Fop adalah sebuah istilah merendahkan yang digunakan di Inggris abad ke-17 untuk menyebut seorang pria yang terlampau sibuk menata penampilan dan pakaiannya. Banyak sebutan lain yang sejiwa dengannya, seperti coxcomb, fribble, popinjay, dandy, fashion-monger, dan ninny. Istilah Macaroni yang muncul pada abad ke-18 memiliki makna serupa, tetapi lebih khusus menggambarkan kegandrungan pada mode busana.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Fop adalah sebuah istilah merendahkan yang digunakan di Inggris abad ke-17 untuk menyebut seorang pria yang terlampau sibuk menata penampilan dan pakaiannya. Banyak sebutan lain yang sejiwa dengannya, seperti coxcomb,[1] fribble, popinjay (yang berarti ‘burung beo’), dandy, fashion-monger, dan ninny. Istilah Macaroni yang muncul pada abad ke-18 memiliki makna serupa, tetapi lebih khusus menggambarkan kegandrungan pada mode busana.
Kini, sebutan bernada sinis itu mengandung makna bagi seseorang, biasanya laki-laki, yang terlalu memedulikan hal-hal sepele (terutama urusan busana), serta berusaha menampilkan diri seolah berasal dari kalangan ningrat. Istilah tersebut juga kerap muncul untuk menggambarkan gaya camp yang sengaja meniru kemewahan dan keanggunan abad ke-18.