Forest Stewardship Council (FSC) adalah organisasi internasional nirlaba dan multistakeholder yang didirikan pada tahun 1993 untuk mempromosikan pengelolaan hutan dunia secara bertanggung jawab melalui sistem kayu bersertifikat. Organisasi ini menerapkan pendekatan berbasis pasar dalam kebijakan lingkungan lintas negara.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Tanggal pendirian | 1993 (1993) |
|---|---|
| Fokus | Kehutanan berkelanjutan |
| Lokasi | |
Wilayah layanan | Seluruh dunia |
| Metode | Sertifikasi |
| Situs web | fsc |
Forest Stewardship Council (FSC) adalah organisasi internasional nirlaba dan multistakeholder yang didirikan pada tahun 1993 untuk mempromosikan pengelolaan hutan dunia secara bertanggung jawab melalui sistem kayu bersertifikat.[1] Organisasi ini menerapkan pendekatan berbasis pasar dalam kebijakan lingkungan lintas negara.[2][3]
FSC membuat sistem sertifikasi internasional yang menjamin produk kayu dan serat berasal dari hutan yang dikelola secara berkelanjutan, memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Logo FSC pada produk menandakan bahwa bahan baku diambil dengan cara yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Sertifikasi dilakukan melalui proses penilaian oleh pihak independen serta pengawasan rantai pasok (chain of custody) untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dari sumber hingga produk akhir.[4][5]
Pada akhir 1980-an, isu deforestasi menjadi perhatian organisasi lingkungan, terutama di Britania Raya.[6] Pada tahun 1985, Friends of the Earth meluncurkan kampanye konsumen pertama terkait deforestasi,[7] diikuti dengan pembentukan kebijakan konservasi hutan oleh World Wide Fund for Nature International (WWF-International).[8] Kesadaran konsumen mendorong pelaku ritel seperti B&Q meninjau kebijakan sumber kayu, yang kemudian melibatkan Timothy Synnott. Pada 1990, pertemuan di California antara pengguna kayu, pedagang, serta organisasi lingkungan dan hak asasi manusia mencetuskan gagasan Forest Stewardship Council (FSC). Tahun 1991, Certification Working Group dibentuk di San Francisco dengan partisipasi lebih dari 30 organisasi dari 11 negara, diikuti pembentukan kelompok pembeli kayu pertama di Britania Raya. Gagasan keberlanjutan hutan yang ditegaskan dalam United Nations Conference on Environment and Development (UNCED) 1992 menguatkan landasan FSC, yang secara resmi diluncurkan pada Sidang Umum Pendirian di Toronto, Kanada, September 1993.[9]
Pada 1994, Prinsip dan Kriteria (P&C) serta anggaran dasar FSC disahkan, dan sekretariat pertama didirikan di Oaxaca, Meksiko, dengan Timothy Synnott sebagai direktur eksekutif. FSC menjadi badan hukum Meksiko pada 1996, serta mulai mengakreditasi lembaga sertifikasi dan menerbitkan produk bersertifikat. Standar nasional pertama disahkan di Swedia pada 1998, diikuti revisi P&C tahun 1999. Pada awal 2000-an, organisasi ini memperluas akreditasi, mengembangkan kebijakan baru, dan menerima penghargaan internasional, sebelum memindahkan markas besar ke Bonn, Jerman, pada 2003. Pada akhir tahun tersebut, lebih dari 40 juta hektare hutan telah tersertifikasi sesuai standar FSC.[10]