Hakone(Bahasa Jepang:箱根町) adalah sebuah area pegunungan di daerah barat kota Tokyo. Hakone adalah bagian dari Fuji-Hakone-Izu National Park, yang terletak kurang lebih 100 km dari Tokyo dan merupakan lokasi terdekat untuk melihat keindahan Gunung Fuji.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hakone
箱根町 | |
|---|---|
Town | |
Pemandangan Danau Ashi dan Kota Hakone dari gunung Hakone Komagatake | |
Location of Hakone in Kanagawa Prefecture | |
| Country | Japan |
| Region | Kantō |
| Prefecture | Kanagawa Prefecture |
| District | Ashigarashimo |
| Luas | |
| • Total | 92,82 km2 (3,584 sq mi) |
| Populasi (June 1, 2012) | |
| • Total | 13.492 |
| • Kepadatan | 145/km2 (380/sq mi) |
| Zona waktu | UTC+9 (Japan Standard Time) |
| - Tree | Yamazakura (Prunus jamasakura) |
| - Flower | Hakonebara (Rosa microphylla hirtura) |
| - Bird | Woodpecker |
| Phone number | 0460-85-7111 |
| Address | 256 Yumoto, Hakone-machi, Ashigarashimo-gun, Kanagawa-ken 250-0398 |
| Situs web | Town of Hakone HP |

Hakone(Bahasa Jepang:箱根町) adalah sebuah area pegunungan di daerah barat kota Tokyo.[1] Hakone adalah bagian dari Fuji-Hakone-Izu National Park, yang terletak kurang lebih 100 km dari Tokyo dan merupakan lokasi terdekat untuk melihat keindahan Gunung Fuji.[2]
Hakone adalah lokasi yang tercatat di dalam sebuah Literatur periode Heian.[3] Dikatakan dalam literatur bahwa Minamoto no Yoritomo berdoa untuk meminta kemenangan atas musuh-musuhnya di kuil Hakone Gongen.[3] Setelah kalah dalam perang Ishibashiyama, Hakone berada dalam pengontrolan klan Hojo samapai masa Sengoku.[3]
Setelah dimulainya zaman Edo, Hakone-Juku merupakan sebuah stasiun yang menghubungkan Edo dengan Tokaido Kyoto.[3] Stasiun ini juga berfungsi sebagai penghalang utama dan pos pemeriksaan resmi pada rute ini disebut dengan "Hakone Checkpoint".[3]
Setelah awal Restorasi Meiji, Hakone menjadi bagian dari Ashigara Prefektur sebelum menjadi bagian dari Kabupaten Ashigarashimo di Prefektur Kanagawa pada bulan Agustus 1876.[3] Hakone mencapai status kota pada tahun 1889.[3] Setelah merger dengan lima kota dan desa-desa tetangga di September 1956, mencapai batas yang sekarang.[3]