Filippo terlahir sebagai Infante Spanyol, dan kemudian menjadi Adipati Parma dari tahun 1748 hingga 1765. Ia merupakan pendiri Wangsa Bourbon-Parma dan menantu Raja Louis XV.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Filippo I | |
|---|---|
Lukisan karya Louis-Michel van Loo | |
| Adipati Parma, Piacenza, dan Guastalla | |
| Kelahiran | (1720-03-15)15 Maret 1720 Madrid, Spanyol |
| Kematian | 18 Juli 1765(1765-07-18) (umur 45) Alessandria, Italia |
| Pasangan | Louise-Élisabeth |
| Ayah | Felipe V dari Spanyol |
| Ibu | Elisabeth Farnese |
| Agama | Katolik |
Filippo (15 Maret 1720 – 18 Juli 1765) terlahir sebagai Infante Spanyol, dan kemudian menjadi Adipati Parma dari tahun 1748 hingga 1765. Ia merupakan pendiri Wangsa Bourbon-Parma dan menantu Raja Louis XV.
Ia menjadi Adipati Parma setelah Austria bersedia menyerahkan kadipaten tersebut kepadanya sesuai dengan ketentuan Perjanjian Aix-la-Chapelle (1748) yang mengakhiri Perang Pewaris Austria.[1]
Filippo adalah seorang penguasa tercerahkan yang menggalakkan pendidikan dan filsafat, sehingga negaranya menarik cendekiawan seperti Étienne Condillac.