Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiGalaksi tipe-cD
Artikel Wikipedia

Galaksi tipe-cD

Galaksi tipe cD disebut juga dengan galaksi cD merupakan salah satu klasifikasi morfologi galaksi, subtipe dari galaksi elips raksasa tipe-D. Galaksi ini ditandai oleh adanya halo bintang besar yang umumnya terletak di pusat gugus galaksi yang kaya. Sebutan lain untuk galaksi ini antara lain galaksi elips super raksasa atau galaksi dominan pusat merujuk pada ukuran yang besar dan posisinya di pusat gugus galaksi tertentu.

Wikipedia article
Diperbarui 9 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Galaksi tipe-cD
ESO 383-76 dalam gugus Abell 3571, difoto oleh Instrumen Spektroskopi Energi Gelap pada tahun 2019

Galaksi tipe cD (dalam bahasa Inggris : type-cD galaxy atau cD-type galaxy) disebut juga dengan galaksi cD merupakan salah satu klasifikasi morfologi galaksi, subtipe dari galaksi elips raksasa tipe-D. Galaksi ini ditandai oleh adanya halo bintang besar yang umumnya terletak di pusat gugus galaksi yang kaya.[1] Sebutan lain untuk galaksi ini antara lain galaksi elips super raksasa atau galaksi dominan pusat merujuk pada ukuran yang besar dan posisinya di pusat gugus galaksi tertentu.[2]

Karakteristik

Galaksi tipe cD merupakan salah satu klasifikasi dalam skema klasifikasi galaksi Yerkes, yang masih digunakan secara luas bersama dengan tipe D. Huruf “c” pada istilah cD menunjukkan ukuran galaksi yang sangat besar, sehingga sering disebut sebagai superraksasa, sedangkan huruf “D” merujuk pada sifat galaksi yang tampak menyebar atau difus.[2] Dalam beberapa literatur, istilah cD juga dipandang sebagai singkatan dari galaksi Dominan pusat (central dominant galaxy).[3] Galaksi cD termasuk salah satu galaksi yang terbesar yang diketahui di alam semesta.

Galaksi cD memiliki kesamaan dengan galaksi lentikular (S0) dan galaksi elips (E#), tetapi ukurannya jauh lebih besar. Beberapa galaksi cD memiliki selubung atau envelope bintang yang dapat melampaui satu juta tahun cahaya dari pusatnya. Bentuknya menyerupai galaksi elips, dengan selubung bercahaya rendah yang mungkin termasuk dalam gugus galaksi seperti halnya galaksi cD.[4] Saat ini diyakini bahwa galaksi cD terbentuk melalui proses penggabungan galaksi.Beberapa cD memiliki beberapa inti galaksi.

Galaksi cD adalah salah satu jenis yang sering ditemukan sebagai galaksi gugus paling terang (BCG) dari sebuah gugus galaksi. Banyak galaksi kelompok fosil menunjukkan kemiripan dengan galaksi cD BCG, sehingga muncul teori bahwa galaksi cD dapat terbentuk melalui pembentukan kelompok fosil yang kemudian menjadi pusat gugus galaksi baru. Meskipun demikian, galaksi cD jarang ditemukan sebagai galaksi medan, berbeda dengan kelompok fosil. Diperkirakan galaksi cD membentuk sekitar 20 persen dari keseluruhan BCG.[4]

Signifikansi

Galaksi masif, seperti galaksi elips superraksasa, memiliki peran dalam memahami evolusi alam semesta. Bersama dengan galaksi besar tipe awal lainnya, galaksi ini menyumbang sekitar setengah dari total massa bintang di alam semesta, memberikan kontribusi terhadap pemerkayaan kimia, dan menyediakan informasi mengenai sejarah pembentukan bintang di alam semesta.[5]

Pertumbuhan

Galaksi cD diyakini berkembang melalui penggabungan galaksi-galaksi yang bergerak menuju pusat gugus galaksi, sebuah teori yang pertama kali diajukan oleh Herbert J. Rood pada tahun 1965.[6] Mekanisme pertumbuhan yang disebut kanibalisme galaksi menghasilkan diameter dan kecerahan galaksi cD yang besar.[7] Galaksi kedua terang dalam gugus biasanya memiliki kecerahan lebih rendah karena telah “dimakan” oleh galaksi cD.[8] Sisa-sisa galaksi yang digabungkan kadang muncul sebagai halo gas dan debu yang menyebar,[7] sebagai aliran pasang surut, atau inti galaksi yang tidak sepenuhnya terserap di luar pusat galaksi cD. Selubung ini dapat terdiri dari cahaya intra-gugus yang berasal dari bintang-bintang yang terlepas dari galaksi asalnya, dengan ukuran mencapai hingga tiga juta tahun cahaya. Diperkirakan galaksi cD sendiri menyumbang antara 1 hingga 7 persen dari total massa barion dalam 12,5 jari-jari virial bergantung pada massa gugus galaksi.[9]

