Gereja Protestan Soteria di Indonesia (GPSI) adalah sebuah gereja beraliran Calvinis yang berdiri pada 4 Mei 1975 di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Jemaat pertama dari GPSI ini diberi nama GPSI Jemaat Soteria, diikuti dengan bergabungnya beberapa jemaat lain ke lingkup GPSI yang membentuk Sinode Gereja Protestan Soteria di Indonesia (GPSI) berdasarkan Sidang Sinode I pada 20-23 Oktober 1995 di Graha Wisata Remaja Jaya Ancol, Jakarta. Saat ini, jemaat-jemaat lokal dan pos-pos pelayanan GPSI tersebar di Jakarta, Depok, Solo, Lampung dan Kalimantan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. |
Gereja Protestan Soteria di Indonesia (GPSI) adalah sebuah gereja beraliran Calvinis yang berdiri pada 4 Mei 1975 di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Jemaat pertama dari GPSI ini diberi nama GPSI Jemaat Soteria, diikuti dengan bergabungnya beberapa jemaat lain ke lingkup GPSI yang membentuk Sinode Gereja Protestan Soteria di Indonesia (GPSI) berdasarkan Sidang Sinode I pada 20-23 Oktober 1995 di Graha Wisata Remaja Jaya Ancol, Jakarta. Saat ini, jemaat-jemaat lokal dan pos-pos pelayanan GPSI tersebar di Jakarta, Depok, Solo, Lampung dan Kalimantan.
Dalam melaksanakan panggilan dan pengutusannya, GPSI meyakini bahwa gereja berdiri hanya pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus, seperti tertulis dalam 1 Korintus 3:11, "Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus."
Sebagai gereja dengan latar belakang tradisi Calvinis, sistem pemerintahan (kepemimpinan) di GPSI adalah Presbiterial-Sinodal. Pejabat gereja dalam lingkup GPSI terdiri dari Pendeta, Penginjil, Penatua dan Diaken.
GPSI diterima menjadi sinode gereja anggota ke-86 Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) pada Sidang MPL-PGI tahun 2007 di Manado, bersamaan dengan diterimanya Gereja Kristus Yesus (GKY), Gereja Kristen Protestan Injili Indonesia (GKPII) dan Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) sebagai sinode gereja anggota PGI.
Sidang Sinode ke VIII Gereja Protestan Soteria di Indonesia (GPSI)[1]
Kinasih Ressort and Conference, 4-6 Juli 2025
Sidang Sinode ke VIII Gereja Protestan Soteria di Indonesia (GPSI) telah berlangsung pada 4-6 Juli 2025 bertempat di Kinasih Ressort and Conference, Caringin. Sidang Sinode yang menjadi agenda rutin setiap 4 (empat) tahun sekali ini dibuka oleh Pdt. Ferry Simanjuntak selaku Ketua Umum Majelis Sinode GPSI periode 2021-2025. Hadir mewakili PGI pada persidangan sinode ini adalah Pdt. Darwin Darmawan (Sekretaris Umum PGI) sekaligus memberikan materi di awal persidangan dengan judul “Ecclesia Domestica”.
Sidang Sinode ini dipimpin oleh Majelis Persidangan yang dipilih oleh seluruh peserta persidangan. Ketua Majelis Persidangan ke VIII GPSI adalah Pdt. Ari Siagian yang beranggotakan Pnt. Nicha Korompis, Pnt. Paulus Mokodaser, Dkn. Clinton Sihombing, Dkn. Yunita, serta Pdt. Samuel Luas selaku Sekretaris Persidangan yang adalah Sekretaris Umum Majelis Sinode GPSI periode 2021-2025.
Pada sidang sinode ini, telah dipilih dan ditetapkan Majelis Sinode GPSI periode 2025-2029. Adapun susunannya adalah sebagai berikut:
· Ketua Umum : Pdt. Dr. Ferry Simanjuntak
· Ketua I : Pdt. Dr. Kalfin Sinain
· Ketua II : Pdt. Samuel Luas, S.Th
· Ketua III : Pdt. Erik Kristovel, S.Th
· Ketua IV : Pnt. Irma Siahaan, M.Psi.T
· Sekretaris Umum : Pdt. Ari Siagian, S.Si (Teol.)., M.Pd
· Wakil Sekretaris Umum : Pnt. Windy Makahekung
· Bendahara Umum : Dkn. Magdalena Sihombing
· Wakil Bendahara Umum : Pnt. Rolina Rihi
Selain memilih dan menetapkan Majelis Sinode GPSI periode 2025-2029, Sidang Sinode GPSI kali ini juga mengesahkan Tata Gereja GPSI yang telah diamandemen, serta peluncuran Buku Sejarah GPSI. Sidang Sinode VIII GPSI ditutup dengan Kebaktian Perjamuan Kudus yang dipimpin oleh Pdt. Kalfin Sinain (Ketua I) sebagai Pelayan Firman, Pdt. Ferry Simanjuntak (Ketua Umum) sebagai Pelayan Sakramen, bersama seluruh Pendeta GPSI yang hadir.
(Diperbarui oleh Pdt. Ari Siagian pada 7 dan 8 Desember 2025 setelah ada penyuntingan oleh pihak tidak bertanggungjawab pada 2 Desember 2025 dengan IP Adress ~2025-37825-67 dengan menuliskan informasi yang tidak benar)