Gujeolpan merujuk pada hidangan Korea yang terdiri dari sembilan makanan berbeda, disusun di atas piring kayu dengan sembilan bagian yang dibagi dalam bentuk segi delapan. Namanya terdiri dari tiga kata hanja, yakni: gu, jeol, dan pan dalam bahasa Korea. Makanan dipisahkan berdasarkan warna dan bahan, dan terdiri dari berbagai namul, daging, jamur, dan makanan laut. Di tengah nampan terdapat tumpukan jeon kecil yang terbuat dari tepung terigu, yang disebut miljeonbyeong. Konon, gujeolpan merupakan makanan yang terlihat cantik tapi menyehatkan, rasanya enak, dan bergizi seimbang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Gujeolpan (Hangul: 구절판code: ko is deprecated ) merujuk pada hidangan Korea yang terdiri dari sembilan makanan berbeda, disusun di atas piring kayu dengan sembilan bagian yang dibagi dalam bentuk segi delapan.[1] Namanya terdiri dari tiga kata hanja, yakni: gu (구, "sembilan"), jeol (절, "bagian"), dan pan (판, "piring") dalam bahasa Korea. Makanan dipisahkan berdasarkan warna dan bahan, dan terdiri dari berbagai namul (sayuran daun berbumbu), daging, jamur, dan makanan laut. Di tengah nampan terdapat tumpukan jeon kecil (panekuk Korea) yang terbuat dari tepung terigu, yang disebut miljeonbyeong (밀전병code: ko is deprecated ). Konon, gujeolpan merupakan makanan yang terlihat cantik tapi menyehatkan, rasanya enak, dan bergizi seimbang.[2]
Gujeolpan sudah dikenal sejak abad ke-14 dan erat kaitannya dengan kerajaan Joseon, menjadikannya simbol kuliner istana kala itu. Gujeolpan disajikan dengan piring berbahan kayu atau plastik dengan berbentuk segi delapan dengan satu bagian di tengah dan delapan di sekelilingnya, menyerupai bunga. Selain itu, piring yang digunakan juga sering dihiasi dengan ukiran, permata, dan lukisan detail.[3]
Gujeolpan dianggap sebagai salah satu hidangan Korea yang paling indah dan berwarna-warni. Sembilan bagian dibagi dengan hati-hati dan disusun dengan berbagai macam daging dan sayuran yang sesuai untuk membuatnya berwarna-warni dan menarik secara estetika.[3]
Dahulu gujeolpan hanya tersedia bagi kalangan bangsawan Korea. Namun, sekarang dapat dinikmati oleh siapa saja di banyak tempat di Korea yang mengkhususkan diri dalam menyiapkan masakan Korea tradisional. Kadang-kadang, gujeolpan juga disiapkan di acara jamuan pernikahan. Setiap bagian luar gujeolpan (bukan tengah) memiliki berbagai jenis daging dan sayuran, seperti wortel, jamur, daging sapi, tauge, daun bawang, lobak, dan lain-lain. Sementara bagian tengah biasanya disajikan miljeonbyeong, yang merupakan kue pipih berbahan dasar gandum berbentuk lingkaran dan setipis kertas, sekilas mirip tortilla, meski lebih kecil dan lebih lembut dari itu.[4] Miljeonbyeong digunakan untuk membungkus berbagai daging dan sayuran dari masing-masing dari delapan bagian tadi. Untuk menyajikannya, orang-orang akan memilih dari berbagai delapan bagian, meletakkan makanan di atas selembar miljeongbyeong, dan membungkusnya lalu dimakan secara utuh.