Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiEmpress Chung
Artikel Wikipedia

Empress Chung

Empress Chung adalah film fitur animasi Korea Utara-Korea Selatan produksi tahun 2005 yang disutradarai oleh Nelson Shin, berdasarkan skenario yang ditulis bersama antara Kim Jung-ha, Shin Jang-hyun, Yoo Kwang-hee, Kyong Seung-won, dan Kwon Young-sup, mengangkat dongeng rakyat tengant seorang anak perempuan yang berupaya memulihkan kebutaan mata ayahnya.

Wikipedia article
Diperbarui 12 Agustus 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Empress Chung
Empress Chung
Theatrical poster
Nama lain
Hangul왕후 심청code: ko is deprecated
Hanja王后 沈淸code: ko is deprecated
Alih Aksara yang DisempurnakanWanghu simcheong
McCune–ReischauerWanghu simch‘ŏng
SutradaraNelson Shin
ProduserNelson Shin
Yi Jin-eun
Kang Min-woo
SkenarioKim Jung-ha
Shin Jang-hyun
Yoo Kwang-hee
Kyong Seung-won
Kwon Young-sup
CeritaNelson Shin
Penata musikSung Dong-hwan
PenyuntingNelson Shin
Perusahaan
produksi
AKOM
SEK Studio
DistributorKOAA Films
Tanggal rilis
  • 12 Agustus 2005 (2005-08-12)
Durasi93 minutes
NegaraNorth Korea
South Korea
BahasaKorean
AnggaranUS$6.5 million[1]

Empress Chung (Hangul: 왕후심청code: ko is deprecated ; Hanja: 王后沈淸code: ko is deprecated ; RR: Wanghu simcheong) adalah film fitur animasi Korea Utara-Korea Selatan produksi tahun 2005 yang disutradarai oleh Nelson Shin, berdasarkan skenario yang ditulis bersama antara Kim Jung-ha, Shin Jang-hyun, Yoo Kwang-hee, Kyong Seung-won, dan Kwon Young-sup, mengangkat dongeng rakyat tengant seorang anak perempuan yang berupaya memulihkan kebutaan mata ayahnya.

In this adventure, based on a famous Korean folk tale, a daughter sacrifices herself to restore her blind father's eyesight.

Produksi

Sebagai proyek pribadi, Shin menghabiskan waktu selama delapan tahun, termasuk tiga setengah tahun praproduksi. Di Kora Utara, film ini diproduksi oleh Chosun April 26th Children Film Studio (dikenal dengan nama SEK), dan skor film juga direkam oleh Pyongyang Film and Broadcasting Orchestra. Untuk menyesuaikan pendengar di kedua negara, pengisian suara dilakukan melalui sulih suara di kedua Korea, terkait perbedaan dialek. Untuk rilis versi internasional, Korea Selatan menggunakan salah satu sulih suara.

Rilis

Pada 12 Agustus 2005, Empress Chung menjadi film pertama yang dirilis secara serentak, baik di Korea Utara maupun Korea Selatan. Film ini diperkenalkan dalam perhelatan Annecy International Animation Festival 2004, dan memenangi beberapa penghargaan.

Setelah penutupan pemutaran, film dengan anggaran $6.5 juta, ini berhasil meraup laba kotor sebesar US $140,000 pada saat awal pekan.[1][2]

Lihat pula

  • Portal Film
  • iconPortal Korea
  • Cinema of Korea
  • Korean animation
  • List of animated featured films: 2000's

Referensi

  1. 1 2 Jie, Li (February 2012). "Drawing out the Hermit". NewsChina Magazine. Diarsipkan dari asli tanggal March 3, 2016. Diakses tanggal June 23, 2013.
  2. ↑ Russell, Mark (August 31, 2005). "Uniting the Two Koreas, in Animated Films at Least". The New York Times. Diakses tanggal June 24, 2013.

Pranala luar

  • Situs web resmi
  • Empress Chung di IMDb (dalam bahasa Inggris)
  • Empress Chung at the Korean Movie Database
  • Empress Chung at HanCinema
  • ’Simpsons’ animator knocks on doors of N.K. with Korean folk tale Diarsipkan 2006-05-21 di Wayback Machine.


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Korea Selatan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Produksi
  2. Rilis
  3. Lihat pula
  4. Referensi
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Yi Chung

Pangeran Yi Chung dari Korea (lahir 23 April 1936) merupakan anggota keluarga bekas Kerajaan Korea dan secara silsilah garis keturunan laki-laki Kaisar

Yi Won

Pangeran Pewaris Takhta Kekaisaran Korea

Seo Yi-sook

Sebagai pemeran pendukung, Seo dikenal karena peran pendukungnya dalam Empress Ki (2013–2014), The Rebel (2017), Hotel del Luna (2019), The World of the

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026