Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiFauvisme
Artikel Wikipedia

Fauvisme

Fauvisme adalah gaya dari les Fauves, sebuah kelompok seniman modern awal abad ke-20 yang karya-karyanya menekankan kualitas lukisan dan warna yang kuat daripada nilai-nilai representasional atau realistis yang dipertahankan oleh Impresionisme. Meskipun Fauvisme sebagai gaya dimulai sekitar tahun 1904 dan berlanjut setelah tahun 1910, gerakan tersebut sebagai suatu gerakan hanya berlangsung beberapa tahun, dengan tiga pameran yang berlangsung selama 1905–1908. Pemimpin gerakan ini adalah André Derain dan Henri Matisse. Kepopuleran aliran ini dimulai dari Le Havre, Paris, hingga Bordeaux. Kematangan konsepnya dicapai pada tahun 1906.

Wikipedia article
Diperbarui 21 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Fauvisme
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Fauvisme" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Lukisan Henri Rousseau, The Hungry Lion Throws Itself on the Antelope, 1905
Henri Rousseau, The Hungry Lion Throws Itself on the Antelope, 1905, minyak diatas kanvas, 200 cm × 301 cm, Beyeler Foundation, Basel

Fauvisme adalah gaya dari les Fauves (bahasa Prancis untuk binatang-binatang liar), sebuah kelompok seniman modern awal abad ke-20 yang karya-karyanya menekankan kualitas lukisan dan warna yang kuat daripada nilai-nilai representasional atau realistis yang dipertahankan oleh Impresionisme. Meskipun Fauvisme sebagai gaya dimulai sekitar tahun 1904 dan berlanjut setelah tahun 1910, gerakan tersebut sebagai suatu gerakan hanya berlangsung beberapa tahun, dengan tiga pameran yang berlangsung selama 1905–1908. Pemimpin gerakan ini adalah André Derain dan Henri Matisse.[1] Kepopuleran aliran ini dimulai dari Le Havre, Paris, hingga Bordeaux. Kematangan konsepnya dicapai pada tahun 1906.

Asal-usul

Potret Henri Matisse (1913)
Potret Henri Matisse (1913)

Gustave Moreau adalah guru inspirasional gerakan ini; seorang profesor kontroversial di École des Beaux-Arts di Paris dan seorang pelukis Simbolis, ia mengajar Matisse, Marquet, Manguin, Rouault, dan Camoin selama tahun 1890-an, dan dianggap oleh para kritikus sebagai pemimpin filosofis kelompok tersebut hingga Matisse diakui sebagai pemimpin pada tahun 1904. Keterbukaan pikiran, keaslian, dan penegasan potensi ekspresif warna murni oleh Moreau menjadi sumber inspirasi bagi para muridnya. Matisse berkata tentangnya, "Dia tidak membawa kami ke jalan yang benar, tetapi menjauhkan kami dari jalan-jalan itu. Dia mengganggu kepuasan diri kita."[2]

Definisi

Fauvisme adalah aliran yang menghargai ekspresi dalam menangkap suasana yang hendak dilukis. Tidak seperti karya impresionisme, pelukis fauvis berpendapat bahwa harmoni warna yang tidak terpaut dengan kenyataan di alam justru akan lebih memperlihatkan hubungan pribadi seniman dengan alam tersebut.

Konsep dasar fauvisme bisa terlacak pertama kali pada 1888 dari komentar Paul Gauguin kepada Paul Sérusier:

"Bagaimana kau menginterpretasikan pepohonan itu? Kuning, karena itu tambahkan kuning. Lalu bayangannya terlihat agak biru, karena itu tambahkan ultramarine. Daun yang kemerahan? Tambahkan saja vermillion."

Segala hal yang berhubungan dengan pengamatan secara objektif dan realistis, seperti yang terjadi dalam lukisan naturalis, digantikan oleh pemahaman secara emosional dan imajinatif. Sebagai hasilnya warna dan konsep ruang akan terasa bernuansa puitis. Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna di lapangan, tetapi mengikuti keinginan pribadi pelukis.

Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat. Akibatnya bentuk benda mudah dikenali tanpa harus mempertimbangkan banyak detail.

