Garuda Take Off adalah sebuah patung modern karya pematung Indonesia I Nyoman Nuarta, yang terletak di kawasan Bandar Udara Internasional Nusantara, Sepaku, Kalimantan Timur. Patung ini menjadi salah satu ikon visual dari pembangunan ibu kota baru Indonesia dan melambangkan semangat kemajuan serta transformasi bangsa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Garuda Take Off | |
|---|---|
Patung Garuda Take Off Bandara Nusantara | |
| Seniman | I Nyoman Nuarta |
| Tahun | 2024 |
| Tipe | Patung |
| Medium | Baja dan kuningan |
| Ukuran | 20 cm × 11 cm × 27 cm (7,9 in × 4,3 in × 11 in) |
| Bobot | ±300 ton |
| Lokasi | Sepaku, Kalimantan Timur |
| Pemilik | Otorita Ibu Kota Nusantara |
Garuda Take Off adalah sebuah patung modern karya pematung Indonesia I Nyoman Nuarta, yang terletak di kawasan Bandar Udara Internasional Nusantara, Sepaku, Kalimantan Timur. Patung ini menjadi salah satu ikon visual dari pembangunan ibu kota baru Indonesia dan melambangkan semangat kemajuan serta transformasi bangsa.[1]
Patung ini memiliki dimensi monumental dengan tinggi 20 meter, panjang 27 meter, dan lebar 11 meter, serta berat sekitar 300 ton. Material utama yang digunakan adalah baja dan kuningan, seluruhnya diproses di studio Nyoman Nuarta di Bandung, Jawa Barat.[1]
Konsep "Garuda Take Off" menggambarkan burung Garuda yang tengah bersiap untuk lepas landas. Filosofinya antara lain:[1]
Patung ini dibangun dalam waktu kurang dari satu tahun oleh PT Siluet Nyoman Nuarta.[1] Komponen-komponennya dikirim dari Bandung ke Kalimantan Timur pada Juli 2024 menggunakan 12 truk tronton wing box yang dioperasikan oleh Pos Indonesia.[2]
Patung ini ditempatkan di area Bandar Udara Internasional Nusantara, yang menjadi pintu gerbang utama kunjungan tamu kenegaraan ke Ibu Kota Nusantara. Lokasi ini dipilih untuk menjadikan patung sebagai landmark simbolik dari IKN.[1]