Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiEtta Lemon
Artikel Wikipedia

Etta Lemon

Margaretta "Etta" Louisa Lemon adalah seorang konservasionis burung Britania Raya dan anggota pendiri organisasi konservasi yang sekarang disebut Royal Society for the Protection of Birds (RSPB). Dia dilahirkan dalam keluarga Kristen evangelis di Kent, setelah kematian ayahnya, dia semakin gencar berkampanye menentang penggunaan bulu dalam pembuatan topi, yang telah menyebabkan miliaran burung dibunuh untuk diambil bulunya. Dia mendirikan Fur, Fin, dan Feather Folk dengan Eliza Phillips di Croydon pada tahun 1889, dua tahun kemudian bergabung dengan Society for the Protection of Birds (SPB) Emily Williamson yang berbasis di Manchester, juga didirikan pada tahun 1889. Organisasi baru tersebut mennggunakan singkatan nama SPB, dan Frank Lemon menjadi penasihat hukumnya. Etta menikah dengan Frank Lemon pada tahun 1892. Sebagai Nyonya Lemon ia menjadi sekretaris kehormatan pertama SPB, jabatan yang dipegangnya hingga tahun 1904, ketika perkumpulan tersebut berganti nama menjadi RSPB.

Wikipedia article
Diperbarui 19 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Etta Lemon

Etta Lemon
A middle-aged Victorian woman.
Etta Lemon pada tahun 1913
LahirMargaretta Louisa Smith
22 November 1860
Hythe, Kent, Inggris
Meninggal8 Juli 1953(1953-07-08) (umur 92)
Redhill, Surrey, Inggris
Nama lainEtta Lemon
Dikenal atasAnggota Pendiri RSPB

Margaretta "Etta" Louisa Lemon MBE (nama gadis Smith; 22 November 1860 – 8 July 1953) adalah seorang konservasionis burung Britania Raya dan anggota pendiri organisasi konservasi yang sekarang disebut Royal Society for the Protection of Birds (RSPB). Dia dilahirkan dalam keluarga Kristen evangelis di Kent, setelah kematian ayahnya, dia semakin gencar berkampanye menentang penggunaan bulu dalam pembuatan topi, yang telah menyebabkan miliaran burung dibunuh untuk diambil bulunya. Dia mendirikan Fur, Fin, dan Feather Folk dengan Eliza Phillips di Croydon pada tahun 1889, dua tahun kemudian bergabung dengan Society for the Protection of Birds (SPB) Emily Williamson yang berbasis di Manchester, juga didirikan pada tahun 1889. Organisasi baru tersebut mennggunakan singkatan nama SPB, dan Frank Lemon menjadi penasihat hukumnya. Etta menikah dengan Frank Lemon pada tahun 1892. Sebagai Nyonya Lemon ia menjadi sekretaris kehormatan pertama SPB, jabatan yang dipegangnya hingga tahun 1904, ketika perkumpulan tersebut berganti nama menjadi RSPB.

Lemon memimpin RSPB selama lebih dari tiga dekade, meskipun konservatisme Etta, manajemen otoriter, dan penentangan terhadap ornitologi ilmiah semakin menyebabkan bentrokan dengan komite organisasi. Dia ditekan untuk mengundurkan diri dari peran kepemimpinannya pada tahun 1938, pada usia 79 tahun. Selama masa jabatannya, Undang-Undang Impor Bulu (Larangan) 1921 membatasi perdagangan internasional bulu, tetapi tidak mencegahnya untuk dijual atau dipakai.

Lemon diangkat sebagai Anggota Ordo Kerajaan Britania Raya pada tahun 1920 atas kerjanya untuk manajemen Rumah Sakit Perang Redhill selama Perang Dunia Pertama. Dia bekerja untuk banyak organisasi lain, termasuk Rumah Sakit Royal Earlswood, Liga Anti Hak Pilih Wanita Nasional, dan cabang Palang Merah setempat. Lemon adalah salah satu dari empat anggota kehormatan wanita pertama dari British Ornithologists' Union (BOU) yang diterima pada tahun 1909, meskipun dia tidak pernah menganggap dirinya sebagai ahli burung. Dia meninggal di Redhill pada usia 92 tahun 1953 dan dimakamkan di samping suaminya di pemakaman Reigate.