Pelukis fauvis menyerukan pemberontakan terhadap kemapanan seni lukis yang telah lama terbantu oleh objektivitas ilmu pengetahuan seperti yang terjadi dalam aliran impresionisme, meskipun ilmu-ilmu dari pelukis terdahulu yang mereka tentang tetap dipakai sebagai dasar dalam melukis. Hal ini terutama terjadi pada masa awal populernya aliran ini pada periode 1904 hingga 1907.

Pengaruh

Pengaruh awal dari aliran ini mungkin sekali didapat dari rintisan yang dimulai oleh karya-karya Paul Cezanne, Gustave Moreau, Paul Gauguin, maupun Vincent van Gogh. Meskipun pelukis tersebut tidak melibatkan diri kepada gerakan fauvisme dan berbeda era dengan dimulainya aliran ini, tetapi karyanya menjadi acuan bagi pelukis muda yang nantinya akan menjadi pelukis fauvis.

Meskipun hanya berumur pendek, aliran fauvisme menjadi tonggak konsep seni rupa modern berikutnya.

Tokoh Fauvisme

  • Henri Matisse
  • André Derain
  • Georges Braque
  • Albert Marquet
  • Henri Manguin
  • Charles Camoin
  • Henri Evenepoel
  • Jean Puy
  • Maurice de Vlaminck
  • Raoul Dufy
  • Othon Friesz
  • Georges Roua

Aliran seni lukis yang berhubungan erat

  • Impresionisme
  • Nabisme
  • Ekspresionisme
  • Neo-Impresionisme

Referensi

  1. ↑ Elderfield, John (1976). The 'Wild Beasts': fauvism and its affinities; [schedule of the exhibition: The Museum of Modern Art, New York, March 26 - June 1, 1976 ...] New York: Museum of modern art. ISBN 978-0-87070-638-7.
  2. ↑ "Styles, Schools and Movements: An Encyclopaedic Guide to Modern Art". Reference Reviews. 16 (7): 31–31. 2002-07-01. doi:10.1108/rr.2002.16.7.31.357. ISSN 0950-4125.
  • l
  • b
  • s
Seni Barat
Periodisasi
Seni Yunani Kuno · Seni Romawi · Abad pertengahan · Renaisans Karoling · Renaisans · Seni modern · Seni kontemporer
Gerakan pra abad ke-20
Romanesque · Gotik · Mannerisme · Barok · Rokoko · Klasisisme · Klasisisme Weimar · Sentimentalisme · Romantisisme · Akademisme · Realisme · Naturalisme · Pra-Raphaelite · Impresionisme  · Pascaimpresionisme · Parnassianisme · Dekaden · Simbolisme · Modernisme · Art Nouveau · Gerakan seni dan kriya · Neo-romantisisme
Gerakan abad ke-20
Fauvisme · Kubisme · Ekspresionisme · Die Brücke · Blaue Reiter · Avant-garde · Dadaisme · Futurisme · Kubofuturisme · Imagisme · Abstraksionisme · Orfisme · Suprematisme · De Stijl · Bauhaus · Ekspresionisme abstrak · Purisme · Surealisme · Art Deco · Minimalisme · Realisme sosialis · Realisme magis · Seni pop · Plakatstil · Pascamodernisme · Seni Konseptual · Seni Instalasi · Seni Pertunjukan · Seni Sistem · Seni Video · Gaya Tipografik Internasional · Vorticisme · Seni siborg · Seni kecerdasan buatan
Negara
Italia · Yunani
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Latvia
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Asal-usul
  2. Definisi
  3. Pengaruh
  4. Tokoh Fauvisme
  5. Aliran seni lukis yang berhubungan erat
  6. Referensi

Artikel Terkait

Henri Matisse

bekerja dengan tanah liat, menyelesaikan The Slave pada tahun 1903. Gaya Fauvisme dimulai sekitar 1900 dan berlanjut melampaui 1910. Para pemimpin gerakan

Paul Cézanne

sendiri belum bisa disebut kubisme. Karyanya juga menginspirasi seniman fauvisme Karya-karya Paul Cézanne memperlihatkan keahlian desain, warna, dan komposisi

Kees van Dongen

seorang pelukis Netherland, Belanda, merupakan salah satu tokoh aliran Fauvisme. pada tahun 1897 ia meninggalkan kota kelahirannya dan menetap di Paris

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026