Gereja Kristen Kalimantan Barat adalah suatu organisasi Gereja Kristen Protestan di Indonesia yang berdomisili di Kalimantan Barat, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Logo GKKB | |
| Penggolongan | Protestan |
|---|---|
| Pemimpin | Pdt. Daniel Kristianto |
| Wilayah | Kalimantan Barat, Indonesia |
| Didirikan | 1906 Kalimantan Barat |
| Jemaat | 45 (21 Jemaat dan 24 Pos PI) |
| Situs web resmi | http://www.gkkb.or.id/ |
Gereja Kristen Kalimantan Barat (disingkat GKKB) adalah suatu organisasi Gereja Kristen Protestan di Indonesia yang berdomisili di Kalimantan Barat, Indonesia.
Gereja Kristen Kalimantan Barat berdiri karena buah pekerjaan misi misionaris-misionaris dari berbagai negara. Sejarah gereja ini dimulai dari tiga gereja yang berdiri secara terpisah di tiga kota utama: Singkawang, Pontianak, dan Pemangkat.
GKKB Jemaat Singkawang, memiliki sejarah paling panjang, berdiri pada awal abad ke-20, tepat pada tahun 1906, buah hasil pelayanan misionaris Amerika yang bernama Charles M. Worthington. Kemudian pada tahun 1928 Gereja ini mendapat bantuan pelayanan dari Basel Mission.
GKKB Jemaat Pontianak, dimulai pada tahun 1935 oleh sekelompok orang Kristen asal Tiongkok. Gereja ini kemudian mendapatkan bantuan pelayanan dari hamba-hamba Tuhan Tiongkok.
Selama pendudukan Jepang, orang-orang Tionghoa di Kalimantan Barat, khususnya orang-orang Kristen Tionghoa mengalami masa penderitaan. Namun mereka tetap bertahan, walaupun gereja ditutup dan salah satu pendetanya dibunuh. Gereja ini kembali setelah masa perang dan pada tahun 1950 mendapatkan bantuan pelayanan dari misionaris China Inland Mission (sekarang OMF International).
GKKB Jemaat Pemangkat dirintis oleh beberapa orang Kristen yang pindah ke kota Pemangkat. Awalnya hanyalah berupa kebaktian rumah tangga. Namun, atas bantuan para misionaris yang datang ke Pemangkat pada tahun 1950-an, maka Gereja Pemangkat resmi berdiri pada tahun 1963.
Ketiga gereja ini kemudian meluaskan pelayanan ke daerah sekitarnya, maka berdirilah gereja-gereja di berbagai kota di Kalimantan Barat.
Pada awalnya ketiga gereja ini berdiri sendiri. Baru pada tahun 1966 ketiga gereja utama berserta gereja-gereja yang didirikan masing-masing sepakat bergabung dan mendirikan satu organisasi dengan nama Tiong Hua Kie Tok Kauw Hwee, dengan Gereja Pontianak sebagai pusat.
Menghadapi pergolakan politik dan sosial di Indonesia, maka melalui Sidang Raya pada 1967, gereja Tiong Hoa Kie Tok Kauw Hwe (中華基督教會), diubah namanya menjadi Gereja Kristen Kalimantan Barat.
Pada tanggal 2 Juli 1988, GKKB bergabung dengan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).[1] GKKB juga menjadi anggota Persekutuan Gereja-Gereja Tionghoa di Indonesia (PGTI).
Berikut ini adalah daftar anggota sinode Gereja Kristen Kalimantan Barat yang tersebar di daerah Kalimantan Barat:
| No. | Nama | Dari | Sampai | Keterangan |
| 1. | ? | 1935 | 1971 | |
| 2. | Pdt. Paulus Daun Diarsipkan 2011-06-20 di Wayback Machine. | 1971 | 1979 | |
| 3. | Antono Fu | 1989 | 1991 | |
| 4. | Herman Sapar | 1991 | 1999 | |
| 5. | Pdt. Timotius Fu | 1999 | 2001 | |
| 6. | Pdt. William Herjinto | 2001 | 2019 | |
| 7. | Pdt. Daniel Kristianto | 2019 | 2023 | |
| 8. | Pdt. Samuel Fu | 2023 | Sekarang |