Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiDragonfly Telephoto Array
Artikel Wikipedia

Dragonfly Telephoto Array

Teleskop Dragonfly Telephoto Array merupakan rangkaian teleskop optik berbasis darat yang dikembangkan di Dunlap Institute for Astronomy & Astrophysics, Universitas Toronto, Kanada. Instrumen ini menggunakan kombinasi lensa telefoto untuk mengamati objek astronomi luar galaksi dengan tujuan utama memperoleh citra galaksi yang memiliki kecerahan permukaan sangat rendah pada panjang gelombang cahaya tampak. Lensa yang digunakan memiliki kaca optik berlapis khusus yang berfungsi mengurangi penyebaran cahaya, sehingga memungkinkan pengamatan terhadap objek dengan kecerahan rendah secara lebih efektif dan akurat.

Wikipedia article
Diperbarui 5 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Teleskop Dragonfly Telephoto Array merupakan rangkaian teleskop optik berbasis darat yang dikembangkan di Dunlap Institute for Astronomy & Astrophysics, Universitas Toronto, Kanada. Instrumen ini menggunakan kombinasi lensa telefoto untuk mengamati objek astronomi luar galaksi dengan tujuan utama memperoleh citra galaksi yang memiliki kecerahan permukaan sangat rendah pada panjang gelombang cahaya tampak.[1] Lensa yang digunakan memiliki kaca optik berlapis khusus yang berfungsi mengurangi penyebaran cahaya, sehingga memungkinkan pengamatan terhadap objek dengan kecerahan rendah secara lebih efektif dan akurat.[2][3]

Desain

Desain awal Dragonfly Telephoto Array dilakukan oleh Roberto Abraham dari Universitas Toronto dan Pieter van Dokkum dari Universitas Yale.[4] Teleskop ini mulai dioperasikan pada tahun 2013 dengan delapan lensa kamera Canon EF 400mm f/2.8L IS II USM yang tersedia secara komersial.[5] Selanjutnya jumlah lensa ditingkatkan menjadi sepuluh, dan pada tahun 2016 diperluas menjadi dua kelompok masing-masing 24 lensa, sehingga total menjadi 48 lensa.[6][7]

Setiap penambahan lensa memungkinkan peningkatan aperture efektif teleskop, yang berkontribusi terhadap kemampuan pengumpulan cahaya yang lebih besar.[5] Dengan konfigurasi 48 lensa, Dragonfly memiliki kemampuan pengumpulan cahaya setara dengan lensa 400 mm f/0.4 atau teleskop refraktor dengan diameter lensa objektif sekitar 990 mm. Pada Maret 2021, diumumkan rencana untuk menambahkan 120 lensa tambahan guna meningkatkan kapasitas pengamatan.[8]

Desain teleskop berbasis lensa (refraktor) mengurangi masalah hamburan cahaya dan efek difraksi dibandingkan dengan desain berbasis cermin (reflektor). Pada teleskop reflektor, hamburan cahaya meningkat akibat interaksi dengan debu dan ketidakrataan permukaan cermin, sementara difraksi muncul akibat adanya hambatan di jalur optik.[9]

Riset

Dalam bidang penelitian astronomi, Dragonfly Telephoto Array digunakan untuk menemukan galaksi Dragonfly 44, yang memiliki massa hampir setara dengan Bima Sakti dimana sekitar 99,9% massanya terdiri dari materi gelap.[10] Dragonfly Telephoto Array juga digunakan untuk mempelajari NGC 1052-DF2, sebuah galaksi yang awalnya diperkirakan memiliki materi gelap sangat sedikit.[11] Pengukuran lanjutan menunjukkan bahwa galaksi tersebut lebih dekat ke Bumi daripada perkiraan awal, sehingga kandungan materi gelapnya dianggap setara dengan galaksi pada umumnya.[12] Perdebatan mengenai jarak NGC 1052-DF2 kemudian diselesaikan melalui pengamatan lanjutan menggunakan Hubble Space Telescope, yang mengkonfirmasi pengukuran fluktuasi kecerahan permukaan sebelumnya dan menetapkan jarak yang lebih tepat.[13]

