Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Gua Batu Cermin

Gua Batu Cermin adalah gua yang terdapat di bukit batu yang gelap di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Luas gua ini 19 hektar, dan tingginya sekitar 75 meter. Sinar matahari masuk ke gua melalui dinding-dinding gua, dan memantulkan cahayanya di dinding batu sehingga merefleksikan cahaya kecil ke areal lain dalam gua sehingga terlihat seperti cermin. Stalaktit dan stalagmit dalam gua terlihat berkilauan saat disinari cahaya senter maupun cahaya matahari. Kilauan ini disebabkan oleh kandungan garam di dalam air yang mengalir di saat turun hujan. Hal inilah yang membuat masyarakat sekitar menyebut gua ini denga gua batu cermin.

gua di Nusa Tenggara Timur, Indonesia
Diperbarui 1 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gua Batu Cermin
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (April 2025)
Infotaula de geografia políticaGua Batu Cermin
gua Suntingan nilai di Wikidata

Tempat
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 8°28′45.73556″S 119°53′57.08555″E / 8.4793709889°S 119.8991904306°E / -8.4793709889; 119.8991904306 
Negara berdaulatIndonesia
Provinsi di IndonesiaNusa Tenggara Timur
KabupatenManggarai Barat
KecamatanKomodo
KelurahanLabuan Bajo Suntingan nilai di Wikidata
NegaraIndonesia Suntingan nilai di Wikidata

Gua Batu Cermin adalah gua yang terdapat di bukit batu yang gelap di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.[1] Luas gua ini 19 hektar, dan tingginya sekitar 75 meter.[2] Sinar matahari masuk ke gua melalui dinding-dinding gua, dan memantulkan cahayanya di dinding batu sehingga merefleksikan cahaya kecil ke areal lain dalam gua sehingga terlihat seperti cermin.[1] Stalaktit dan stalagmit dalam gua terlihat berkilauan saat disinari cahaya senter maupun cahaya matahari.[3] Kilauan ini disebabkan oleh kandungan garam di dalam air yang mengalir di saat turun hujan.[3] Hal inilah yang membuat masyarakat sekitar menyebut gua ini denga gua batu cermin.[1]

Sejarah

Gua Batu Cermin ditemukan oleh Theodore Verhoven, seorang pastor Belanda sekaligus juga sebagai seorang arkeolog.[2] Gua tersebut ditemukan pada tahun 1951.[2] Verhoven mengemukakan bahwa dahulu Pulau Flores berada di dasar laut.[2] Pernyataan ini berdasarkan temuan koral dan fosil satwa laut yang menempel di dinding gua seperti fosil kura-kura.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 "Gua Batu Cermin". indonesia.travel. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-09. Diakses tanggal 7 Juni 2014.15.00. ;
  2. 1 2 3 4 5 "Goa Batu Cermin, Mana Cerminnya?". travel.kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-08. Diakses tanggal 7 Juni 2014.15.00. ;
  3. 1 2 "Kilau Batu & Misteri Fosil Penyu di Gua Batu Cermin". travel.detik.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 7 Juni 2014.15.30. ;

Artikel bertopik geografi atau tempat Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Referensi

Artikel Terkait

Nusakambangan

pulau di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah

Prasejarah Indonesia

Artikel bagian daripada "Sejarah Indonesia" dan "Sejarah Nusantara"

Liang Bua

pemukiman di zaman prasejarah yang terletak di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Menurut kebahasaan, kata liang memiliki arti "gua" dan bua

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026