Erik Jan Hanussen, yang lahir dengan nama Hermann Steinschneider, adalah seorang penampil charlatan dan clairvoyant serta tokoh publik Yahudi Austria. Mengisi masa hidupnya sebagai seorang ahli hipnosis, mentalis, okultis, dan astrolog, Hanussen aktif di Republik Weimar Jerman dan juga pada awal masa Jerman Nazi. Ia berkata bahwa ia disuruh Adolf Hitler untuk menampilkan efek dramatis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | (de) Harschel Steinschneider 2 Juni 1889 Wina |
| Kematian | 25 Maret 1933 Berlin |
| Tempat pemakaman | Jerman |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | mentalist (en) |
Erik Jan Hanussen, yang lahir dengan nama Hermann Steinschneider (2 Juni 1889, Wina – 25 Maret 1933, Berlin), adalah seorang penampil charlatan dan clairvoyant serta tokoh publik Yahudi Austria. Mengisi masa hidupnya sebagai seorang ahli hipnosis, mentalis, okultis, dan astrolog, Hanussen aktif di Republik Weimar Jerman dan juga pada awal masa Jerman Nazi. Ia berkata bahwa ia disuruh Adolf Hitler untuk menampilkan efek dramatis.
Meskipun Hanussen mengklaim merupakan seorang aristokrat Denmark, pada kenyataannya ia merupakan seorang Yahudi Moravian, yang lahir dengan nama Hermann Steinschneider.[1] Ayah Hanussen, Siegfried Steinschneider (1858-1910), adalah seorang aktor dan penjaga sinagoge yang menikah dengan Antonie Julie Kohn di Wina, Austria.
Putri Hanussen, Erika Fuchs Steinschneider, lahir dari istri pertamanya Theresia Luksch pada 1920.[2] Setelah perpisahan mereka, Theresia kembali tinggal dengan putri mudanya di Meran, Italy di mana Theresia kemudian bertemu, menikah dan kemudian bercerai dengan seorang Mr. Fuchs, pewaris sebuah perusahaan brewing.
Hanussen kemungkinan meninggalkan seorang putra yang lahir pada 1922 dari seorang wanita simpanan. Putranya, Gerhard Belgardt, ditempatkan di sebuah panti asuhan dan selamat dari perang tersebut. Ia kemudian meraih ketenaran dengan tampil sebagai seorang clairvoyant, yang menyebut dirinya sendiri dengan sebutan Hanussen II.