Gesekan dinamis

Gesekan dinamis dianggap berperan dalam pembentukan galaksi cD di pusat gugus galaksi.[10] Proses ini dimulai ketika gerakan galaksi besar dalam gugus menarik galaksi yang lebih kecil dan materi gelap kedalam jejak di belakangnya. Kepadatan berlebih ini mengikuti galaksi besar dan memberikan gaya gravitasi konstan, sehingga memperlambat gerakannya. Saat energi kinetik berkurang, galaksi besar secara bertahap bergerak menuju pusat gugus. Di pusat, bintang-bintang, gas, debu, dan materi gelap dari galaksi besar beserta galaksi-galaksi yang mengikutinya akan bergabung dengan materi galaksi lain yang sebelumnya telah berada di pusat.[11] Akumulasi ini menghasilkan galaksi besar atau superraksasa yang bersifat difus atau elips.[12] Inti pusat galaksi yang telah digabungkan atau sedang dalam proses penggabungan dapat tetap terlihat dalam waktu lama, muncul sebagai beberapa inti pada galaksi cD.[13]

Gugus cD

Galaksi tipe-cD juga digunakan untuk mendefinisikan gugus. Gugus galaksi dengan cD di pusatnya disebut gugus cD (cD cluster) atau gugus galaksi cD (cD galaxy cluster atau cD cluster of galaxies). [14]

Contoh

  • 3C 401
  • Abell 1201 BCG
  • Abell 1413 BCG
  • ESO 383-76, galaksi pusat besar Abell 3571
  • Holmberg 15A (rumah bagi salah satu lubang hitam terbesar yang diketahui saat ini)
  • IC 1101, galaksi pusat besar dari gugus masif Abell 2029. [15]
  • Messier 87, galaksi pusat di Gugus Virgo
  • NeVe 1, galaksi induk dari peristiwa letusan Supergugus Ophiuchus, letusan paling energik yang pernah diketahui.
  • NGC 1399 di Gugus Fornax
  • NGC 4889, juga dikenal sebagai Caldwell 35, galaksi super raksasa, galaksi elips kelas-4, merupakan objek paling terang di dalam konstelasi Coma Berenices.
  • NGC 6086
  • NGC 6166 [16]
  • Perseus A [17]
  • QSO 0957, objek pertama yang teridentifikasi dengan lensa gravitasi

Lihat juga

  • Galaksi elips (E#)
  • Galaksi elips raksasa (gE)
  • Galaksi lentikular (S0, SA0, SAB0, SB0, E9)
  • Galaksi Seyfert
  • Galaksi tipe-D

