Demosthenes adalah seorang orator dan negarawan Yunani berpengaruh dari Athena kuno. Orasi-orasinya memperlihatkan sebuah ekspresi yang signifikan dari kekuatan kecerdasan Athena pada zamannya dan berpengaruh pada politik dan budaya Yunani kuno pada abad ke-4 SM. Demosthenes mengetahui retorik dengan mempelajari pidato para orator besar pada masa sebelumnya. Ia menyampaikan pidato yudisial pertamanya pada usia 20 tahun
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Demosthenes | |
|---|---|
| Lahir | 384 SM Athena |
| Meninggal | 322 SM (usia 62) Pulau Kalaureia (sekarang Poros) |
Demosthenes (/dɪˈmɒs.θəniːz/; bahasa Yunani: Δημοσθένηςcode: el is deprecated Dēmosthénēs [dɛːmostʰénɛːs]; 384–322 BC) adalah seorang orator dan negarawan Yunani berpengaruh dari Athena kuno. Orasi-orasinya memperlihatkan sebuah ekspresi yang signifikan dari kekuatan kecerdasan Athena pada zamannya dan berpengaruh pada politik dan budaya Yunani kuno pada abad ke-4 SM. Demosthenes mengetahui retorik dengan mempelajari pidato para orator besar pada masa sebelumnya. Ia menyampaikan pidato yudisial pertamanya pada usia 20 tahun

Demosthenes lahir pada 384 SM, pada tahun terakhir Olympiad ke-98 atau tahun pertama Olympiad ke-99.[1] Ayahnya—yang juga bernama Demosthenes—berasal dari sebuah suku lokal, Pandionis, dan tinggal di deme Paeania[2] di wilayah Athena, adalah seorang pembuat senjata kelas menengah.[3] Aeschines, lawan politik terbesar Demosthenes, menyatakan bahwa ibunya Kleoboule berdarah Scythia[4]—sebuah pernyataan yang diragukan oleh beberapa sarjana modern.[a] Demosthenes menjadi anak yatim pada usia tujuh tahun.