Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Mantel (geologi)

Dalam geologi, Mantel adalah lapisan di dalam suatu objek massa planeter yang dibatasi di bawah oleh inti keplanetan dan di atas oleh kerak. Mantel terbuat dari batuan atau es, dan umumnya merupakan lapisan terbesar dan paling masif dari benda planet tersebut. Mantel merupakan ciri khas benda-benda planet yang telah mengalami diferensiasi berdasarkan massa jenis. Semua planet kebumian, setengah dari planet raksasa, sejumlah asteroid, dan beberapa satelit alami planet memiliki mantel.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Untuk kegunaan lain, lihat Mantel (disambiguasi).

Dalam geologi, Mantel adalah lapisan di dalam suatu objek massa planeter yang dibatasi di bawah oleh inti keplanetan dan di atas oleh kerak. Mantel terbuat dari batuan atau es, dan umumnya merupakan lapisan terbesar dan paling masif dari benda planet tersebut. Mantel merupakan ciri khas benda-benda planet yang telah mengalami diferensiasi berdasarkan massa jenis. Semua planet kebumian (termasuk Bumi), setengah dari planet raksasa (khususnya raksasa es), sejumlah asteroid, dan beberapa satelit alami planet memiliki mantel.

Contoh

Bumi

Struktur internal Bumi
Artikel utama: Mantel Bumi

Mantel Bumi adalah lapisan batuan silikat di antara kerak dan inti luar. Massanya yang sebesar 4.01 × 1024 kg adalah 67% dari massa Bumi. Ketebalannya mencapai 2.900 kilometer (1.800 mil)[1] yang membentuk sekitar 84% dari volume Bumi. Mantel Bumi sebagian besar padat, tetapi dalam skala waktu geologis, ia berperilaku sebagai fluida kental. Lelehan parsial mantel di punggungan tengah samudra menghasilkan kerak samudra, dan peleburan sebagian mantel di zona subduksi menghasilkan kerak benua.[2]

Planet lain

Merkurius memiliki mantel silikat dengan ketebalan sekitar 490 kilometer (300 mil), yang hanya terdiri dari 28% massanya. Mantel silikat Venus memiliki ketebalan sekitar 2.800 kilometer (1.700 mil), yang terdiri dari sekitar 70% massanya. Mantel silikat Mars memiliki ketebalan sekitar 1.600 kilometer (990 mil), yang terdiri dari ~74–88% massanya,[1] dan mungkin diwakili oleh meteorit chassignit. Lapisan es Uranus dan Neptunus memiliki ketebalan sekitar 30.000 km, yang membentuk 80% dari massa keduanya.[3]

Satelit-satelit alami

Satelit-satelit alami Jupiter yakin Io, Europa, dan Ganymede, memiliki lapisan silikat. Lapisan silikat Io setebal ~1.100 kilometer (680 mil) ditutupi oleh kerak vulkanik, lapisan silikat Ganymede setebal ~1.315 kilometer (817 mil) ditutupi oleh es setebal ~835 kilometer (519 mil), dan lapisan silikat Europa setebal ~1.165 kilometer (724 mil) ditutupi oleh es setebal ~85 kilometer (53 mil) dan kemungkinan air cair.[1]

Mantel silikat satelit alami Bumi (Bulan) memiliki ketebalan sekitar 1300–1400 km, dan merupakan sumber basal mare. Mantel bulan mungkin terekspos di Basin Kutub Selatan Aitken atau Mare Crisium. Mantel bulan mengandung diskontinuitas seismik pada kedalaman ~500 kilometer (310 mil), kemungkinan besar terkait dengan perubahan komposisi.[4]

Titan dan Triton masing-masing memiliki mantel yang terbuat dari es atau zat volatil padat lainnya.[5][6]

Asteroid

Lihat pula: 4 Vesta § Geologi

Beberapa asteroid terbesar juga memiliki mantel;[7] misalnya, Vesta memiliki mantel silikat yang komposisinya mirip dengan meteorit diogenit.[8]

Referensi

  1. 1 2 3 Katharina., Lodders (1998). The planetary scientist's companion. Fegley, Bruce. New York: Oxford University Press. ISBN 978-1423759836. OCLC 65171709.
  2. ↑ "What is the Earth's Mantle Made Of? – Universe Today". Universe Today (dalam bahasa American English). 2016-03-26. Diakses tanggal 2018-11-24.
  3. ↑ Swindle, T. D. (2002-01-01). "Martian Noble Gases". Reviews in Mineralogy and Geochemistry (dalam bahasa Inggris). 47 (1): 171–190. Bibcode:2002RvMG...47..171S. doi:10.2138/rmg.2002.47.6. ISSN 1529-6466.
  4. ↑ Wieczorek, M. A. (2006-01-01). "The Constitution and Structure of the Lunar Interior". Reviews in Mineralogy and Geochemistry (dalam bahasa Inggris). 60 (1): 221–364. Bibcode:2006RvMG...60..221W. doi:10.2138/rmg.2006.60.3. ISSN 1529-6466.
  5. ↑ "Layers of Titan". NASA. 23 February 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 14 September 2015. Diakses tanggal 7 October 2015.
  6. ↑ "Triton: In Depth". NASA. Diarsipkan dari asli tanggal 17 November 2015. Diakses tanggal 16 October 2015.
  7. ↑ "Griffith Observatory – Pieces of the Sky – Meteorite Histories". www.griffithobservatory.org (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2020-02-10. Diakses tanggal 2018-11-24.
  8. ↑ Reddy, Vishnu; Nathues, Andreas; Gaffey, Michael J. (2011-03-01). "First fragment of Asteroid 4 Vesta's mantle detected". Icarus (dalam bahasa Inggris). 212 (1): 175–179. Bibcode:2011Icar..212..175R. doi:10.1016/j.icarus.2010.11.032. ISSN 0019-1035.

Bacaan lanjutan

  • Don L. Anderson, Theory of the Earth, Blackwell (1989), is a textbook dealing with the Earth's interior and is now available on the web. Retrieved 2007-12-23.
  • Jeanloz, Raymond (2000). "Mantle of the Earth". Dalam Haraldur Sigurdsson; Bruce Houghton; Hazel Rymer; John Stix; Steve McNutt (ed.). Encyclopedia of Volcanoes. San Diego: Academic Press. hlm. 41–54. ISBN 978-0-12-643140-7.
  • Nixon, Peter H. (1987). Mantle xenoliths: J. Wiley & Sons, 844p., (ISBN 0-471-91209-3).
  • Donald L. Turcotte and Gerald Schubert, Geodynamics, Cambridge University Press, Third Edition (2014), ISBN 978-1-107-00653-9 (Hardback) ISBN 978-0-521-18623-0 (Paperback)

Pranala luar

Wikibooks Historical Geology memiliki halaman di:
Structure of the Earth
  • The Biggest Dig: Japan builds a ship to drill to the earth's mantle – Scientific American (September 2005) (archived 17 October 2007)
  • Information on the Mohole Project (archived 2 November 2015)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Contoh
  2. Bumi
  3. Planet lain
  4. Satelit-satelit alami
  5. Asteroid
  6. Referensi
  7. Bacaan lanjutan
  8. Pranala luar

Artikel Terkait

Mantel Bumi

bagian dari interior planet Bumi

Tektonika lempeng

Pergerakan litosfer bumi

Struktur Bumi

struktur bagian dalam planet Bumi, terdiri dari beberapa lapisan bola konsentris

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026