Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Fatuneno, Miomaffo Barat, Timor Tengah Utara

Fatuneno adalah sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Luas desa ini sekitar 20,00 km2 dengan populasi pada tahun 2020 berjumlah 1.425 jiwa, dan kepadatan 71,25 jiwa/km2.

desa di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur
Diperbarui 1 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Desa in Nusa Tenggara Timur, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Desa in Nusa Tenggara Timur, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Fatuneno
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiNusa Tenggara Timur
KabupatenTimor Tengah Utara
KecamatanMiomaffo Barat
Kode pos
85661
Kode Kemendagri53.03.02.2002 Suntingan nilai di Wikidata
Luas20,00 km²
Jumlah penduduk1.425 jiwa (2020)
Kepadatan71,25 jiwa/km²
Peta
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Tampilkan peta yang diperbesar
Tampilkan peta yang diperkecil
Tampilkan peta penuh
Koordinat:
  • 9°31′48″S 124°16′33.6″E / 9.53000°S 124.276000°E / -9.53000; 124.276000
  • 9°31′26″S 124°16′15″E / 9.52389°S 124.27083°E / -9.52389; 124.27083

Fatuneno adalah sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Luas desa ini sekitar 20,00 km2 dengan populasi pada tahun 2020 berjumlah 1.425 jiwa, dan kepadatan 71,25 jiwa/km2.[1]

Demografi

Jumlah penduduk tahun 2020 berjumlah 1.425 jiwa, terbagi menjadi 17 Rukun Tetangga (RT), 8 Rukun Warga (RW) dan 4 dusun. Penduduk asli Timor Tengah Utara ialah suku Timor, demikian juga yang ada di desa ini.[2] Sementara itu, bahasa yang digunakan di kawasan ini selain bahasa Indonesia, penduduk lokal memakai bahasa Timor.[2]

Salah satu ritual adat yang masih melekat di Timor Tengah Utara ialah ritual adat Tulu Nekak Ansaof Neu Ahonit Ma Ataos Amoet Apakaet. Ritual ini dilakukan oleh para ketua adat di tiga wilayah besar yakni, Insana, Miomaffo dan Biboki, yang di dalamnya terdapat 18 kevetoran dan Raja Sonbai. Dalam ritual, mereka akan menyembelih seekor kerbau besar. Selain kerbau, tokoh adat juga akan memberi sesajian berupa sirih pinang, seekor ayam, sebotol minuman lokal dan beberapa keping uang perak. Ritual ini merupakan simbol penyerahan diri kepada leluhur orang Timor.[2]

Dalam bidang keagamaan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik kabupaten Timor Tengah Utara 2020 mencatat bahwa semua masyarakat di desa ini memeluk agama Kristen (Katolik 98,88% dan Protestan 1,12%).[1]

Pekerjaan

Data usia kerja penduduk memiliki beragam macam atau jenis pekerjaan. Data tahun 2020 mencatat bahwa pada umumnya penduduk bekerja sebagai petani, kemudian pensiunan, buruh dan pekerjaan lainnya.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 "Kecamatan Miomaffo Barat Dalam Angka 2020". www.timortengahutarakab.bps.go.id. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2022-07-07. Diakses tanggal 7 Oktober 2020.
  2. 1 2 3 Keda, Ola. Hida, Ramdania El (ed.). "Ritual Adat Tulu Nekak Ansaof Neu Simbol Penyerahan Diri kepada Leluhur Orang Timor". Liputan6.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-05-19. Diakses tanggal 8 Oktober 2020.
  • l
  • b
  • s
Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur
Kelurahan
  • Eban
  • Sallu
Desa
  • Fatuneno
  • Fatunisuan
  • Fatutasu
  • Haulasi
  • Lemon
  • Manusasi
  • Noepesu
  • Noetoko
  • Saenam
  • Suanae
  • Satab


Ikon rintisan

Artikel bertopik kelurahan atau desa di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Demografi
  2. Pekerjaan
  3. Referensi

Artikel Terkait

Nusa Tenggara Timur

provinsi di Kepulauan Nusa Tenggara, Indonesia

Kabupaten Timor Tengah Utara

kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Daftar kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026