Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Deklarasi Potsdam

Deklarasi Potsdam atau Proklamasi yang Menentukan Syarat-syarat Penyerahan Jepang, adalah pernyataan yang menyerukan penyerahan seluruh angkatan bersenjata Jepang selama Perang Dunia II. Pada tanggal 26 Juli 1945, Presiden Amerika Serikat Harry S. Truman, Perdana Menteri Britania Raya Winston Churchill, dan Presiden Tiongkok Chiang Kai-shek mengeluarkan dokumen tersebut, yang menguraikan syarat-syarat penyerahan diri bagi Kekaisaran Jepang, sebagaimana disepakati dalam Konferensi Potsdam. Ultimatum tersebut menyatakan bahwa, jika Jepang tidak menyerah, negara itu akan menghadapi "kehancuran total dan segera".

Wikipedia article
Diperbarui 28 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Deklarasi Potsdam
President Harry S. Truman and Prime Minister Winston Churchill on the steps of the "Little White House," the... - NARA - 198764
Harry S. Truman dan Winston Churchill di "Rumah Putih Kecil", Potsdam, Jerman pada bulan Juli 1945

Deklarasi Potsdam atau Proklamasi yang Menentukan Syarat-syarat Penyerahan Jepang, adalah pernyataan yang menyerukan penyerahan seluruh angkatan bersenjata Jepang selama Perang Dunia II. Pada tanggal 26 Juli 1945, Presiden Amerika Serikat Harry S. Truman, Perdana Menteri Britania Raya Winston Churchill, dan Presiden Tiongkok Chiang Kai-shek mengeluarkan dokumen tersebut, yang menguraikan syarat-syarat penyerahan diri bagi Kekaisaran Jepang, sebagaimana disepakati dalam Konferensi Potsdam. Ultimatum tersebut menyatakan bahwa, jika Jepang tidak menyerah, negara itu akan menghadapi "kehancuran total dan segera".[1][2]

Adapun bunyi dari proklamasi Potsdam adalah sebagai berikut:

Telah tiba waktunya bagi Jepang untuk memutuskan apakah akan membiarkan dirinya dikendalikan oleh penasihat-penasihat militernya yang mengikuti keinginannya sendiri dan dengan perhitungan-perhitungan yang tidak realistis, yang telah membawa Kekaisaran Jepang ke ambang kemusnahan, ataukah ia akan memilih jalan yang berdasarkan akal yang sehat.

Berikut ini adalah syarat syarat kami. Kami tidak akan menyimpang dari syarat-syarat itu. Tidak pula ada pilihan lain. Kami tidak akan menerima penguluran waktu.

Kekuasaan dan pengaruh dari mereka yang menyesatkan rakyat Jepang untuk berusaha menaklukkan dunia harus dilenyapkan selama-lamanya, karena kami berkeyakinan bahwa orde-baru yang cinta damai, aman dan berkeadilan tidak mungkin terbentuk tanpa militerisme yang tidak bertanggungjawab tidak dilenyapkan dari muka bumi.

Kami tidak bermaksud memperbudak bangsa Jepang atau memusnahkannya sebagai bangsa, tetapi semua penjahat perang harus diadili secara keras, termasuk mereka yang melakukan kekejaman terhadap para tawanan.

Pemerintah Jepang harus menghilangkan halangan bagi bangunnya kebebasan dan demokrasi dan harus memperkuatnya di antara rakyat Jepang. Kebebasan untuk mengemukakan pendapat, beragama dan berfikir harus ditegakkan seperti halnya penghormatan atas hak-hak asasi manusia.

Kami menghimbau pemerintah Jepang untuk sekarang juga menyatakan bahwa semua angkatan bersenjatanya menyerah tanpa syarat.

Pilihan lain bagi Jepang berarti kerusakan total dalam waktu segera.

Referensi

  1. ↑ "Potsdam Declaration: Proclamation Defining Terms for Japanese Surrender Issued, at Potsdam, July 26, 1945". National Science Digital Library.
  2. ↑ "Milestones: 1937–1945 / The Potsdam Conference, 1945". United States Department of State, Office of the Historian.

Sumber

  • Artikel "Ketika Kaisar Hirohito Disandera Pengawal Istana", Majalah Intisari edisi Agustus 1983.
Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
  • Jepang

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Sumber

Artikel Terkait

Serangan bom atom Hiroshima dan Nagasaki

penggunaan senjata nuklir terhadap Jepang dalam Perang Dunia II

Menyerahnya Jepang

peristiwa yang menandai berakhirnya Perang Dunia II pada 2 September 1945

Deklarasi Berlin (1945)

Deklarasi Berlin (bahasa Jerman: Berliner Erklärung/Deklarationcode: de is deprecated ) tanggal 5 Juni 1945, atau Deklarasi mengenai kekalahan Jerman

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026