Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Distributisme

Distributisme adalah adalah nama yang diberikan untuk kredo sosio-ekonomi dan politik yang awalnya diasosiasikan oleh G. K. Chesterton dan Hilaire Belloc. Chesterton kagum pada kemampuan Belloc dalam mengedukasi ide-ide distributisme, Baginya Belloc sangat ahli dalam disiplin ilmu ini. “Anda adalah seorang pendiri dan bapak dari misi ini,” tulis Chesterton pada tahun 1923. “Kami adalah para petobat tetapi anda adalah misionarisnya…. Anda pertama kali yang mengungkapkan kebenaran baik kepada hamba yang lebih besar maupun yang lebih kecil…. Adalah suatu kemenangan yang besar jika Inggris bernafas lagi". Faktanya, dalam perjalanan Chesterton ditemukan bahwasanya Belloc hanya menyebarkan dan mempopulerkan doktrin sosial Gereja tentang subsidiaritas sebagaimana diuraikan oleh Paus Leo XIII dalam Rerum novarum (1891), sebuah doktrin yang akan dinyatakan kembali, dikonfirmasi ulang dan diperkuat oleh Paus Pius XI dalam Quadragesimo anno (1931) dan oleh Paus Yohanes Paulus II dalam Centesimus annus (1991). Karena itu, pertama-tama penting untuk melihat distributisme sebagai turunan dari prinsip subsidiaritas.

Wikipedia article
Diperbarui 23 Januari 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bagian dari seri Gereja Katolik tentang
Ajaran sosial Katolik
Emblem of the Holy See
Lambang Takhta Suci
Ringkasan
  • Ajaran sosial Paus
  • Distributisme
  • Solidaritas
  • Subsidiaritas
  • Tranquillitas ordinis
Paus Leo XIII
  • Rerum novarum
Paus Pius XI
  • Divini redemptoris
  • Mit brennender Sorge
  • Non abbiamo bisogno
  • Quadragesimo anno
Paus Pius XII
  • Ajaran sosial
Paus Yohanes XXIII
  • Mater et magistra
  • Pacem in terris
Konsili Vatikan II
  • Dignitatis humanae
  • Gaudium et spes
Paus Paulus VI
  • Octogesima adveniens
  • Populorum progressio
Paus Yohanes Paulus II
  • Laborem exercens
  • Sollicitudo rei socialis
  • Centesimus annus
  • Evangelium vitae
Paus Benediktus XVI
  • Caritas in veritate
Paus Fransiskus
  • Evangelii gaudium
  • Laudato si'
  • Fratelli tutti
Tokoh lain
  • Gaspard Mermillod
  • René de La Tour du Pin
  • Heinrich Pesch
  • Dorothy Day
  • Óscar Romero
  • Joseph Bernardin
  • Hilaire Belloc
  • G. K. Chesterton
 Portal Katolik
  • l
  • b
  • s

Distributisme adalah adalah nama yang diberikan untuk kredo sosio-ekonomi dan politik yang awalnya diasosiasikan oleh G. K. Chesterton dan Hilaire Belloc. Chesterton kagum pada kemampuan Belloc dalam mengedukasi ide-ide distributisme, Baginya Belloc sangat ahli dalam disiplin ilmu ini. “Anda adalah seorang pendiri dan bapak dari misi ini,” tulis Chesterton pada tahun 1923. “Kami adalah para petobat tetapi anda adalah misionarisnya…. Anda pertama kali yang mengungkapkan kebenaran baik kepada hamba yang lebih besar maupun yang lebih kecil…. Adalah suatu kemenangan yang besar jika Inggris bernafas lagi". Faktanya, dalam perjalanan Chesterton ditemukan bahwasanya Belloc hanya menyebarkan dan mempopulerkan doktrin sosial Gereja tentang subsidiaritas sebagaimana diuraikan oleh Paus Leo XIII dalam Rerum novarum (1891), sebuah doktrin yang akan dinyatakan kembali, dikonfirmasi ulang dan diperkuat oleh Paus Pius XI dalam Quadragesimo anno (1931) dan oleh Paus Yohanes Paulus II dalam Centesimus annus (1991). Karena itu, pertama-tama penting untuk melihat distributisme sebagai turunan dari prinsip subsidiaritas.[1]

Referensi

  1. ↑ "What is Distributism? A Controversial Alternative to Socialism and Plutocracy". Crisis Magazine (dalam bahasa American English). 2014-06-16. Diakses tanggal 2023-08-03.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Laudato si'

ensiklik Paus Fransiskus

Rerum Novarum

ensiklik yang diterbitkan oleh Paus Leo XIII pada 15 Mei 1891

Ajaran sosial Katolik

dikeluarkan oleh Paus Leo XIII pada tahun 1891—yang mana menganjurkan distributisme ekonomi dan mengecam kapitalisme maupun sosialisme. Namun akar dari

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026