Henan Football Club, yang saat ini dikenal dengan nama Henan F.C. Jiuzu Dukang karena alasan sponsor, adalah sebuah klub sepak bola profesional asal Tiongkok yang berbasis di Zhengzhou, Henan, dan berkompetisi di Liga Super Tiongkok, liga kasta tertinggi sepak bola Tiongkok. Henan memainkan pertandingan kandangnya di Stadion Hanghai, yang terletak di Distrik Guancheng Hui. Klub ini dimiliki oleh Jianye Residential Group (China) Co., Ltd., yang merupakan bagian dari Central China Real Estate Limited. Nama mereka merujuk pada Jianye, nama lama dari kota kuno Jiankang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Nama lengkap | Henan Football Club 河南足球俱乐部 | ||
|---|---|---|---|
| Julukan | 红魔 (Setan Merah) | ||
| Berdiri | 1958 (1958) (semi profesional) 28 Agustus 1994 (1994-08-28) (profesional) | ||
| Stadion | Stadion Hanghai (Kapasitas: 29,860[1]) | ||
| Pemilik | Central China Real Estate Limited | ||
| Ketua | |||
| Pelatih kepala | |||
| Liga | Liga Super Tiongkok | ||
| 2025 | ke-10 dari 16 | ||
| |||
Henan Football Club (Hanzi: 河南足球俱乐部; Pinyin: Hénán Zúqiú Jùlèbù), yang saat ini dikenal dengan nama Henan F.C. Jiuzu Dukang (Hanzi: 河南俱乐部酒祖杜康) karena alasan sponsor, adalah sebuah klub sepak bola profesional asal Tiongkok yang berbasis di Zhengzhou, Henan, dan berkompetisi di Liga Super Tiongkok, liga kasta tertinggi sepak bola Tiongkok. Henan memainkan pertandingan kandangnya di Stadion Hanghai, yang terletak di Distrik Guancheng Hui. Klub ini dimiliki oleh Jianye Residential Group (China) Co., Ltd., yang merupakan bagian dari Central China Real Estate Limited. Nama mereka merujuk pada Jianye, nama lama dari kota kuno Jiankang.[2]
Cikal bakal klub ini adalah Tim Provinsi Henan yang didirikan pada tahun 1958, sementara tim sepak bola profesionalnya yang ada saat ini resmi berdiri pada 27 Agustus 1994 dengan nama Henan Construction (Hanzi: 河南建业). Klub ini belum pernah menjuarai liga, dan pencapaian tertinggi mereka adalah meraih posisi ketiga pada Liga Super Tiongkok musim 2009.[3] Pada tahun 2010, klub berganti nama menjadi Henan Jianye, lalu kembali berganti pada 2021 menjadi Henan Songshan Longmen (Hanzi: 河南嵩山龙门), sebelum akhirnya menggunakan nama yang berlaku sekarang pada 2023.
Klub sepak bola ini awalnya dikenal dengan nama Tim Provinsi Henan dan didirikan pada tahun 1958 oleh badan olahraga pemerintah setempat untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional Tiongkok 1959, sebelum kemudian bergabung dengan sistem liga sepak bola Tiongkok yang secara bertahap berkembang. Tim ini lebih sering menghabiskan waktunya di kasta kedua, kecuali dalam periode singkat pada akhir 1970-an ketika liga diperluas untuk menampung lebih banyak tim. Saat sistem liga Tiongkok berkembang hingga mencakup kasta ketiga, Henan terdegradasi dari kasta kedua pada musim liga 1981 dan harus turun ke kasta tersebut. Namun, mereka dengan cepat kembali ke kasta kedua setelah menjuarai kompetisi pada musim liga 1982. Tidak lama kemudian, mereka berhasil promosi ke kasta tertinggi pada musim liga 1985 dan bertahan hingga musim 1988 sebelum kembali terdegradasi di akhir musim.
Memasuki musim liga 1994, seluruh sistem liga sepak bola Tiongkok beralih menjadi profesional, dan Henan mengikuti perubahan tersebut pada 28 Agustus 1994 dengan menjual 40% saham klub kepada Jianye Residential Group (China) Co., Ltd., sekaligus mengganti nama menjadi Henan Construction.[4] Transisi Henan menuju profesionalisme tidak berjalan mulus. Mereka kembali terdegradasi ke kasta ketiga di akhir musim liga 1994.[5] Sekali lagi, Henan harus berjuang naik kasta setelah finis sebagai runner-up pada musim liga 1995. Selama beberapa musim berikutnya, mereka tetap berada di kasta kedua dan berjuang menghindari degradasi, hingga pada 15 Januari 1999 Henan Jianye Real Estate Development Co., Ltd. memutuskan mengambil alih penuh klub. Dengan landasan finansial yang lebih stabil, klub berhasil menjuarai kompetisi dan meneguhkan diri kembali di kasta kedua.[6]
Henan berhasil promosi ke Liga Super Tiongkok di akhir musim liga 2006 setelah menjuarai divisi kedua.[7] Pada musim debut mereka di kasta tertinggi sepak bola profesional, Henan menunjuk Pei Encai sebagai pelatih untuk menambah pengalaman dalam manajemen dan membantu menghindari degradasi. Target itu tercapai setelah mereka finis di peringkat ke-12, unggul tipis dari zona degradasi berkat kemenangan 3–2 atas Changchun Yatai. Meski berhasil bertahan, manajemen menginginkan hasil lebih baik pada musim liga 2008, yang membuat mereka berganti pelatih beberapa kali sebelum akhirnya menunjuk Tang Yaodong untuk kembali membantu menghindari degradasi. Penunjukan ini terbukti sangat berhasil. Sepanjang musim liga 2009, dia membawa Henan finis di posisi ketiga, capaian liga tertinggi sepanjang sejarah klub.
Posisi ketiga itu membuat Henan lolos untuk pertama dan satu-satunya kali ke Liga Champions AFC pada 2010. Mereka pun segera mengubah nama Inggris mereka menjadi Henan Jianye. Dalam kompetisi tersebut, Henan tersingkir di fase grup dengan catatan 3 kali imbang dan 3 kali kalah. Sejak saat itu, performa klub menurun dari tahun ke tahun. Pada 2011, mereka menutup musim di posisi ke-13, lalu setelah musim 2012 yang lebih kacau dan mengecewakan, klub terdegradasi ke kasta kedua.
Henan menunjuk kembali Tang Yaodong pada 2013, yang sukses membawa tim kembali promosi ke Liga Super Tiongkok setelah semusim. Namun, Tang kembali diberhentikan di pertengahan musim 2014 akibat performa buruk tim, dan posisinya digantikan oleh Jia Xiuquan. Tim kemudian harus berjuang keras melawan Beijing Guoan di pertandingan terakhir musim itu. Hasil imbang tanpa gol di pertandingan tersebut memastikan Henan bertahan di Liga Super Tiongkok dengan selisih tipis hanya satu poin.
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.
|
|
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.
|
|
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.
|
|
| Posisi | Nama |
|---|---|
| Pelatih kepala | |
| Asisten pelatih | |
| Asisten pelatih | |
| Asisten pelatih | |
| Pelatih penjaga gawang | |
| Pelatih fisik | |
Pelatih yang telah melatih klub dan tim sejak Henan menjadi klub profesional penuh pada 27 Agustus 1994.[9][10]
Daftar prestasi sepanjang masa termasuk periode semi-profesional tim Provinsi Henan.[11]