Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ekomodernisme

Ekomodernisme merupakan filsafat lingkungan hidup yang berasal dari kepercayaan bahwa perkembangan teknologi dapat memungkinkan manusia untuk berkembang di samping meminimalkan dampak terhadap lingkungan. Manusia membutuhkan perkembangan di bidang sosial, ekonomi, dan kekuatan teknologi untuk membuat hidup yang lebih baik, menstabilkan iklim, dan melindungi alam dunia. Dalam konteks ketahanan pangan, ekomodernisme dapat dilakukan dengan cara membebaskan lahan untuk konservasi dengan meningkatkan produksi makanan dan sumber daya lainnya menggunakan teknologi.

Wikipedia article
Diperbarui 6 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ekomodernisme merupakan filsafat lingkungan hidup yang berasal dari kepercayaan bahwa perkembangan teknologi dapat memungkinkan manusia untuk berkembang di samping meminimalkan dampak terhadap lingkungan.[1] Manusia membutuhkan perkembangan di bidang sosial, ekonomi, dan kekuatan teknologi untuk membuat hidup yang lebih baik, menstabilkan iklim, dan melindungi alam dunia.[2] Dalam konteks ketahanan pangan, ekomodernisme dapat dilakukan dengan cara membebaskan lahan untuk konservasi dengan meningkatkan produksi makanan dan sumber daya lainnya menggunakan teknologi.[1]

Terminologi

Istilah ekomodernis berdasarkan sebuah manifesto yang ditulis bersama oleh 18 ilmuwan terkemuka di bidangnya masing-masing dari berbagai institusi seperti Harvard, Breakthrough Institute, dan Long Now Foundation.[2]

Ekomodernisme adalah suatu teori perubahan sosial yang menggambarkan proses keberlanjutan lingkungan. Hal tersebut juga menjelaskan bahwa perkembangan ekonomi dapat dibarengi dengan perlindungan ekologi. Berbeda dengan pendapat yang konservatif, ekomodernisme berpandangan bahwa semua komponen dalam kehidupan modern seperti ekonomi pasar, perkembangan industry, kesejahteraan warga, produksi pertanian, serta institusi sains dan teknologi harus direstrukturisasi melalui berbagai kebijakan untuk menjaga lingkungan.[3]

Pemangku kepentingan

Restrukturisasi melibatkan banyak pemangku kepentingan seperti pemerintah, swasta, pencinta lingkungan yang berpandangan moderat serta para ahli lingkungan. Melalui kemitraan yang terjalin, proses pengambilan keputusan harus berdasarkan consensus dari berbagai pihak yang terlibat. Pemerintah merupakan factor kunci yang sangat berpengaruh terhadap semua kebijakan public berbasis lingkungan, pemerintah pula yang diharapkan membuat regulasi yang mapan terkait kebijakan industry, serta memberikan peluang kepada swasta untuk berinovasi.[4]

Referensi

  1. 1 2 "Your gateway to the EU, News, Highlights | European Union". european-union.europa.eu (dalam bahasa Inggris). 2025-09-24. Diakses tanggal 2025-09-25.
  2. 1 2 "What is ecomodernism? - TheGreenAge". TheGreenAge - The Home of Energy Saving (dalam bahasa Inggris). 2016-04-11. Diakses tanggal 2025-09-25.
  3. ↑ Robbins, David; Torney, Diarmuid; Brereton, Pat (2020-09-24). Ireland and the Climate Crisis (dalam bahasa Inggris). Springer Nature. hlm. 133. ISBN 978-3-030-47587-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Robbins, David; Torney, Diarmuid; Brereton, Pat (2020-09-24). Ireland and the Climate Crisis (dalam bahasa Inggris). Springer Nature. hlm. 134. ISBN 978-3-030-47587-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Terminologi
  2. Pemangku kepentingan
  3. Referensi

Artikel Terkait

Teknologi

pembuatan, modifikasi, penggunaan, dan pengetahuan mengenai perkakas, mesin, teknik, sistem, dan metode pengaturan

Metamorfosis (buku)

Konstruktivisme Kubisme Dada Seni sampah De Stijl Der Blaue Reiter Die Brücke Ekomodernisme Ekspresionisme Musik ekspresionis Fauvisme Dimensi keempat dalam seni

Menunggu Godot

Konstruktivisme Kubisme Dada Seni sampah De Stijl Der Blaue Reiter Die Brücke Ekomodernisme Ekspresionisme Musik ekspresionis Fauvisme Dimensi keempat dalam seni

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026