Paroki Santo Agustinus Payak Kumang adalah paroki dari Gereja Katolik Roma di Keuskupan Ketapang. Pusat Paroki Payak Kumang terletak di Desa Payak Kumang, di Kecamatan Delta Pawan—kecamatan yang sama dengan Paroki Santa Gemma Galgani, Katedral Ketapang, di Kabupaten Ketapang - Kalimantan Barat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Gereja Santo Agustinus, Payak Kumang | |
|---|---|
| Lokasi | Jl. Gatot Subroto Desa Payak Kumang[1] Delta Pawan, Ketapang, Kalimantan Barat 78813 |
| Jumlah anggota/umat | 957 jiwa (2014)[2] |
| Sejarah | |
| Dedikasi | Santo Agustinus |
| Administrasi | |
| Keuskupan | Keuskupan Ketapang |
| Parokial | |
| Stasi | 1[2] |
| Jumlah lingkungan | 5 Kring[2] |
Paroki Santo Agustinus Payak Kumang adalah paroki dari Gereja Katolik Roma di Keuskupan Ketapang. Pusat Paroki Payak Kumang (Paya Kumang) terletak di Desa Payak Kumang, di Kecamatan Delta Pawan—kecamatan yang sama dengan Paroki Santa Gemma Galgani, Katedral Ketapang, di Kabupaten Ketapang - Kalimantan Barat.
Saat ini, Paroki Santo Agustinus Payak Kumang dilayani oleh dua orang Imam: (1) RP. Vitalis Nggeal, CP sebagai Pastor Paroki, (2) RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP sebagai Pastor Vikaris Ex Officio. [3]
Paroki ini awalnya didirikan sebagai praparoki pada tanggal 28 Agustus 2009, sebagai pemekaran dari Paroki Santo Gemma Galgani (Katedral Ketapang). Praparoki ini dipimpin oleh Pastor Zacharias Lintas, Pr sebagai pastor praparoki pertama. Melihat pertumbuhan umat dan partisipasi yang semakin meningkat, Keuskupan Ketapang bersama dewan penasehatnya memutuskan untuk meningkatkan status praparoki menjadi paroki penuh pada tanggal 20 Juli 2010. Peresmian resmi Paroki Santo Agustinus Payak Kumang dilakukan melalui Misa Perdana pada tanggal 12 September 2010, yang dipimpin oleh Pastor Thomas Romio, CP sebagai pastor paroki pertama.
Dalam perjalanannya, paroki ini mengalami pertumbuhan yang signifikan. Awalnya terdiri dari tiga kring, kini telah berkembang menjadi sembilan kring, mencakup Kring Santo Simon, Santa Perawan Maria, Santo Filipus, Santa Lusia, Santo Gabriel Possenti, Santa Sesilia, Santa Rafael, Kanak-Kanak Yesus, dan Santo Yohanes Pembaptis. Jumlah umat pun meningkat menjadi sekitar 1.800 jiwa.
Paroki ini dilayani oleh para imam dari Kongregasi Pasionis (CP), yang juga memiliki peran penting dalam sejarah Keuskupan Ketapang. Kongregasi ini mulai berkarya di wilayah Ketapang sejak tahun 1939 atas permintaan Mgr. Van Valenberg, dengan kedatangan para misionaris seperti Pastor Canisius Pijnapples, CP dan Pastor Bernardinus Knippenberg, CP.
Gereja Santo Agustinus terletak di Jl. Gatot Subroto, Desa Payak Kumang, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Paroki ini merupakan bagian dari Keuskupan Ketapang berlokasi di Komplek Pastoral Bina Utama Jl. Gatot Subroto di mana Catholic Center dan Seminari Menengah Santo Laurensius Ketapang berada.