Kegiatan Lain

Selain keterlibatannya dalam organisasi anti-bulu, Lemon juga berperan dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Pada pergantian abad ke-20, salah satu gerakan massa berbasis perempuan yang berkembang di Britania Raya adalah gerakan hak pilih perempuan, yang dipimpin oleh Women's Social and Political Union di bawah Emmeline Pankhurst.[1][2] Namun, banyak pemimpin konservatif dan religius di Society for the Protection of Birds (SPB) menentang hak pilih perempuan.[3][4] Beberapa aktivis hak pilih, atau suffragettes, mengenakan topi berbulu sebagai simbol identitas.[5] Sebuah pamflet SPB tahun 1896 berjudul A Woman’s Question, yang ditulis oleh Blanche Atkinson dan didistribusikan oleh Lemon, menyatakan bahwa penggunaan bulu oleh perempuan dapat dijadikan alasan untuk menolak hak suara mereka.[6] Lemon kemudian menjadi anggota komite Women's National Anti-Suffrage League, yang didirikan pada tahun 1908.[7]

Di bidang sosial, Lemon bekerja sama dengan Royal Earlswood Hospital di Redhill, Surrey, yang merupakan salah satu institusi pertama di Britania Raya yang menangani orang dengan disabilitas perkembangan.[8] Ia juga terlibat dalam kegiatan di Crescent House Convalescent Home di Brighton.[9]

Pada tahun 1911, suaminya, Frank Lemon, terpilih sebagai wali kota Reigate, dan Lemon, sebagai lady mayoress, turut serta dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk mengorganisir pesta Natal untuk 100 anak. Ia juga menjabat sebagai kuartirmaster untuk cabang lokal Palang Merah, anggota dewan pengawas panti sosial, dan bendahara Children's Care Association.[10][11]

Selama Perang Dunia I, pada tahun 1917, Angkatan Darat Britania Raya mengambil alih rumah sakit panti sosial Redhill untuk dijadikan rumah sakit militer.[12][13] Atas jasanya, ia dianugerahi Member of the Order of the British Empire (MBE) pada tahun 1920. Pada tahun berikutnya, ia diangkat sebagai justice of the peace, menjadikannya salah satu dari dua perempuan pertama yang menjadi hakim di Reigate.[14]

Lemon meninggal di Redhill pada 8 Juli 1953 pada usia 92 tahun dan dimakamkan di samping suaminya di Pemakaman Gereja St Mary, Reigate.[15]

Pengakuan dan Warisan

Margaretta L. Lemon merupakan salah satu dari empat perempuan pertama yang menjadi anggota kehormatan British Ornithologists' Union (BOU) pada tahun 1909, bersama dengan Duchess of Bedford, Dorothea Bate, dan Emma Turner.[16] Meskipun terpilih sebagai anggota kehormatan British Ornithologists' Union (BOU), Margaretta L. Lemon tidak menyebut dirinya sebagai seorang ornitolog. Pada masa itu, sebagian besar kegiatan BOU mencakup pengumpulan telur burung serta pengawetan burung untuk keperluan penelitian dan koleksi ilmiah. Kegiatan tersebut berbeda dengan pendekatan konservasi yang Lemon dukung melalui advokasi perlindungan burung dan habitatnya.[17]

Selama Perang Dunia I, ia terlibat dalam upaya konservasi serta mendukung perawatan tentara di rumah sakit militer. Dalam lingkungan Royal Society for the Protection of Birds (RSPB), metode kepemimpinannya yang tegas dan disiplin menyebabkan ia dijuluki "Sang Naga". Setelah kematiannya, pengakuan terhadap kontribusinya mengalami penurunan, tetapi sejak 2018, reputasinya kembali mendapat perhatian. Potretnya kini dipajang di markas besar RSPB, dan namanya tercantum di situs resmi organisasi tersebut.[11] Pada tahun 2021, majalah Nature's Home yang diterbitkan oleh RSPB menerbitkan artikel yang mengulas peran Lemon bersama T. Gilbert Pearson, Winifred Portland, dan Etta Lemon dalam pendirian dan perkembangan organisasi konservasi burung.[18]

Publikasi

Lemon, Margaretta L. (1895). "The Bird of Paradise". Nature. 52 (1339): 197. Bibcode:1895Natur..52..197L. doi:10.1038/052197f0. ISSN 1476-4687.

