Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiEkspedisi Viena
Artikel Wikipedia

Ekspedisi Viena

Ekspedisi Viena adalah ekspedisi militer pada bulan Maret 1918 oleh pasukan sukarelawan Finlandia yang bertujuan mengambil alih Karelia Putih dari Rusia Soviet. Ini adalah salah satu "perang kekerabatan" (Heimosodat) yang terjadi di dekat Finlandia yang baru merdeka selama Perang Saudara Rusia. Karelia Timur Rusia tidak pernah menjadi bagian dari Imperium Swedia atau Keharyapatihan Finlandia, dan pada waktu itu mayoritas dihuni oleh orang Karelia. Namun, banyak pendukung konsep "Finlandia Raya" menganggap orang Karelia ini "berkerabat" dengan bangsa Finlandia, dan dengan demikian mendukung pencaplokan Karelia Timur Rusia oleh Finlandia.

upaya Finlandia untuk mencaplok Karelia Putih pada tahun 1918
Diperbarui 28 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ekspedisi Viena
Ekspedisi Viena
Bagian dari Heimosodat

Pemajuan awal Finlandia
Tanggal21 Maret – 2 Oktober 1918
LokasiKarelia Putih
Hasil Kegagalan ekspedisi
Perubahan
wilayah
Perjanjian Tartu
Repola dan Porajärvi bergabung dengan Finlandia
Pihak terlibat

Garda Putih (Finlandia)[Notes 1]

  • Sukarelawan Finlandia[Notes 2]
  • Republik Uhtua[Notes 3]
RSFS Rusia
Garda Merah (Finlandia)
Britania Raya Legiun Murmansk
Britania Raya Infanteri Ringan Marinir Kerajaan
Resimen Karelia
Tokoh dan pemimpin
Kurt Martti Wallenius
Carl Wilhelm Malm
Toivo Kuisma
Oskari Tokoi
Britania Raya Philip James Woods
Kekuatan
Finlandia 1.500 Garda Merah dan orang Karelia 1.550
Marinir Kerajaan 130
Korban
122 tewas Garda Merah dan orang Karelia 100-150

Ekspedisi Viena (bahasa Finlandia: Vienan retkikuntacode: fi is deprecated , bahasa Swedia: Vienaexpeditionencode: sv is deprecated ) adalah ekspedisi militer pada bulan Maret 1918 oleh pasukan sukarelawan Finlandia yang bertujuan mengambil alih Karelia Putih (Vienan Karjala) dari Rusia Soviet. Ini adalah salah satu "perang kekerabatan" (Heimosodat) yang terjadi di dekat Finlandia yang baru merdeka selama Perang Saudara Rusia. Karelia Timur Rusia tidak pernah menjadi bagian dari Imperium Swedia atau Keharyapatihan Finlandia, dan pada waktu itu mayoritas dihuni oleh orang Karelia. Namun, banyak pendukung konsep "Finlandia Raya" menganggap orang Karelia ini "berkerabat" dengan bangsa Finlandia, dan dengan demikian mendukung pencaplokan Karelia Timur Rusia oleh Finlandia.

Kelompok Utara

Ekspedisi ini terdiri atas dua kelompok. Kelompok pertama adalah pasukan Jäger Finlandia yang dipimpin oleh Letnan Kurt Martti Wallenius. Operasi awal di Finlandia Utara berhasil dan kaum Finlandia Merah terpaksa menarik mundur pasukan ke Karelia Timur. Wallenius dan infanteri ringannya menyeberangi perbatasan di Kuusamo, tetapi terjebak pertarungan dengan Garda Merah Finlandia. Pelatihan yang kurang bersemangat dan semangat juang yang rendah dari pasukan wajib militernya membuat semua pemajuan menjadi sulit, dan hanya karena penarikan pasukan oleh kaum Finlandia Merah, yang membuat kaum Finlandia Putih melalukan pemajuan pendek, sampai pasukan memberontak lagi, karena lingkup operasi telah melewati batas negara. Pada akhirnya, pasukan mundur kembali ke Finlandia dan hanya melakukan serangan kedil ke Karelia Timur.

Hasil

Pada akhirnya, ekspedisi gagal karena kurangnya dukungan dari pemerintah Finlandia, yang enggan melakukan ekskalasi,[1] dan populasi Finlandia setempat, yang tidak memercayai kaum Putih. Sebaliknya, pasukan Britania Raya di wilayah tersebut menanamkan rasa nasionalisme untuk melawan upaya Finlandia untuk mencaplok Karelia Timur.[2] Dukungan pemerintah Finlandia terhadap ekspedisi ini juga memudar seiring dengan kondisi Jerman. Setelah ekspedisi Viena, paroki Repola dan Porajärvi di Karelia Timur mengadakan pemungutan suara untuk bergabung ke Finlandia, tetapi Finlandia melepaskan klaimnya atas Karelia Timur dalam Perjanjian Tartu tahun 1920.

Dua tahun kemudian, setelah pasukan ekspedisi Britania Raya terakhir meninggalkan Rusia dan kontrol Bolshevik didirikan, sekelompok iredentis Karelia yang didukung sukarelawan Finlandia memulai sebuah pemberontakan dengan upaya membentuk negara mereka sendiri.

Lihat juga

  • Ekspedisi Aunus
  • Perang Saudara Finlandia
  • Metsäsissit
  • Kampanye Rusia Utara
  • Pemberontakan daging babi
  • Legiun Murmansk

Catatan

  1. ↑ Kelompok di bawah Kurt Martti Wallenius yang terdiri dari tentara wajib militer yang diperintahkan untuk membersihkan sisa kaum Finlandia Merah dari Finlandia Utara. Pasukan memberontak dan memiliki semangat juang yang sangat rendah setelah melintasi perbatasan.
  2. ↑ Bagian dari sukarelawan, khususnya pemimpin militer bekas pasukan Jäger Finlandia atau bagian dari Garda Putih. Namun sebelum ikut serta dalam operasi sebagai sukarelawan mereka diharuskan mengundurkan diri dari kemiliteran. Namun pasukan ini disponsori dan pada beberapa tingkatan didukung oleh pemerintah.
  3. ↑ Republik Uhtua lebih kepada negara boneka Finlandia daripada negara tanpa pengakuan.

Referensi

  1. ↑ Vahtola (1997) p. 453
  2. ↑ Vahtola (1997) p. 455

Pranala luar

  • Vahtola, Jouko (1997) White Finland's attempts to conquer East Karelia in 1918 Oulu University, Department of History.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kelompok Utara
  2. Hasil
  3. Lihat juga
  4. Catatan
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Ekspedisi Aunus

upaya Finlandia untuk menduduki Karelia Timur pada tahun 1919

Perang Dunia II

konflik global tahun 1939-1945

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026