Hendra Arbie adalah seorang pengusaha, dan juga aktivis pelestarian warisan sejarah dan budaya Indonesia dari Medan, Sumatera Utara. Sebagai pengusaha, ia mengelola perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan di kota tersebut.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Hendra Arbie | |
|---|---|
| Lahir | 1 Desember 1964 |
| Kebangsaan | |
| Pekerjaan | Pengusaha Aktivis |
| Dikenal atas | - Pendiri Badan Warisan Sumatra - Pendiri majalah Inside Sumatra |
| Anak | Raka Viendra |
| Orang tua | Muhammad Arbie (ayah) Syamsinar (ibu) |
Hendra Arbie (lahir 1 Desember 1964) adalah seorang pengusaha, dan juga aktivis pelestarian warisan sejarah dan budaya Indonesia dari Medan, Sumatera Utara. Sebagai pengusaha, ia mengelola perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan di kota tersebut.[1][2]
Hendra juga merupakan pendiri Badan Warisan Sumatra (BWS) pada tahun 1998, serta Inside Sumatra pada tahun 2004. BWS adalah sebuah institusi swadaya yang memperjuangkan pelestarian warisan sejarah dan budaya di pulau Sumatra, sedangkan Inside Sumatra adalah majalah yang mempromosikan pariwisata Sumatra.[3]
Hendra Arbie telah menikah dan dikaruniai anak yang bernama Raka Viendra. Ia merupakan bungsu di antara tujuh bersaudara anak dari pasangan perantau Minangkabau, Muhammad Arbie (ayah), seorang pengusaha besar di kota Medan, dengan Syamsinar (ibu). Ia adalah adik dari Rosihan Arbie, yang juga dikenal sebagai pengusaha di kota Medan.
Hendra Arbie yang lahir di kota Medan menamatkan pendidikan menengah dan tingginya di SMA Negeri 1 Medan dan Jurusan Studi Pembangunan pada Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara, Medan. Ia juga pernah menuntut ilmu pada Information Technology, Curtin University, Perth, Australia.