François Bluche adalah seorang sejarawan Prancis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
François Bluche (17 September 1925 – 28 Juni 2018) adalah seorang sejarawan Prancis.[1]
Dalam biografinya, ia menggambarkan Louis XIV secara positif, dengan mengaitkan padanya berbagai pencapaian budaya dan politik yang signifikan.[2] Bluche memandang Louis sebagai pelopor despotisme tercerahkan dan berpendapat bahwa masa pemerintahannya menyaksikan kelahiran Prancis modern.[3] Menurut pandangannya, baik pembentukan monarki yang terpusat dan kuat oleh Louis maupun perang penaklukannya telah menguntungkan rakyat Prancis.[4] Buku tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Mark Greengrass dan diterbitkan pada tahun 1990.[5] Peter Burke menyebut Bluche sebagai "neo-tradisionalis" yang telah menulis "apologi yang moderat namun tegas untuk Louis XIV, sebagai reaksi terhadap apa yang penulis sebut sebagai 'legenda hitam' masa pemerintahannya".[6]
Pada tahun 1960-an, ia ditangkap karena diduga terlibat dalam rencana pembunuhan terhadap Presiden de Gaulle.[7]
Bluche dianugerahi Grand prix Gobert pada tahun 1961 untuk bukunya Les magistrats du Parlement de Paris au XVIIIe siècle, Prix Feydeau de Brou untuk Les magistrats du Grand Conseil au XVIIIe siècle (1968), Prix Broquette-Gonin (sastra) untuk Le despotisme éclairé médaille (1970), Prix Feydeau de Brou untuk La vie quotidienne de la noblesse française au XVIIIe siècle (1974), dan Prix d’Académie untuk Dictionnaire du Grand Siècle médaille de vermeil pada tahun 1991.[8]