Referensi

  1. ↑ "Dragonfly – Dunlap Website" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-22.
  2. ↑ "Ultra Low Surface Brightness Imaging with the Dragonfly Telephoto Array". ar5iv (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-22.
  3. ↑ "How Do You Make A Galaxy Without Dark Matter? – Dunlap Website" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-22.
  4. ↑ Barss, Patchen (2015-04-01). "A New Way to See a New Kind of Galaxy | U of T Magazine". U of T Magazine (dalam bahasa Canadian English). Diakses tanggal 2025-11-22.
  5. 1 2 Abraham, Roberto G.; van Dokkum, Pieter G. (2014-01). "Ultra–Low Surface Brightness Imaging with the Dragonfly Telephoto Array". Publications of the Astronomical Society of the Pacific. 126 (935): 55–69. doi:10.1086/674875. ISSN 0004-6280.
  6. ↑ Estes, Adam Clark (2014-07-14). "Astronomers Invent New Telescope by Tying Telephoto Lenses Together". Gizmodo (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-22.
  7. ↑ "Dragonfly - Yale University". www.astro.yale.edu. Diakses tanggal 2025-11-22.
  8. ↑ Schilling, Govert (2021-03-26). "Lens array captures dim objects missed by giant telescopes". Science. 371 (6536): 1301–1301. doi:10.1126/science.371.6536.1301. ISSN 0036-8075.
  9. ↑ Zhang, J. (2018). The Development and Scientific Application of the Dragonfly Telephoto Array (PhD thesis, University of Toronto). TSpace, University of Toronto. Diakses secara daring dari https://tspace.library.utoronto.ca/bitstream/1807/97885/1/Zhang_Jielai_201811_PhD_thesis.pdf
  10. ↑ Griffiths, Sarah. "Meet Dragonfly 44, the galaxy made of 99.9% dark matter". Wired (dalam bahasa American English). ISSN 1059-1028. Diakses tanggal 2025-11-22.
  11. ↑ van Dokkum, Pieter; Danieli, Shany; Cohen, Yotam; Merritt, Allison; Romanowsky, Aaron J.; Abraham, Roberto; Brodie, Jean; Conroy, Charlie; Lokhorst, Deborah (2018-03). "A galaxy lacking dark matter". Nature (dalam bahasa Inggris). 555 (7698): 629–632. doi:10.1038/nature25767. ISSN 1476-4687.
  12. ↑ Trujillo, Ignacio; Beasley, Michael A; Borlaff, Alejandro; Carrasco, Eleazar R; Di Cintio, Arianna; Filho, Mercedes; Monelli, Matteo; Montes, Mireia; Román, Javier (2019-06-11). "A distance of 13 Mpc resolves the claimed anomalies of the galaxy lacking dark matter". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society (dalam bahasa Inggris). 486 (1): 1192–1219. doi:10.1093/mnras/stz771. ISSN 0035-8711. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  13. ↑ Shen, Zili; Danieli, Shany; van Dokkum, Pieter; Abraham, Roberto; Brodie, Jean P.; Conroy, Charlie; Dolphin, Andrew E.; Romanowsky, Aaron J.; Diederik Kruijssen, J. M. (2021-06-01). "A Tip of the Red Giant Branch Distance of 22.1 ± 1.2 Mpc to the Dark Matter Deficient Galaxy NGC 1052–DF2 from 40 Orbits of Hubble Space Telescope Imaging". The Astrophysical Journal Letters. 914 (1): L12. doi:10.3847/2041-8213/ac0335. ISSN 2041-8205. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Desain
  2. Riset
  3. Referensi

Artikel Terkait

Dragonfly 44

dipancarkan oleh Bima Sakti. Galaksi ini ditemukan dengan menggunakan Dragonfly Telephoto Array, sebuah instrumen yang dirancang untuk mendeteksi objek-objek

NGC 1052-DF2

(wide-field imaging survey) pada kelompok galaksi NGC 1052 menggunakan Dragonfly Telephoto Array. Galaksi ini menarik perhatian dalam penelitian astronomi karena

Galaksi ultra difus

lebih kuat. Dragonfly 44 merupakan salah satu UDG di Gugus Coma. Objek ini ditemukan melalui survei menggunakan Dragonfly Telephoto Array, yang dirancang

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026