Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Diagram komutatif

Dalam matematika, khususnya dalam bidang aljabar dan teori kategori, suatu diagram dikatakan sebagai diagram komutatif jika untuk suatu objek dan , setiap lintasan yang berawal di dan berakhir di sama. Diagram komutatif adalah alat yang banyak digunakan dalam studi teori kategori untuk meninjau suatu identitas berlaku dalam komposisi morfisma

Koleksi peta yang memberikan hasil yang sama
Diperbarui 6 Juli 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Diagram komutatif
Diagram komutatif dari Lemma Snake

Dalam matematika, khususnya dalam bidang aljabar dan teori kategori, suatu diagram dikatakan sebagai diagram komutatif jika untuk suatu objek A {\displaystyle A} {\displaystyle A} dan B {\displaystyle B} {\displaystyle B}, setiap lintasan yang berawal di A {\displaystyle A} {\displaystyle A} dan berakhir di B {\displaystyle B} {\displaystyle B} sama.[1] Diagram komutatif adalah alat yang banyak digunakan dalam studi teori kategori untuk meninjau suatu identitas berlaku dalam komposisi morfisma [2]

Definisi

Suatu diagram komutatif terdiri atas:

  • Objek
  • Morfisma (atau panah)
  • Lintasan atau komposisi morfisma

Dalam berbagai referensi aljabar, umum digunakan notasi berikut untuk panah:

  • Monomorfisma dengan ↪ {\displaystyle \hookrightarrow } {\displaystyle \hookrightarrow }
  • Epimorfisma dengan ↠ {\displaystyle \twoheadrightarrow } {\displaystyle \twoheadrightarrow }
  • Isomorfisma dengan → ∼ {\displaystyle {\overset {\sim }{\rightarrow }}} {\displaystyle {\overset {\sim }{\rightarrow }}}
  • Jika panah yang digunakan digambar dengan garis putus-putus, umumnya panah tersebut melambangkan suatu morfisma yang diklaim ada (misalnya dalam suatu teorema); panah tersebut sering kali diberi label ∃ {\displaystyle \exists } {\displaystyle \exists } untuk menekankan eksistensinya
    • Jika morfisma yang diklaim tersebut tunggal, umumnya diberi label ∃ ! {\displaystyle \exists !} {\displaystyle \exists !}

Morfisma atau panah dalam diagram komutatif juga dapat didefinisikan antar panah, seperti yang umum dilakukan dalam teori kategori

Istilah

Dalam buku-buku matematika, umumnya digunakan ungkapan "diagram berikut komutatif"

Contoh

Dalam teori grup, misalkan G , H {\displaystyle G,H} {\displaystyle G,H} suatu grup dengan operasi ∘ G {\displaystyle \circ _{G}} {\displaystyle \circ _{G}}dan ∘ H {\displaystyle \circ _{H}} {\displaystyle \circ _{H}} serta f : G → H {\displaystyle f:G\rightarrow H} {\displaystyle f:G\rightarrow H} suatu pemetaan antara himpunan untuk grup G {\displaystyle G} {\displaystyle G} dan H {\displaystyle H} {\displaystyle H}. Andaikan f {\displaystyle f} {\displaystyle f} adalah suatu homomorfisma grup, diagram berikut komutatif:[3]

dengan pemetaan f × f {\displaystyle f\times f} {\displaystyle f\times f} didefinisikan secara per-komponen sebagai

f × f : ( a , b ) ↦ ( f ( a ) , f ( b ) ) {\displaystyle f\times f:(a,b)\mapsto (f(a),f(b))} {\displaystyle f\times f:(a,b)\mapsto (f(a),f(b))}

untuk sebarang a , b ∈ G {\displaystyle a,b\in G} {\displaystyle a,b\in G}. Dengan kata lain, jika diagram tersebut komutatif berlaku f ( a ∘ G b ) = f ( a ) ∘ H f ( b ) {\displaystyle f(a\circ _{G}b)=f(a)\circ _{H}f(b)} {\displaystyle f(a\circ _{G}b)=f(a)\circ _{H}f(b)}, yang mana sesuai dengan definisi homomorfisma grup pada umumnya.

