Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Emtrisitabin/tenofovir

Emtrisitabin/tenofovir adalah obat yang digunakan untuk menangani dan mencegah HIV/AIDS. Obat ini merupakan kombinasi dari dua obat antiretroviral, yaitu tenofovir disoproksil dan emtrisitabin. Jika digunakan untuk penanganan HIV/AIDS, obat ini dapat digunakan bersamaan dengan obat antiretroviral lainnya. Jika digunakan sebagai pencegah HIV, disarankan bagi pengguna obat ini untuk tetap melakukan seks yang aman, seperti dengan menggunakan kondom. Obat ini tidak dapat menyembuhkan HIV/AIDS. Emtrisitabin/tenofovir biasanya dikonsumsi lewat mulut.

Wikipedia article
Diperbarui 21 Maret 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Emtrisitabin/tenofovir
Emtrisitabin/tenofovir
Kombinasi dari
Tenofovir disoproksilNucleotide analogue reverse transcriptase inhibitor
EmtricitabineNucleoside reverse transcriptase inhibitor
Data klinis
Nama dagangTruvada, lainnya
AHFS/Drugs.com
Rute
pemberian
lewat mulut
Kode ATC
  • J05AR03 (WHO)
Status hukum
Status hukum
  • AU: S4 (Prescription only)
  • CA: Schedule IV
  • UK: POM (Hanya resep)
  • US: ℞-only
Pengenal
PubChem CID
  • 11954236
NIAID ChemDB
  • 214126
  (verify)

Emtrisitabin/tenofovir (dijual dengan merk dagang Truvada) adalah obat yang digunakan untuk menangani dan mencegah HIV/AIDS.[1][2] Obat ini merupakan kombinasi dari dua obat antiretroviral, yaitu tenofovir disoproksil dan emtrisitabin.[1] Jika digunakan untuk penanganan HIV/AIDS, obat ini dapat digunakan bersamaan dengan obat antiretroviral lainnya.[3][4] Jika digunakan sebagai pencegah HIV, disarankan bagi pengguna obat ini untuk tetap melakukan seks yang aman, seperti dengan menggunakan kondom.[3] Obat ini tidak dapat menyembuhkan HIV/AIDS.[1] Emtrisitabin/tenofovir biasanya dikonsumsi lewat mulut.[5]

Efek samping yang bisa muncul adalah sakit kepala, rasa lelah, kesulitan tidur, sakit perut, kehilangan berat badan dan bercak di kulit.[1] Efek samping yang serius mencakup kadar laktat darah yang tinggi dan pembesaran hati.[3] Obat ini tampaknya tidak akan membahayakan bayi jika dikonsumsi saat hamil.[6]

Emtrisitabin/tenofovir diizinkan penggunaannya sebagai obat di Amerika Serikat pada tahun 2004.[1] Obat ini termasuk dalam Daftar Obat-Obatan Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[7] Harga grosiran obat ini di negara berkembang berkisar antara 6,06 hingga 7,44 USD per bulan.[5] Di Amerika Serikat pada tahun 2016, harga grosirannya bisa mencapai US $1.415.00 per bulan.[8]

Catatan kaki

  1. 1 2 3 4 5 "Truvada: Uses, Dosage, Side Effects - Drugs.com". www.drugs.com. Diarsipkan dari asli tanggal 20 December 2016. Diakses tanggal 12 December 2016.
  2. ↑ "UK label Truvada film-coated tablets". Electronic Medicines Compendium. August 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-20.
  3. 1 2 3 "Truvada - FDA prescribing information, side effects and uses". www.drugs.com. April 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 20 December 2016. Diakses tanggal 12 December 2016.
  4. ↑ WHO Model Formulary 2008 (PDF). World Health Organization. 2009. hlm. 160. ISBN 9789241547659. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 13 December 2016. Diakses tanggal 8 December 2016.
  5. 1 2 "Tenofovir DF+Emtricitabine". International Drug Price Indicator Guide. Management Sciences for Health and World Health Organization. 2014. Diakses tanggal 2015-08-01.[pranala nonaktif permanen]
  6. ↑ "Emtricitabine / tenofovir Use During Pregnancy | Drugs.com". www.drugs.com. Diarsipkan dari asli tanggal 20 December 2016. Diakses tanggal 12 December 2016.
  7. ↑ "WHO Model List of Essential Medicines (19th List)" (PDF). World Health Organization. April 2015. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 13 December 2016. Diakses tanggal 8 December 2016.
  8. ↑ "NADAC as of 2016-12-07 | Data.Medicaid.gov". Centers for Medicare and Medicaid Services. Diarsipkan dari asli tanggal 21 December 2016. Diakses tanggal 12 December 2016.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan kaki

Artikel Terkait

Tenofovir alafenamida

senyawa kimia

Emtrisitabin

senyawa kimia

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan

perusahaan asal Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026