Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiEkstase
Artikel Wikipedia

Ekstase

Ekstase adalah pengalaman subjektif dari keterlibatan total subjek, dengan objek kesadaran mereka. Dalam kesusastraan Yunani klasik, kata ini mengacu pada pemindahan pikiran atau tubuh "dari tempat fungsinya yang normal."

keadaan di luar kesadaran diri
Diperbarui 28 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ekstase
Artikel ini bukan mengenai Ekstasi.
Bagian dari seri tentang
Emosi
  • Afeksi
  • Kemarahan
  • Kecemasan
  • Derita
  • Jengkel
  • Pengharapan
  • Kegelisahan
  • Ketakacuhan
  • Kegairahan
  • Kekaguman
  • Kebosanan
  • Kepercayaan
  • Kejijikan
  • Kepuasan
  • Keberanian
  • Keingintahuan
  • Depresi
  • Hasrat
  • Keputus asaan
  • Kekecewaan
  • Kemuakan
  • Ketidakpercayaan
  • Ekstasi
  • Kejengahan
  • Empati
  • Entusiasme
  • Iri
  • Euforia
  • Ketakutan
  • Frustrasi
  • Perasaan bersyukur
  • Kenestapaan
  • Rasa bersalah
  • Kebahagiaan
  • Kebencian
  • Harapan
  • Horor
  • Permusuhan
  • Penghinaan
  • Minat
  • Kecemburuan
  • Kegembiraan
  • Kesepian
  • Cinta
  • Nafsi
  • Nafsu
  • Kebiadaban
  • Panik
  • Renjana
  • Kasihan
  • Kesenangan
  • Kebanggaan
  • Kegusaran
  • Penyesalan
  • Pertobatan
  • Dendam
  • Kesedihan
  • Kerinduan
  • Schadenfreude
  • Percaya diri
  • Malu
  • Terkejut
  • Perasaan malu
  • Duka
  • Penderitaan
  • Terkejut
  • Kepercayaan
  • Bertanya-tanya
  • Khawatir
  • Sinisme
  • Defaitisme
  • Nihilisme
  • Pesimisme
  • Optimisme
  • Reklusi
  • Weltschmerz
  • l
  • b
  • s
Ekstase St. Theresa oleh Gianlorenzo Bernini (1652). Transept kiri Santa Maria della Vittoria (abad ke-17) di Roma.

Ekstase (dari bahasa Yunani Kuno ἔκστασις ékstasis, yang berarti 'di luar diri sendiri') adalah pengalaman subjektif dari keterlibatan total subjek, dengan objek kesadaran mereka. Dalam kesusastraan Yunani klasik, kata ini mengacu pada pemindahan pikiran atau tubuh "dari tempat fungsinya yang normal."[1]

Keterlibatan total dengan objek yang menarik bukanlah pengalaman biasa. Ekstase adalah contoh dari keadaan kesadaran yang berubah yang ditandai dengan berkurangnya kesadaran akan objek lain atau kurangnya kesadaran akan lingkungan dan segala sesuatu di sekitar objek. Kata ini juga digunakan untuk merujuk pada keadaan kesadaran yang meningkat atau pengalaman yang sangat menyenangkan. Istilah ini juga digunakan secara khusus untuk menunjukkan keadaan kesadaran ruang mental tidak biasa, yang bisa berupa pengalaman spiritual (atau ekstase religius).

Referensi

  1. ↑ H. S. Versnal. ecstasy (Edisi Third, revised). hlm. 505.

Bacaan lebih lanjut

  • William James, "Varieties of Religious Experience", 1902.
  • Milan Kundera on ecstasy: a quote from Milan Kundera's book "Testaments Betrayed" (1993)
  • Marghanita Laski, "Ecstasy. A study of some Secular and Religious Experiences", London, Cresset Press, 1961. Review
  • Marghanita Laski, "Everyday Ecstasy", Thames and Hudson, 1980. ISBN 0-500-01234-2.
  • Evelyn Underhill, "Mysticism", 1911. ch. 8
  • Timothy Leary, "The Politics of Ecstasy", 1967.

Pranala luar

  • Media terkait Ecstasy (emotion) di Wikimedia Commons
  • Definisi kamus ecstasy di Wikikamus
  • St. Francis in Ecstasy (painting by Caravaggio)
  • "Dances of Ecstasy", documentary by Michelle Mahrer and Nichole Ma
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • İslâm Ansiklopedisi
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Ikon rintisan

Artikel bertopik psikologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Bacaan lebih lanjut
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Kesadaran

Kesadaran yang paling sederhana adalah perasaan atau kesadaran akan keberadaan internal dan eksternal, meskipun ribuan tahun analisis, definisi, penjelasan

Pengetahuan

kepemilikan mental atas informasi atau keterampilan, berkontribusi pada pemahaman

Cetasika

Konsep faktor-faktor mental yang mewarnai pikiran dalam Buddhisme

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026