Contoh lainnya adalah pada Lemma Snake. Pada suatu kategori abel dengan diagram komutatif

yang memiliki barisan eksak di tiap barisnya serta 0 adalah objek nol (objek inisial sekaligus objek terminal pada suatu kategori), terdapat barisan eksak

ker ⁡ a   ⟶   ker ⁡ b   ⟶   ker ⁡ c   ⟶ d   coker ⁡ a   ⟶   coker ⁡ b   ⟶   coker ⁡ c {\displaystyle \ker a~{\color {Gray}\longrightarrow }~\ker b~{\color {Gray}\longrightarrow }~\ker c~{\overset {d}{\longrightarrow }}~\operatorname {coker} a~{\color {Gray}\longrightarrow }~\operatorname {coker} b~{\color {Gray}\longrightarrow }~\operatorname {coker} c} {\displaystyle \ker a~{\color {Gray}\longrightarrow }~\ker b~{\color {Gray}\longrightarrow }~\ker c~{\overset {d}{\longrightarrow }}~\operatorname {coker} a~{\color {Gray}\longrightarrow }~\operatorname {coker} b~{\color {Gray}\longrightarrow }~\operatorname {coker} c}

sehingga diagram berikut komutatif:

Diagram Sebagai Fungtor

Misalkan I , C {\displaystyle {\mathcal {I}},{\mathcal {C}}} {\displaystyle {\mathcal {I}},{\mathcal {C}}} suatu kategori dan F : I → C {\displaystyle F:{\mathcal {I}}\rightarrow {\mathcal {C}}} {\displaystyle F:{\mathcal {I}}\rightarrow {\mathcal {C}}} suatu fungtor dari kategori I {\displaystyle {\mathcal {I}}} {\displaystyle {\mathcal {I}}} ke kategori C {\displaystyle {\mathcal {C}}} {\displaystyle {\mathcal {C}}}. Suatu diagram komutatif dapat dipandang sebagai fungtor F {\displaystyle F} {\displaystyle F} dan kategori I {\displaystyle {\mathcal {I}}} {\displaystyle {\mathcal {I}}} disebut sebagai kategori indeks.

Sebaliknya, untuk sebarang diagram komutatif, dapat dikonstruksi suatu kategori dengan setiap objek pada diagram menjadi objek dari kategorinya, adanya morfisma antara dua objek yang didefinisikan dari eksistensi lintasan antara dua objek, serta morfismanya ada secara tunggal (berdasarkan fakta bahwa diagram tersebut komutatif).

Referensi

  1. ↑ Leinster, Tom (2016). Basic Category Theory. ISBN 978-1-107-04424-1. Versi daring tersedia di arXiv pada arXiv:1612.09375v1
  2. ↑ Smith, Peter (2016). Category Theory A Gentle Introduction. Versi daring tersedia di sini
  3. ↑ Aluffi, Paolo (2009). Algebra: Chapter 0. ISBN 978-0-8218-4781-7.

Pranala luar

  • Commutative Diagram di nLab
  • l
  • b
  • s
Matematika (Bidang matematika)
Fondasi
  • Filsafat matematika
  • Logika matematika
  • Teori himpunan
  • Teori informasi
  • Teori kategori
  • Teori tipe
Aljabar
  • Abstrak
  • Elementer
  • Homologis
  • Komutatif
  • Linear
  • Multilinear
  • Universal
  • Teori grup
  • Teori representasi
Analisis
  • Kalkulus
  • Analisis fungsional
  • Analisis harmonik
  • Analisis kompleks
  • Analisis real
  • Persamaan diferensial
  • Teori ukuran
  • Teori sistem dinamis
Diskret
  • Kombinatorika
  • Teori graf
  • Teori order
Geometri
  • Aljabar
  • Analitis
  • Diferensial
  • Diskrit
  • Euklides
  • Hingga
  • Trigonometri
Komputasi
  • Analisis numerik (Topik)
  • Ilmu komputer
  • Komputasi simbolik
  • Teori komputasi
  • Teori kompleksitas komputasi
  • Optimisasi matematika
Teori bilangan
  • Aritmetika
  • Geometri Diophantine
  • Teori bilangan aljabar
  • Teori bilangan analitis
Topologi
  • Teori homotopi
  • Aljabar
  • Diferensial
  • Geometris
  • Umum
Terapan
  • Matematika biologi
  • Matematika ekonomi
  • Matematika keuangan
  • Fisika matematis
  • Kimia matematika
  • Psikologi matematis
  • Statistika
  • Statistika matematika
  • Teori peluang
  • Ilmu sistem (Teori kendali, Teori permainan, Riset operasi)
Divisi
  • Matematika murni
  • Matematika terapan
  • Matematika diskret
  • Matematika komputasi
Topik terkait
  • Matematika dan seni
  • Matematika rekreasi
  • Pendidikan matematika
  • Sejarah matematika
  • Category Kategori
  • Portal Portal matematika
  • Kerangka
  • Daftar

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Definisi
  2. Istilah
  3. Contoh
  4. Diagram Sebagai Fungtor
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Pembela Tanah Air

Kesatuan militer Indonesia yang dibentuk oleh Kekaisaran Jepang

Aksara Jawa

aksara yang digunakan untuk menulis bahasa Jawa dan bahasa sekitarnya

British Museum

museum nasional di London, Britania Raya

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026