Referensi

  1. ↑ "Start of the suffragette movement". www.parliament.uk (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-21.
  2. ↑ "Women's Social and Political Union (WSPU) | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-21.
  3. ↑ Lesger, Yona (2018-12-14). "Female Founders of the Royal Society for the Protection of Birds • V&A Blog". V&A Blog (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-21.
  4. ↑ "RSPB History: From Humble Beginnings to Thriving Today". www.rspb.org.uk. Diakses tanggal 2025-03-21.
  5. ↑ "Feathers to Feminism: on Animal Rights and Women's Rights – MOED" (dalam bahasa American English). 2018-03-22. Diakses tanggal 2025-03-21.
  6. ↑ Ward-Viarnes, Véronique (2018-11-19). "La Royal Society for the Protection of Birds : acteurs et stratégies pour une protection des oiseaux en Grande-Bretagne, 1891-1930". Revue Française de Civilisation Britannique. French Journal of British Studies (dalam bahasa Prancis). 23 (3). doi:10.4000/rfcb.2546. ISSN 0248-9015.
  7. ↑ Women's National Anti-Suffrage League organizing meeting (dalam bahasa english). 1908-07-22. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  8. ↑ "Heritage Gateway - Results". www.heritagegateway.org.uk. Diakses tanggal 2025-03-21.
  9. ↑ Royal Earlswood Institution for Mental Defectives (Redhill, Surrey (1946). Report : 1946. Wellcome Library. [London] : [Royal Earlswood Institution]. Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  10. ↑ "Mayors of the Borough of Reigate". www.reigatesociety.org.uk. Diakses tanggal 2025-03-21.
  11. 1 2 Boase, Tessa (2021). Etta Lemon: The Woman Who Saved the Birds. London: Aurum. ISBN 978-0-7112-6338-3. (Publikasi asli Mrs Pankhurst's Purple Feather, 2018)
  12. ↑ "Woodcote Park Convalescent Hospital". Exploring Surrey's Past. Surrey County Council. Diakses tanggal 2025-03-21.
  13. ↑ "Lost_Hospitals_of_London". ezitis.myzen.co.uk. Diakses tanggal 2025-03-21.
  14. ↑ "Margaretta Lemon". Exploring Surrey's Past. Surrey County Council. Diakses tanggal 2025-03-21.
  15. ↑ "West Croydon Christ Church". Exploring Surrey's Past. Surrey County Council. Diakses tanggal 2025-03-21.
  16. ↑ Mountfort, Guy (1959). "One Hundred Years of the British Ornithologists' Union". Ibis (dalam bahasa Inggris). 101 (1): 8–18. doi:10.1111/j.1474-919X.1959.tb02352.x. ISSN 1474-919X.
  17. ↑ "Lemon [née Smith], Margaretta Louisa (1860–1953), bird protectionist". Oxford Dictionary of National Biography (dalam bahasa Inggris). doi:10.1093/ref:odnb/53037. Diakses tanggal 2025-03-21.
  18. ↑ Boase, Tessa (2021). "Campaigns". Nature's Home. autumn/summer: 30–32.

Pranala luar

  • RSPB essay with a portrait
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
Akademik
  • Scopus

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kegiatan Lain
  2. Pengakuan dan Warisan
  3. Publikasi
  4. Referensi
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Royal Society for the Protection of Bird

tersebut. Upaya Williamson berkembang pesat setelah bergabung dengan Etta Lemon dan Eliza Phillips. Pada 1904, perkumpulan ini dianugerahi Piagam Kerajaan

James Bond (karakter)

Russia, with Love senjata pilihan Bond adalah pistol otomatis .25 ACP Beretta yang dibawa dalam sarung kulit chamois yang ringan. Namun, Fleming dihubungi

Pendaftaran Rekaman Nasional

Noah Greenberg 1958 "Rank Stranger" The Stanley Brothers 1960 "At Last" Etta James 1961 2000 Years with Carl Reiner and Mel Brooks Carl Reiner dan Mel

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026