Referensi

  1. ↑ A Dictionary of Astronomy (dalam bahasa Inggris) (Edisi 2). Oxford University Press. 2012-01-01. doi:10.1093/acref/9780199609055.001.0001. ISBN 978-0-19-960905-5.
  2. 1 2 Global Telescope Network, "Types of Galaxies" Diarsipkan 16 July 2010 di Wayback Machine., Kevin McLin, 14 April 2010 (accessed 14 April 2010)
  3. ↑ "Uncertainties on Clusters of Galaxies Distances", C. Adami, M.P. Ulmer, 18 July 2000, arXiv:astro-ph/0007265 (accessed 14 April 2010)
  4. 1 2 "Surface Photometry and the Structure of Elliptical Galaxies - J. Kormendy & S. Djorgovski". ned.ipac.caltech.edu. Diakses tanggal 2025-11-22.
  5. ↑ Barbosa, C.E.; Spiniello, C.; Arnaboldi, M.; Coccato, L.; Hilker, M.; Richtler, T. (May 2021). "A preserved high-z compact progenitor in the heart of NGC 3311 revealed with MUSE 2D stellar population analysis". Astronomy & Astrophysics. 649: 19. arXiv:2012.11609. Bibcode:2021A&A...649A..93B. doi:10.1051/0004-6361/202039809.
  6. ↑ Rood, Herbert J. (1965). The Dynamics of the Coma Cluster of Galaxies (PhD thesis). The University of Michigan.
  7. 1 2 "Curious About Astronomy?". Diakses tanggal 28 March 2007.
  8. ↑ Hausman, M. J.; Ostriker, J. P. (November 1977). "Cannibalism among the galaxies—Dynamically produced evolution of cluster luminosity functions". The Astrophysical Journal Letters. 217: L125 – L128. Bibcode:1977ApJ...217L.125O. doi:10.1086/182554.
  9. ↑ Section 8 of Vikhlinin, A.; Kravtsov, A.; Forman, W.; Jones, C.; Markevitch, M.; Murray, S. S.; Van Speybroeck, L. (April 2006). "Chandra Sample of Nearby Relaxed Galaxy Clusters: Mass, Gas Fraction, and Mass-Temperature Relation". The Astrophysical Journal. 640 (2). Chicago, Illinois, USA: 691–709. arXiv:astro-ph/0507092. Bibcode:2006ApJ...640..691V. doi:10.1086/500288. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  10. ↑ Merritt, David (January 1983). "Relaxation and tidal stripping in rich clusters of galaxies. I. Evolution of the mass distribution". The Astrophysical Journal. 264: 24–48. Bibcode:1983ApJ...264...24M. doi:10.1086/160571.
  11. ↑ Merritt, David (January 1984). "Relaxation and tidal stripping in rich clusters of galaxies. II. Evolution of the luminosity distribution". The Astrophysical Journal. 276: 26–37. Bibcode:1984ApJ...276...26M. doi:10.1086/161590.
  12. ↑ Merritt, David (February 1985). "Relaxation and tidal stripping in rich clusters of galaxies. III. Growth of a massive central galaxy". The Astrophysical Journal. 289: 18–32. Bibcode:1985ApJ...289...18M. doi:10.1086/162860.
  13. ↑ Merritt, David (May 1984). "The nature of multiple-nucleus cluster galaxies". The Astrophysical Journal. 280: L5–8. Bibcode:1984ApJ...280L...5M. doi:10.1086/184257.
  14. ↑ PDF, "'Tuning Fork' Classification of Rich Clusters of Galaxies", Herbert J.Rood, Gummuluru N. Sastry, June 1971, DOI:10.1086/129128, Bibcode: 1971PASP...83..313R (accessed 14 April 2010)
  15. ↑ Science, "The Central Galaxy in Abell 2029: An Old Supergiant", Juan M. Uson, Stephen P. Boughn, and Jeffrey R. Kuhn, 26 October 1990, Vol. 250, no. 4980, pp. 539–540, DOI:10.1126/science.250.4980.539
  16. ↑ Nature, "FIGURE 3. The entropy of the intracluster medium in spherical shells of radius r." 9 July 2009, ISSN 0028-0836 ; E-ISSN 1476-4687 ; (accessed 15 April 2010)
  17. ↑ Nature, "FIGURE 4. Optical, radio and X-ray images of the Perseus cluster." 9 July 2009, ISSN 0028-0836 ; E-ISSN 1476-4687 ; (accessed 15 April 2010)
  • l
  • b
  • s
Galaksi
Bentuk
Galaksi cakram
Galaksi lentikular
berpalang
tak berpalang
Galaksi spiral
Galaksi pucat
berpalang
berflokulasi
berdesain agung
menengah
Magellan
tak berpalang
  • Galaksi katai
    • elips
    • tak beraturan
    • bulat
    • spiral
  • Galaksi eliptis
    • superraksasa
  • Galaksi tak beraturan
    • berpalang
  • Galaksi ganjil
  • Galaksi cincin
    • kutub
Struktur
  • Inti galaksi aktif
  • Tonjolan galaksi
  • Halo materi gelap
  • Cakram
  • Halo galaksi
    • korona
  • Bidang galaksi
  • Medium antarbintang
  • Protogalaksi
  • spiral
  • Lubang hitam supermasif
Inti aktif
  • Blazar
  • LINER
  • Galaksi Markarian
  • Kuasar
  • Galaksi radio
    • Bentuk-X
  • Jet astrofisika
  • Galaksi Seyfert
Galaksi energik
  • LAE
  • LIRG
  • Galaksi ledakan bintang
    • katai kompak biru
    • polong
    • biru meredup
  • Galaksi panas tertutup debu (Hot DOGs)
Aktivitas rendah
  • Kecerahan permukaan yang rendah
  • UDG
Interaksi
  • Bidang galaksi
  • Gelombang galaksi
  • Awan galaksi
    • Grup galaksi
    • Gugusan galaksi
    • sangat terang
    • Fosil
  • Interaksi galaksi
    • gabung
  • Galaksi ubur-ubur
  • Galaksi satelit
  • Aliran bintang
  • Supergugus
  • Filamen galaksi
  • Galaksi void
  • Void dan supervoid
Daftar
  • Galaksi
    • Nama penemu
    • Terbesar
    • Terdekat
    • Cincin kutub
    • Galaksi cincin
    • Galaksi spiral
  • Grup dan gugusan
  • Grup kuasar besar
  • Kuasar
  • Supergugus
  • Void

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Karakteristik
  2. Signifikansi
  3. Pertumbuhan
  4. Gesekan dinamis
  5. Gugus cD
  6. Contoh
  7. Lihat juga
  8. Referensi

Artikel Terkait

Galaksi

ruang angkasa

Bima Sakti

galaksi spiral di Grup Lokal, yang di dalamnya terdapat Tata Surya (matahari dan planet-planetnya)

Daftar galaksi

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026