Gereja Yesus Sejati adalah suatu organisasi gereja Kristen non-denominasi (mandiri) yang asalnya didirikan di Beijing, Republik Tiongkok pada tahun 1917.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Penggolongan | Protestan |
|---|---|
| Wilayah | Seluruh dunia |
| Didirikan | 1917 (1917) Beijing, Tiongkok |
| Umat | 1.500.000–3.000.000 (2013)[1] |
| Situs web resmi | tjc |

Gereja Yesus Sejati adalah suatu organisasi gereja Kristen non-denominasi (mandiri) yang asalnya didirikan di Beijing, Republik Tiongkok pada tahun 1917.[2]
Pada 1939, aliran ini masuk ke Indonesia dan Gereja Yesus Sejati pun didirikan di Indonesia.
Pada 1967, Perkumpulan Internasional Gereja ini terbentuk di Los Angeles, Amerika Serikat. Keseluruhan anggota Gereja ini sekitar 1,5 juta orang jumlahnya dan terdapat di lima benua.
| Bagian dari seri tentang |
| Kekristenan |
|---|
|
|
Kesepuluh Dasar Kepercayaan Gereja Yesus Sejati ialah:
Gereja Yesus Sejati percaya bahwa juruselamat telah datang, disalibkan, dan naik ke surga dan memilih tidak merayakan Hari Natal pada tanggal 25 Desember. Gereja Yesus Sejati memandang bahwa perayaan Kristen harus didasarkan pada perintah-perintah yang tercatat dalam Alkitab. Hari Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember pada mulanya adalah Hari Kelahiran Dewa Matahari/Sol Invictus, karena pada masa lampau penduduk kota Roma merayakan pesta besar yang disebut Saturnalia Romawi. Ketetapan untuk mengkonversikan 25 Desember menjadi hari raya Kristen dengan menjadikannya sebagai hari kelahiran Yesus dilakukan oleh Paus Julius I pada pertengahan abad ke-4 di kota Roma. Karena itulah Gereja Yesus Sejati tidak merayakan Hari Natal. Namun mengimani bahwa perayaan kedatangan Tuhan Yesus harus menjadi ketetapan ucapan syukur yang dilakukan setiap saat oleh umat Kristen.