Ds. Gustav Heini Managom Siahaan, disingkat sebagai G.H.M. Siahaan, seorang pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dan kemudian menjadi Ephorus HKBP ke-9. Namanya diabadikan pada salah satu ruas jalan di Balige, Toba sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Toba atas jasa-jasanya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Ompu i Gustav Heini Managom Siahaan | |
|---|---|
| Ephorus HKBP ke-9 | |
| Masa jabatan 1974–1986 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1917-12-14)14 Desember 1917 Dolok Nauli, Toba, Bataklanden, Keresidenan Tapanuli, Hindia Belanda |
| Meninggal | 28 Mei 1990(1990-05-28) (umur 72) |
| Suami/istri | Langgam br. Simanjuntak |
Ds. Gustav Heini Managom Siahaan, disingkat sebagai G.H.M. Siahaan, seorang pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dan kemudian menjadi Ephorus HKBP ke-9.[1][2][3] Namanya diabadikan pada salah satu ruas jalan di Balige, Toba sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Toba atas jasa-jasanya.[4]