Grogol adalah sebuah kelurahan di Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Grogol | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Barat | ||||
| Kota | Depok | ||||
| Kecamatan | Limo | ||||
| Kodepos | 16533[1] | ||||
| Kode Kemendagri | 32.76.04.1002 | ||||
| Kode BPS | 3276060002 | ||||
| Luas | 3,64 km² | ||||
| Jumlah penduduk | 26.868 jiwa | ||||
| Kepadatan | 7.381 jiwa/km² | ||||
| |||||
Grogol adalah sebuah kelurahan di Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, Indonesia.
Secara toponimi, nama Grogol disebut berasal dari Bahasa Sunda garogol yang berarti perangkap hewan buas dari kayu yang berbentuk tombak. Dahulu kala kawasan Limo yang termasuk kawasan hulu Kali Grogol merupakan hutan belantara yang dihuni oleh banyak hewan buas.[2]
Saat Depok mendapat status sebaga kota administratif, Grogol tidak termasuk menjadi bagian wilayahnya melainkan di bawah Parung, Kabupaten Bogor. Barulah ketika tahun 1999 saat Depok dinaikkan statusnya menjadi kotamadya, Grogol menjadi bagian Kota Depok di bawah Kecamatan Limo.[3]
Kelurahan Grogol terletak pada sisi barat Kota Depok, memiliki luas area 3,64 km2 atau menyumbang 30,74% dari keseluruhan luas Kecamatan Limo.[4]
Secara geografis, Grogol berbatasan dengan:
Kelurahan Grogol dilalui oleh Kali Grogol dan berbatasan dengan Kali Krukut di sisi timur.
Saat ini Kelurahan Grogol dipimpin oleh Boni Sobari Kusumah yang pada periode 2012-2015 sempat menjabat sebagai sekretaris kelurahan.[5]
Kantor Kelurahan Grogol yang baru berlantai dua berlokasi di Jalan Cemara, RT3/9 dengan luas bangunan 1.000 m2 di atas tanah 5.000 m2. Kantor kelurahan yang lama pernah berlokasi sementara di Jalan Raya Grogol, No.52, RT6/1, tetapi kini telah dialihfungsikan menjadi gedung Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) dalam rangka perluasan UPTD Puskesmas Kecamatan Limo di 2020.[6]
Kelurahan Grogol dilalui oleh angkot dengan rute sebagai berikut:[7]
Sebagian wilayah Grogol dilewati oleh dua ruas jalan tol yakni: