Guyot Horizon adalah sebuah guyot di Pegunungan Pasifik Tengah yang diperkirakan terbentuk pada Periode Kapur. Guyot ini terletak di sebelah barat Hawaii, Amerika Serikat dan sebelah utara Kepulauan Line. terbentang sepanjang 300 km dari arah barat daya hingga timur laut dengan selisih ketinggian sekitar 3.400 m dari dasarnya. Permukaan Guyot Horizon paling atas terletak pada kedalaman 1.443 m. Bagian atas guyot ini juga telah tertutupi oleh sedimen pelagik yang mengendap selama jutaan tahun yang kemudian juga dipengaruhi oleh arus laut, aktivitas organisme, serta longsor bawah laut. Nama guyot ini berasal dari nama kapal RV Horizon yang merupakan salah satu kapal penelitian milik Lembaga Oseanografi Scripps. Guyot Horizon merupakan guyot yang paling sering dipelajari di antara guyot-guyot lainnya di Pegunungan Pasifik Tengah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Guyot Horizon | |
|---|---|
| Kedalaman puncak | 1.443 m |
| Tinggi | 3.400-3.500 m |
| Lokasi | |
| Lokasi | Samudra Pasifik |
| Pegungungan | Pegunungan Pasifik Tengah |
| Koordinat | 19°07.9′N 169°27.6′W / 19.1317°N 169.4600°W / 19.1317; -169.4600 |
| Geologi | |
| Jenis | Guyot |
| Usia batuan | Paling tua sekitar Masa Albium hingga Kala Kapur akhir |
Guyot Horizon adalah sebuah guyot di Pegunungan Pasifik Tengah yang diperkirakan terbentuk pada Periode Kapur. Guyot ini terletak di sebelah barat Hawaii, Amerika Serikat dan sebelah utara Kepulauan Line. terbentang sepanjang 300 km dari arah barat daya hingga timur laut dengan selisih ketinggian sekitar 3.400 m dari dasarnya. Permukaan Guyot Horizon paling atas terletak pada kedalaman 1.443 m. Bagian atas guyot ini juga telah tertutupi oleh sedimen pelagik yang mengendap selama jutaan tahun yang kemudian juga dipengaruhi oleh arus laut, aktivitas organisme, serta longsor bawah laut.[1][2][3][4] Nama guyot ini berasal dari nama kapal RV Horizon yang merupakan salah satu kapal penelitian milik Lembaga Oseanografi Scripps.[5] Guyot Horizon merupakan guyot yang paling sering dipelajari di antara guyot-guyot lainnya di Pegunungan Pasifik Tengah.[6]
Guyot Horizon dapat terbentuk pada saat terjadinya serangkaian aktivitas vulkanis di Samudra Pasifik pada sekitar 80 hingga 100 juta tahun yang lalu. Batuan paling tua di Guyot Horizon diperkirakan setidaknya berasal dari Masa Albium (sekitar 100,5 hingga 113 juta tahun yang lalu) ketika lava basalt mengalir di wilayah Guyot Horizon. Penanggalan radiometrik dilakukan terhadap batuan dari Guyot Horizon dan menghasilkan kisaran usia batuan yaitu 88,1 ± 0,4 juta tahun serta 82,5 ± 0,4 juta tahun.[7][8] Aktivitas vulkanis berkelanjutan kemudian terjadi pada Masa Senomanium dan Turonium.[9] Pengeboran yang dilakukan dalam sebuah penelitian di Horizon dan menemukan batuan basalt pulau samudra dan basalt pematang tengah samudra.[1] Hialoklastit juga ditemukan di singkapan wilayah puncak yang mennunjukkan adanya aktivitas erupsi bawah laut.[8]
Senyawa karbonat terakumulasi dan membentuk suatu lapisan di bagian atas Guyot Horizon seiring guyot ini tenggelam selama Periode Kapur. Lapisan karbonat tersebut dari sebuah hasil pengeboran terukur memiliki ketebalan 134 m.[1] Akumulasi karbonat terjadi bersamaan dengan aktivitas vulkanisme di wilayah guyot. Terumbu karang tumbuh di perairan dangkal di sekitar guyot yang dahulu merupakan suatu pulau vulkanis selama lebih dari 6 juta tahun. Lapisan karbonat ini kemudian tertutup oleh material vulkanis dari aktivitas vulkanisme kedua di wilayah guyot pada Kala Kapur Akhir setidaknya 30 juta tahun setelah fase aktivitas sebelumnya.[10][11] Puncak Horizon tetap berada di atas permukaan laut paling tidak hingga Masa Koniasium.[12] Tidak diketahui mengapa pulau purba tersebut tenggelam—kerak Bumi di bawah gunung-gunung bawah laut yang terbentuk secara vulkanis seperti di sekitar Guyot Horizon dapat mengalami subsiden termal seiring aktivitasnya mereda dan suhunya menurun. Fosil karang juga ditemukan terkubur material vulkanis.[13][14] Sedimen pelagik di guyot mulai terbentuk pada Masa Kampanium ketika Guyot Horizon telah berada di kedalaman 1.500 m.[15][16]
Sampel batuan beku yang diambil dari Guyot Horizon kebanyakan merupakan batuan beku basalt toleitik dengan mineral seperti augit, labradorit, olivin, fenokris plagioklase dan piroksen. Temuan ini serupa dengan temuan dari sampel-sampel dari guyot lainnya di Pegunungan Pasifik Tengah.[8] Batuan karbonat berupa batu gamping dan siltstone juga ditemukan. Pada kedalaman tertentu, batuan karbonat ditemukan bercampur dengan material vulkanis. Beberapa batu gamping juga ditemukan telah mengalami silikifikasi dan fosfatisasi. Fosil-fosil yang ditemukan pada batu gamping di guyot di antaranya adalah fosil alga, bryozoa, echinoidea, foraminifera, moluska, dan ostracoda.[1][17]
Wilayah Guyot Horizon dihuni oleh berbagai jenis kehidupan laut di antranya adalah ikan-ikan seperti ogcocephalidae, bathypteroidae, chimaeriformes, moridae, synaphobranchidae, dan hiu serta berbagai jenis invertebrata seperti ophiuroidea, chaetognatha, hydroidae, loricifera, moluska, nematoda, nemertinea, ostracoda, polychaeta, sipuncula, dan berbagai jenis crustacea.[18][19][20] Beberapa ostracoda di wilayah guyot seperti cytherelloidea diperkirakan telah berevolusi dari suatu spesies yang hidup di laut dangkal pada Periode Kapur seiring wilayah guyot tenggelam.[21] Bakteri juga ditemukan di dalam sedimen di Guyot Horizon.[22] Satwa penyaring cenderung hidup di wilayah tepi bagian puncak guyot. Aktivitas organisme juga meninggalkan bekas seperti gundukan, parit, dan jejak di sedimen.[23]