Perjanjian Tartu ditandatangani pada tanggal 14 Oktober 1920 antara Finlandia dan Rusia Soviet setelah negosiasi yang berlangsung selama hampir lima bulan. Perjanjian ini menjelaskan perbatasan antara Finlandia dan Rusia Soviet seusai Perang Saudara Finlandia dan ekspedisi sukarelawan Finlandia di Karelia Timur Rusia yang mengakibatkan aneksasi beberapa distrik Rusia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Nama panjang:
| |
|---|---|
| Jenis | Perjanjian damai |
| Ditandatangani | 14 Oktober 1920 (1920-10-14) |
| Lokasi | Tartu, Estonia |
| Efektif | 31 Desember 1920 (menurut pasal 39 dari perjanjian) |
| Habis tempo | 1939 (dimulainya Perang Musim Dingin) |
| Pihak | |
| Bahasa | |
Perjanjian Tartu (bahasa Rusia: Тартуский мирный договорcode: ru is deprecated ; bahasa Finlandia: Tarton rauhacode: fi is deprecated ; bahasa Swedia: Fredsfördraget i Dorpatcode: sv is deprecated ) ditandatangani pada tanggal 14 Oktober 1920 antara Finlandia dan Rusia Soviet setelah negosiasi yang berlangsung selama hampir lima bulan. Perjanjian ini menjelaskan perbatasan antara Finlandia dan Rusia Soviet seusai Perang Saudara Finlandia dan ekspedisi sukarelawan Finlandia di Karelia Timur Rusia yang mengakibatkan aneksasi beberapa distrik Rusia.
Perjanjian ini ditandatangani di Tartu, Estonia, di gedung Perhimpunan Mahasiswa Estonia. Ratifikasi perjanjian ditukarkan di Moskow pada tanggal 31 Desember 1920. Perjanjian ini terdaftar dalam League of Nations Treaty Series pada tanggal 5 Maret 1921.[1]