
Jochi adalah jenis masakan yang direbus, nama populernya adalah jjigae. Jjigae yang dibumbui gochujang disebut gamjeong. Bahan isi jochi biasanya makanan laut. Variasi:

Jjim adalah rebusan daging-dagingan dengan sayuran. Seon adalah rebusan daging-dagingan dengan sayuran dan tahu. Variasi:
Jeongol dan shinseollo adalah jenis sup kental. Jeongol biasanya dibumbui gochujang sehingga rasanya pedas dan kental, sementara shinseollo adalah tulang kaldu sapi dengan campuran bahan sayuran dan jamur. Variasi:
Saengchae adalah salad yang diberi bumbu cabai, garam, bawang putih dan bawang merah. Kadang-kadang kecap digunakan sebagai pengganti cabai. Variasi:
Namul adalah jenis sayuran kukus yang dibumbui dengan cabai, bawang putih, bawang bombai, minyak perilla dan minyak wijen (chamgireum). Jenis sayuran dalam namul adalah bayam, lobak, tanaman pakis osmunda regalis, pakis gosari jepang=warabi, zucchini, kecambah, bunga lonceng, rebung dan sebagainya. Sering kali ditambah bahan lain seperti mie kentang dan daging sapi panggang.
Variasi:
Jorigae (조리개) adalah sup yang dimasak dalam waktu yang cukup lama dan berisikan bumbu-bumbu yang beraroma kuat, daging, ikan, ataupun sayur-sayuran.

Jeonyuhwa (전유화) atau jeon adalah jenis pancake yang terbuat dari campuran tepung dan telur. Variasi:

Gui adalah daging yang dipanggang dan dibumbui. Bahan-bahannya adalah ganggang/rumput laut, daging sapi, akar tanaman deodeok Codonopsis lanceolata (더덕), ikan, jamur, sayuran, serta akar tanaman deureub Aralia elata seemann (드릅).

Hoe (회) adalah daging mentah yang dibumbui. Variasi:
Jang adalah jenis saus-sausan/pasta yang dibuat dari hasil fermentasi. Variasi:
Banchan adalah kumpulan hidangan sampingan yang terdiri dari banyak jenis lauk pauk. Jenisnya sangat banyak: