Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiDiskontinuitas Gutenberg
Artikel Wikipedia

Diskontinuitas Gutenberg

Diskontinuitas Gutenberg merupakan batas antara inti dan mantel Bumi yang terletak di antara mantel silikat dan inti luarnya yang mengandung besi dan nikel. Batas ini terletak pada kedalaman kira-kira 2.891 km di bawah permukaan Bumi. Batas ini diamati melalui diskontinuitas dalam kecepatan gelombang seismik pada kedalaman tersebut karena terdapat perbedaan antara impendansi akustik mantel Bumi yang padat dan inti luar yang cair. Kecepatan gelombang-P lebih lambat di inti luar daripada di mantel bagian dalam sementara gelombang-S tidak terdapat di semua bagian cair inti Bumi. Bukti terbaru memperkirakan bahwa sebuah lapisan batas yang berbeda terletak tepat di atas diskontinuitas Gutenberg kemungkinan terbuat dari fase baru dari mineralogi perovskit dasar mantel bagian dalam yang bernama post-perovskit. Studi tomografi seismik telah menunjukkan ketidakteraturan yang signifikan di dalam zona perbatasan dan terlihat mendominasi di provinsi kecepatan gelombang geser rendah besar (LLSPVs).

Wikipedia article
Diperbarui 3 April 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Diskontinuitas Gutenberg
Tampilan sistematis bagian dalam Bumi.
1. kerak benua
2. kerak samudera
3. mantel atas
4. mantel bawah
5. inti luar
6. inti dalam
A: Diskontinuitas Mohorovičić
B: Diskontinuitas Gutenberg
C: Diskontinuitas Lehmann

Diskontinuitas Gutenberg merupakan batas antara inti dan mantel Bumi yang terletak di antara mantel silikat dan inti luarnya yang mengandung besi dan nikel. Batas ini terletak pada kedalaman kira-kira 2.891 km di bawah permukaan Bumi. Batas ini diamati melalui diskontinuitas dalam kecepatan gelombang seismik pada kedalaman tersebut karena terdapat perbedaan antara impendansi akustik mantel Bumi yang padat dan inti luar yang cair. Kecepatan gelombang-P lebih lambat di inti luar daripada di mantel bagian dalam sementara gelombang-S tidak terdapat di semua bagian cair inti Bumi. Bukti terbaru memperkirakan bahwa sebuah lapisan batas yang berbeda terletak tepat di atas diskontinuitas Gutenberg kemungkinan terbuat dari fase baru dari mineralogi perovskit dasar mantel bagian dalam yang bernama post-perovskit. Studi tomografi seismik telah menunjukkan ketidakteraturan yang signifikan di dalam zona perbatasan dan terlihat mendominasi di provinsi kecepatan gelombang geser rendah besar (LLSPVs).[1]

Referensi

  1. ↑ Lekic, V.; Cottaar, S.; Dziewonski, A.; Romanowicz, B. (2012). "Cluster analysis of global lower mantle". Earth and Planetary Science Letters. 357–358 (1–3): 68–77. Bibcode:2012E&PSL.357...68L. doi:10.1016/j.epsl.2012.09.014.

Pranala luar

  • (Inggris) Earth's Core–Mantle Boundary Has Core-Rigidity Zone
  • (Inggris) Audrey Slesinger (Januari 2001), "Earth's interior: Redefining the Core–Mantle Boundary", Geotimes, The American Geological Institute, diakses tanggal 24 Maret 2011
  • (Inggris) Mineral phase change at the boundary
  • (Inggris) Superplumes at the boundary Diarsipkan 2006-02-13 di Wayback Machine.
  • (Inggris) About.com article on the name of D″ Diarsipkan 2008-10-06 di Wayback Machine.
Ikon rintisan

Artikel bertopik geologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Richard Dedekind

matematikawan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026